Atletico Madrid Hajar Valencia 5-0, Julian Alvarez Tutup Pesta di Menit 94

Skor akhir 5-0! Atletico Madrid berpesta gol saat menjamu Valencia CF di Wanda Metropolitano pada lanjutan La Liga. Laga yang berlangsung dramatis itu ditutup dengan gol spektakuler Julian Alvarez di ...

Aug 07, 2026 - 13:41
0 0
Atletico Madrid Hajar Valencia 5-0, Julian Alvarez Tutup Pesta di Menit 94

Skor akhir 5-0! Atletico Madrid berpesta gol saat menjamu Valencia CF di Wanda Metropolitano pada lanjutan La Liga. Laga yang berlangsung dramatis itu ditutup dengan gol spektakuler Julian Alvarez di menit ke-94, sebuah penyelesaian sempurna yang menjadi penutup manis dari dominasi total Los Rojiblancos sepanjang pertandingan. Sejak peluit awal dibunyikan, tuan rumah langsung menunjukkan agresivitas luar biasa dengan formasi 4-4-2 yang menekan tinggi, sementara Valencia mencoba bertahan dengan formasi 5-3-2 yang justru membuat mereka kehilangan momentum serangan balik.

Babak Pertama: Dominasi Mutlak dan Gol Cepat Antoine Griezmann

Menit ke-12, Antoine Griezmann membuka keunggulan Atletico Madrid melalui tendangan keras dari dalam kotak penalti setelah menerima assist cantik dari Koke. Gol tersebut lahir dari skema serangan sayap kiri yang dieksekusi cepat oleh Samuel Lino yang kemudian mengirim umpan silang terukur ke tiang jauh. Penguasaan bola pada 25 menit pertama mencapai 68% untuk tuan rumah, dengan shots on target mencapai 4 banding 0. Valencia tampak kesulitan keluar dari tekanan, dan starting XI mereka yang mengandalkan dua gelandang bertahan justru gagal memutus aliran bola ke lini depan.

Menit ke-33, giliran Memphis Depay yang menggandakan skor. Pemain asal Belanda itu memanfaatkan kemelut di depan gawang setelah tendangan sudut yang dieksekusi Griezmann berhasil disundul oleh Mario Hermoso namun membentur tiang. Bola rebound langsung disambar Depay dengan tendangan voli pertama yang tak mampu dihalau kiper Giorgi Mamardashvili. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, dengan statistik penguasaan bola akhir babak pertama mencatatkan 72% untuk Atletico, sementara Valencia hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang 45 menit pertama.

Babak Kedua: Banjir Gol dan Kartu Merah untuk Valencia

Babak kedua berjalan semakin sengit. Menit ke-51, VAR berperan penting ketika wasit meninjau insiden handball yang dilakukan oleh Mouctar Diakhaby di kotak terlarang. Setelah menonton ulang tayangan monitor, wasit menunjuk titik putih. Griezmann yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menuntaskan tugasnya dengan tendangan penalti ke sudut kiri bawah, mencetak brace sekaligus membawa Atletico unggul 3-0. Valencia semakin terpuruk saat gelandang mereka, Andre Almeida, menerima kartu kuning kedua di menit ke-63 setelah pelanggaran keras terhadap Marcos Llorente, yang berarti kartu merah dan membuat tim tamu bermain dengan 10 pemain.

Menit ke-78, Atletico menambah pundi-pundi gol melalui aksi individu Nahuel Molina. Bek kanan asal Argentina itu melakukan overlap dari sisi kanan, melewati dua pemain bertahan, lalu melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok atas gawang. Skor menjadi 4-0 dan pesta gol belum berakhir. Pelatih Diego Simeone kemudian melakukan rotasi dengan memasukkan Julian Alvarez dan Angel Correa di menit ke-80, menggantikan Griezmann dan Depay yang mendapat standing ovation dari suporter tuan rumah.

Julian Alvarez Menutup Pesta di Menit ke-94

Menit ke-94, tepat ketika wasit bersiap meniup peluit panjang, Julian Alvarez menutup pesta gol Atletico Madrid ke gawang Valencia. Berawal dari umpan terobosan cerdas dari Koke di tengah lapangan, Alvarez yang berlari kencang berhasil lolos dari jebakan offside berkat timing lari yang sempurna. Ia kemudian mengecoh kiper Mamardashvili yang keluar dari sarangnya, lalu melepaskan tendangan chip yang indah ke gawang kosong. Gol tersebut menjadi gol kelima sekaligus penutup pertandingan yang berakhir dengan skor akhir 5-0 untuk kemenangan telak Atletico Madrid.

"Kami tampil sempurna malam ini. Setiap lini bekerja dengan disiplin tinggi dan memanfaatkan peluang dengan efisien. Julian menunjukkan kelasnya dengan gol penutup yang luar biasa," ujar Diego Simeone dalam konferensi pers usai laga.

Statistik akhir pertandingan menunjukkan ketimpangan yang mencolok: Atletico Madrid mencatatkan 78% penguasaan bola, 15 shots on target dari total 22 percobaan, sementara Valencia hanya mampu melepaskan 3 tembakan dengan 1 shots on target. Atletico juga mencatatkan clean sheet yang merupakan yang kelima kalinya musim ini, berkat solidnya duet bek tengah Axel Witsel dan Jose Maria Gimenez yang memenangkan semua duel udara dengan persentase sukses 85%. Kemenangan ini membawa Atletico naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan 42 poin, hanya tertinggal dua angka dari Real Madrid di puncak, sementara Valencia terpuruk di zona degradasi dengan 15 poin.

Dengan hasil ini, Atletico Madrid menunjukkan sinyal kuat sebagai kandidat juara. Formasi 4-4-2 yang diracik Simeone terbukti efektif, dengan peran Griezmann sebagai false nine yang menarik bek lawan keluar posisi, menciptakan ruang bagi Depay dan Molina untuk menusuk dari sayap. Sementara itu, Valencia harus segera berbenah karena dalam lima laga terakhir mereka hanya meraih satu poin dan kebobolan 14 gol. Pelatih Valencia, Ruben Baraja, mengakui kelemahan timnya dalam transisi bertahan dan akan melakukan evaluasi besar-besaran jelang laga berikutnya melawan Real Betis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User