Argentina memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swiss 1-0 melalui babak tambahan atau extra time di Children's Mercy Park, Kansas City, Missouri, Sabtu malam waktu setempat. Laga yang berlangsung sengit selama 120 menit itu akhirnya decided oleh satu gol semata wayang yang lahir di penghujung extra time.
Babak Pertama: Penguasaan Argentina, Swiss Tahan Banting
Sejak peluit pertama ditiup wasit asal Portugal Joao Pinheiro, Argentina langsung mendominasi penguasaan bola. Tim asuhan Lionel Scaloni memainkan formasi 4-3-3 dengan Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister sebagai motor penggerak lini tengah. Penguasaan bola Los Albicelestes menyentuh angka 68 persen di babak pertama, namun Swiss tampil kompak dalam formasi 4-4-2 yang disiplin di bawah komando pelatih.
Swiss, yang tampil tanpa beban setelah lolos dari grup yang dipenuhi tim-tim kuat, mampu meredam serangan-serangan berbahaya Argentina. Kiper Swiss Yann Sommer melakukan beberapa penyelamatan krusial untuk menjaga gawangnya tetap bersih hingga turun minum. Skor 0-0 menjadi refleksi akurat dari jalannya babak pertama yang lebih banyak diwarnai pertarungan di area tengah lapangan.
Momen Penentu: Kartu Merah Breel Embolo
Pertandingan berubah dramatis di menit ke-67. Breel Embolo, striker andalan Swiss yang bermain untuk Borussia Monchengladbach,收到了 kartu merah langsung dari wasit Joao Pinheiro setelah melakukan tekel berbahaya terhadap pemain Argentina di area tengah lapangan. Keputusan wasit Portugal itu akhirnya menjadi titik balik yang menentukan arah pertandingan.
Dengan bermain sepuluh pemain, Swiss mulai kesulitan mempertahankan lini pertahanan mereka. Argentina, yang menyadari keunggulan numerik, meningkatkan intensitas serangan secara signifikan. Namun hingga akhir waktu normal 90 menit, skor tetap 0-0 sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak extra time.
Extra Time: Gol di Penghujung Babak Kedua
Babak extra time dimulai dengan tempo yang lebih tinggi. Argentina, yang memiliki tradisi kuat di laga-laga elimination, langsung menggeber serangan. Di menit ke-103, Julian Alvarez hampir memecah kebuntuan lewat tendangan voli dari luar kotak penalti yang masih melebar tipis dari gawang Sommer.
Tekanan Argentina akhirnya berbuah di menit ke-118. Sebuah serangan balik cepat yang dimulai dari pertahanan sendiri, bola diarahkan ke sisi kanan dan disilangkan ke tengah kotak penalti Swiss. Di sana, Lautaro Martinez siap menerima umeran dan melepaskan tendangan first time yang tidak bisa dihalau oleh Sommer. Skor akhir Argentina 1-0 Swiss.
Gol Martinez itu menjadi gol kemenangan yang membawa Argentina melangkah ke semifinal. Martinez, yang bermain dari bangku cadangan selama 75 menit sebelum dimasukkan, membuktikan ketajamannya sebagai opsi serangan dari bangku cadangan.
"Ini adalah kemenangan yang sulit. Swiss bermain dengan sangat baik dan kami harus bekerja keras untuk mencetak gol. Kartu merah mengubah permainan, tapi kami tetap sabar hingga akhir," ucap Scaloni dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Analisis Statistik Pertandingan
Data statistik menunjukkan dominasi Argentina secara keseluruhan. Penguasaan bola Argentina mencapai 71 persen sepanjang pertandingan, sementara Swiss hanya mampu mempertahankan 29 persen. Dari segi shots on target, Argentina melepaskan 12 tendangan mengarah ke gawang Sommer, berbanding hanya 3 dari kubu Swiss.
Argentina mencatatkan 14 tendangan sudut (corner kick) sepanjang laga, jauh melampaui Swiss yang hanya mendapat satu peluang serupa. Passing accuracy Los Albicelestes juga superior dengan angka 89 persen dibandingkan Swiss yang hanya mencatatkan 74 persen.
Kartu merah Embolo menjadi momen yang mengubah dinamika permainan secara keseluruhan. Tanpa striker utama mereka, lini serang Swiss kehilangan focal point yang selama ini menjadi andalan dalam transisi serangan balik mereka. Argentina sendiri kehilangan beberapa peluang emas di babak pertama akibat penyelesaian akhir yang kurang tepat, namun akhirnya bisa memaksimalkan keunggulan numerik mereka di babak tambahan.
Dengan kemenangan ini, Argentina akan menghadapi pemenang pertandingan antara Brasil dan Belanda di babak semifinal. Timnas Argentina kini semakin dekat dengan target mereka untuk meraih gelar Piala Dunia ketiga dalam sejarah mereka.
Comments (0)