Oct 14, 2026
Olahraga

Argentina Tundukkan Tanjung Verde 3-1 Lewat Drama Extra Time

Skor akhir 3-1 untuk Argentina atas Tanjung Verde, namun angka itu sama sekali tidak menggambarkan betapa ketatnya laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Miami, Miami Gardens. Du...

Argentina Tundukkan Tanjung Verde 3-1 Lewat Drama Extra Time

Skor akhir 3-1 untuk Argentina atas Tanjung Verde, namun angka itu sama sekali tidak menggambarkan betapa ketatnya laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Miami, Miami Gardens. Duel yang berlangsung selama 120 menit ini baru benar-benar berpihak kepada Albiceleste di masa perpanjangan waktu, setelah 90 menit pertama ditutup dengan kedudukan imbang 1-1. Sementara satu gol kemenangan Argentina tercipta di menit ke-103, publik tuan rumah harus menahan napas sampai peluit panjang berbunyi.

Babak Pertama: Penguasaan Bola Tinggi Tanpa Ketajaman Maksimal

Sejak wasit meniup peluit kick-off, Argentina langsung mengambil inisiatif dengan penguasaan bola mencapai 68 persen di babak pertama. Formasi 4-3-3 yang diusung pelatih mereka membuat lini tengah Tanjung Verde kewalahan sejak awal. Menit ke-12, Lionel Messi menerima bola di ruang antara gelandang dan bek sayap lawan, lalu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang masih membentur mistar gawang. Statistik mencatat Argentina sudah mengirimkan empat shots on target hanya dalam 20 menit pertama.

Namun, Tanjung Verde tampil disiplin dalam bertahan dengan formasi 5-4-1 yang rapat. Bek mereka, Sidney Lopes Cabral, menjadi tembok kokoh di lini belakang dengan lima clearance dan tiga intersep di babak pertama. Menit ke-34, Argentina akhirnya memecah kebuntuan lewat skema serangan dari sisi kanan. Umpan silang rendah diselesaikan dengan sepakan first-time dari dalam kotak penalti, mengubah skor menjadi 1-0. Gol itu menjadi satu-satunya yang tercipta di paruh pertama, meski Argentina mencatatkan total sembilan shots dengan lima on target.

Babak Kedua: Tanjung Verde Bangkit dan Memaksa Extra Time

Kejutan terjadi di babak kedua. Tanjung Verde mengubah pendekatan dengan menaikkan garis pertahanan dan menekan lebih agresif di lini tengah. Pergantian pemain di menit ke-58 membawa energi baru. Menit ke-67, sebuah serangan balik cepat berujung pada tendangan pojok. Bola yang melayang ke tiang jauh disambut sundulan keras, dan skor berubah menjadi 1-1. Statistik penguasaan bola di babak kedua menurun untuk Argentina menjadi 58 persen, sementara Tanjung Verde mencatat empat shots on target, jumlah tertinggi mereka sepanjang pertandingan.

Tekanan Argentina meningkat di 20 menit terakhir. Menit ke-78, sebuah gol dianulir setelah wasit berkonsultasi dengan VAR karena offside. Kartu kuning mulai bermunculan; dua pemain Tanjung Verde mendapat kartu kuning pada menit ke-82 dan ke-88 akibat pelanggaran taktis menghentikan serangan. Meski Argentina menciptakan peluang demi peluang, kiper Tanjung Verde tampil gemilang dengan total delapan penyelamatan sepanjang 90 menit. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir babak kedua, memaksa laga berlanjut ke extra time.

Extra Time: Messi dan Ketajaman Argentina Menentukan Hasil

Memasuki babak perpanjangan waktu, Argentina mengubah formasi menjadi 4-2-4 yang lebih ofensif. Strategi itu berbuah cepat. Menit ke-103, Messi mengirimkan assist terukurnya malam itu, sebuah umpan terobosan yang membelah dua bek Tanjung Verde. Penyerang Argentina menyelesaikannya dengan tenang, skor 2-1. Itu menjadi assist ketiga Messi di turnamen ini, menegaskan perannya sebagai kreator utama Albiceleste.

Menit ke-115, Argentina menambah keunggulan lewat skema serangan balik setelah Tanjung Verde kehilangan bola di lini tengah. Tendangan kaki kiri dari sudut sempit menembus jala dan mengubah skor menjadi 3-1, sekaligus mengunci tiket ke babak 16 besar. Sepanjang 120 menit, Argentina mencatat 63 persen penguasaan bola, 21 shots dengan 11 on target, serta 14 tendangan pojok. Tanjung Verde, meski kalah, mencatat clean sheet di babak pertama dan hanya kebobolan tiga gol dari tim peringkat atas dunia.

"Kami tahu laga ini tidak akan mudah. Tanjung Verde bertahan sangat rapi dan kiper mereka luar biasa. Extra time adalah ujian mental, dan para pemain menunjukkan karakter juara," ujar pelatih Argentina dalam konferensi pers usai pertandingan.

Kemenangan ini membawa Argentina melaju ke babak 16 besar dengan modal tiga kemenangan beruntun di fase gugur. Statistik menunjukkan Messi kini terlibat langsung dalam lima gol Argentina di turnamen ini — dua gol dan tiga assist. Sementara bagi Tanjung Verde, perjalanan mereka berakhir dengan kepala tegak: hanya kebobolan lima gol sepanjang empat pertandingan, sebuah catatan defensif yang patut diapresiasi. Babak 16 besar akan menjadi ujian berikutnya bagi Argentina, dan jika performa extra time ini bisa direplikasi, jalan menuju gelar juara masih terbuka lebar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User