Oct 12, 2026
Olahraga

Final ASEAN Cup 2026: Indonesia vs Thailand di SUGBK

Skor akhir 2-1 untuk Timnas Indonesia atas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5-10-2026). Kemenangan ini memastikan trofi bergengsi Asia Tengga...

Final ASEAN Cup 2026: Indonesia vs Thailand di SUGBK

Skor akhir 2-1 untuk Timnas Indonesia atas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5-10-2026). Kemenangan ini memastikan trofi bergengsi Asia Tenggara kembali ke Tanah Air setelah melalui laga penuh tensi yang berlangsung hingga menit ke-90+5.

Babak Pertama: Tekanan Awal dan Gol Pembuka

Sejak wasit meniup peluit kick-off, Indonesia yang diasuh pelatih kepala Mitchell Baker tampil dengan formasi 4-3-3 agresif. Penguasaan bola di 15 menit pertama mencapai 58 persen untuk tuan rumah, dengan tiga shots on target yang memaksa kiper Thailand bekerja keras. Menit ke-23, umpan terobosan dari lini tengah dilepaskan ke sisi kanan, lalu disambut sepakan keras ke tiang jauh. Skor 1-0 untuk Indonesia. Thailand merespons dengan mengubah tekanan ke lini tengah, tetapi rapatnya garis pertahanan Indonesia membuat mereka hanya mencatat dua shots on target sepanjang babak pertama. Satu kartu kuning dikeluarkan wasit pada menit ke-38 setelah pelanggaran keras di area tengah lapangan.

Babak Kedua: Thailand Menyamakan, Indonesia Menjawab

Memasuki babak kedua, Thailand keluar dengan pressing lebih tinggi. Menit ke-52, serangan balik cepat berbuah gol penyeimbang melalui sundulan di depan gawang. Skor 1-1. Pelatih Mitchell Baker langsung melakukan rotasi, memasukkan pemain sayap untuk menambah lebar serangan. Perubahan itu berdampak pada peningkatan penguasaan bola Indonesia menjadi 61 persen di 20 menit terakhir. Menit ke-78, aksi individu di kotak penalti memaksa bek Thailand melakukan pelanggaran. VAR mengonfirmasi titik putih, dan penalti dieksekusi dengan tenang. Skor berubah 2-1 untuk Indonesia. Thailand berusaha menekan di sisa waktu, namun hanya menghasilkan satu shots on target tambahan dan satu kartu kuning akibat protes berlebihan.

Statistik Kunci dan Catatan Taktis

Indonesia menutup laga dengan 12 shots on target berbanding 5 milik Thailand, serta unggul dalam penguasaan bola 57 persen secara keseluruhan. Clean sheet gagal diraih, tetapi soliditas lini belakang tetap menjadi fondasi kemenangan. Formasi 4-3-3 yang diterapkan Mitchell Baker sukses mengeksploitasi sisi sayap Thailand yang kerap meninggalkan ruang kosong. Dua gol Indonesia lahir dari skema berbeda: satu dari serangan terbuka, satu dari set piece penalti. Tidak ada kartu merah dalam laga ini, meski tensi sempat memanas di menit-menit akhir.

Kutipan Pelatih dan Reaksi

"Kami tahu Thailand akan memberikan perlawanan keras. Para pemain disiplin menjalankan rencana, terutama di 15 menit terakhir. Trofi ini untuk seluruh rakyat Indonesia," ujar Mitchell Baker dalam konferensi pers usai laga.

Sementara itu, pelatih Thailand mengakui keunggulan tuan rumah pada duel lini tengah. "Kami kalah dalam penguasaan bola dan eksekusi peluang. Indonesia tampil lebih efektif," ucapnya.

Dengan hasil ini, Timnas Indonesia menambah koleksi gelar ASEAN Cup dan menutup turnamen dengan rekor tak terkalahkan. Mitchell Baker disebut-sebut sebagai arsitek utama kebangkitan tim, membawa identitas permainan menyerang yang terukur. Sorotan kini beralih ke persiapan skuad untuk kualifikasi internasional berikutnya, di mana starting XI yang sama diprediksi kembali menjadi tulang punggung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User