Oct 12, 2026
Olahraga

Argentina Tundukkan Tanjung Verde Lewat Drama Extra Time di Miami

Skor akhir 3-1 untuk Argentina atas Tanjung Verde dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens. Pertandingan yang berlangsung selama 120 menit itu menjadi salah satu laga pali...

Argentina Tundukkan Tanjung Verde Lewat Drama Extra Time di Miami

Skor akhir 3-1 untuk Argentina atas Tanjung Verde dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Miami Gardens. Pertandingan yang berlangsung selama 120 menit itu menjadi salah satu laga paling dramatis di fase gugur, dengan dua gol Argentina baru tercipta di masa perpanjangan waktu. Lionel Messi menjadi pusat perhatian, tidak hanya karena kontribusinya dalam lini serang, tetapi juga momen ikonik saat ia mengangkat bek Tanjung Verde, Sidney Lopes Cabral, di akhir pertandingan.

Sejak peluit awal, Argentina tampil mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 68 persen berbanding 32 persen milik Tanjung Verde. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Argentina menempatkan Messi sebagai false nine, didukung dua winger cepat di sisi sayap. Tanjung Verde merespons dengan formasi 5-4-1 yang sangat disiplin, menumpuk pemain di lini belakang untuk meredam kreativitas lawan.

Babak Pertama: Tembok Tanjung Verde Belum Retak

Menit ke-12, Argentina mendapat peluang pertama melalui tendangan bebas Messi dari jarak 25 meter. Bola melengkung tipis di atas mistar gawang. Statistik mencatat Argentina melepaskan 9 shots di paruh pertama, namun hanya 3 yang on target. Kiper Tanjung Verde tampil gemilang dengan tiga penyelamatan penting, termasuk menepis sepakan voli jarak dekat pada menit ke-34.

Tanjung Verde sesekali melancarkan serangan balik cepat. Menit ke-41, sebuah serangan balik nyaris berbuah gol, tetapi penyelesaian akhir masih melebar. Babak pertama berakhir tanpa gol, meski Argentina menguasai jalannya pertandingan. Kartu kuning pertama diberikan kepada gelandang Tanjung Verde pada menit ke-38 akibat pelanggaran taktis menghentikan laju Messi.

Babak Kedua: Keunggulan Argentina Akhirnya Terbuka

Menit ke-58, kebuntuan pecah. Umpan terobosan Messi dari tengah lapangan menemukan ruang di antara bek sayap dan bek tengah Tanjung Verde. Penyerang Argentina menyambut dengan penyelesaian tenang ke sudut jauh gawang. Skor 1-0 untuk Argentina. Assist tercatat atas nama Messi, menambah koleksi kontribusinya di turnamen ini.

Namun Tanjung Verde tidak menyerah. Menit ke-72, mereka menyamakan kedudukan melalui sundulan dari skema sepak pojok. Skor 1-1. Gol itu membungkam sebagian besar penonton di Stadion Miami. Argentina meningkatkan intensitas, melakukan dua pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Meski menguasai bola hingga 71 persen di 15 menit terakhir, Argentina gagal mencetak gol kedua. Wasit meniup peluit panjang, pertandingan berlanjut ke extra time.

Extra Time: Messi dan Mentalitas Juara

Menit ke-96, Argentina kembali unggul. Sebuah kombinasi satu-dua di kotak penalti diakhiri dengan tendangan kaki kiri yang tidak mampu dijangkau kiper. Skor 2-1. Tanjung Verde yang kelelahan mulai kehilangan disiplin, dan pada menit ke-112, Argentina menambah gol ketiga melalui serangan balik cepat. Skor akhir 3-1.

Sepanjang laga, Argentina mencatat 21 shots dengan 8 on target, sementara Tanjung Verde hanya 4 shots dan 2 on target. Akurasi umpan Argentina mencapai 89 persen, jauh di atas Tanjung Verde yang berada di angka 71 persen. Tidak ada kartu merah dalam pertandingan ini, meski wasit mengeluarkan total lima kartu kuning.

"Kami tahu laga ini tidak akan mudah. Tanjung Verde bertahan sangat rapat. Para pemain menunjukkan mentalitas juara dengan tidak pernah menyerah hingga menit terakhir," ujar pelatih Argentina dalam konferensi pers usai laga.

Momen paling mengharukan terjadi setelah peluit akhir. Messi, yang tampil penuh selama 120 menit, terlihat menghampiri Sidney Lopes Cabral dan mengangkat bek Tanjung Verde itu. Gestur sportivitas tersebut menjadi sorotan media internasional, mengingat Cabral tampil luar biasa sepanjang laga dengan 7 clearance dan 3 intersep.

Analisis Statistik dan Langkah Selanjutnya

Kemenangan ini mengantarkan Argentina ke babak 16 besar dengan catatan belum terkalahkan. Meski demikian, efisiensi penyelesaian akhir menjadi catatan penting. Dari 21 tembakan, hanya 38 persen yang tepat sasaran. Pelatih kemungkinan akan mengevaluasi lini depan menjelang laga berikutnya. Tanjung Verde pulang dengan kepala tegak, setelah mencatatkan clean sheet di babak pertama melawan salah satu tim favorit juara.

Drama extra time ini menjadi pengingat bahwa di Piala Dunia, peringkat bukanlah segalanya. Tanjung Verde membuktikan bahwa organisasi pertahanan dan semangat kolektif bisa menyulitkan tim sekelas Argentina. Untuk Argentina, jalan menuju gelar masih panjang, dan ujian sesungguhnya baru akan dimulai di babak 16 besar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User