Winwin Resmi Tinggalkan NCT, Jermaine Dupri Gugat Sony Music

Dua kabar mengejutkan datang dari industri musik global pada awal Juli 2026. Pertama, anggota grup idola asal Korea Selatan NCT, Winwin, resmi mengumumkan

Winwin Resmi Tinggalkan NCT, Jermaine Dupri Gugat Sony Music

Dua kabar mengejutkan datang dari industri musik global pada awal Juli 2026. Pertama, anggota grup idola asal Korea Selatan NCT, Winwin, resmi mengumumkan kepergiannya dari grup dan agensi yang menaunginya, SM Entertainment. Kedua, produser kenamaan Jermaine Dupri menggugat Sony Music Entertainment atas dugaan tunggakan royalti senilai Rp324 miliar. Kedua peristiwa ini langsung memicu perbincangan luas di kalangan penggemar dan pelaku industri.

Winwin Akhiri Perjalanan 10 Tahun Bersama NCT

Winwin, yang memiliki nama asli Dong Sicheng, memulai kariernya sebagai anggota NCT pada Juli 2016. Ia debut bersama sub-unit NCT 127 sebelum akhirnya bergabung dengan WayV, unit NCT berbasis di Tiongkok. Kabar hengkangnya ini disampaikan melalui pernyataan resmi SM Entertainment dan akun media sosial pribadi Winwin. Setelah tepat satu dekade berkarya bersama, idol kelahiran 1997 itu memutuskan tidak memperpanjang kontraknya yang berakhir pada Juli 2026.

“Kami menghormati keputusannya dan akan selalu mendukung langkah karier Winwin ke depan. Kontribusinya untuk NCT dan WayV sangat berarti,” tulis SM Entertainment dalam rilis resminya, (8/7/2026).

Selama bernaung di SM, Winwin terlibat dalam berbagai proyek musik dan konser dunia bersama NCT 127 dan WayV. Beberapa album populer yang menampilkan dirinya antara lain NCT #127 Regular-Irregular, Awaken The World (WayV), dan Universe. Kepergiannya memicu gelombang dukungan sekaligus kesedihan dari NCTzen—sebutan penggemar NCT—yang membagikan kenangan manis sang idol dengan tagar #ThankYouWinwin di media sosial.

Winwin dikenal sebagai penari utama dengan bakat akting yang semakin menanjak. Dalam beberapa tahun terakhir, ia aktif membintangi drama-drama Tiongkok dan acara varietas, sehingga fokus kariernya mulai bergeser ke dunia seni peran. Keputusan ini dianggap wajar oleh pengamat industri mengingat potensi besarnya di pasar hiburan Tiongkok.

Jermaine Dupri Tuntut Royalti Rp324 Miliar dari Sony Music

Di belahan dunia lain, produser dan pencipta lagu papan atas Amerika Serikat, Jermaine Dupri, mengajukan gugatan terhadap Sony Music Entertainment. Dalam dokumen hukum yang diajukan ke pengadilan federal di New York, Dupri menuding perusahaan rekaman itu gagal membayar royalti senilai total US$20,5 juta atau sekitar Rp324 miliar atas katalog lagu ciptaannya bersama Mariah Carey.

Dupri adalah sosok di balik sejumlah lagu hit abadi Mariah Carey, termasuk We Belong Together yang memuncaki Billboard Hot 100 selama 14 minggu pada 2005, serta Don't Forget About Us, Shake It Off, dan It's Like That. Bersama Mariah Carey, Dupri memproduseri album The Emancipation of Mimi (2005) yang terjual lebih dari 10 juta kopi di seluruh dunia. Ia mengklaim bahwa pembayaran royalti kepadanya dihentikan secara sepihak oleh Sony sejak 2022 tanpa penjelasan yang jelas.

“Saya sudah mencoba menyelesaikan ini secara baik-baik selama lebih dari tiga tahun, tetapi pihak Sony terus mengabaikan kontrak yang kami sepakati. Saya tidak punya pilihan selain menempuh jalur hukum,” ujar Dupri dalam pernyataan resminya.

Gugatan ini mencakup tuntutan ganti rugi atas royalti mekanis, royalti pertunjukan, serta pendapatan dari streaming digital yang menurut perhitungan auditor independen mengalami kekurangan pembayaran signifikan. Jika terbukti, kasus ini bisa menjadi salah satu sengketa royalti terbesar dalam sejarah industri musik modern. Sony Music belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan tersebut.

Pihak kuasa hukum Dupri menyatakan bahwa kliennya memiliki bukti audit forensik yang menunjukkan ketidaksesuaian angka antara laporan keuangan Sony dengan data streaming aktual di platform seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube. Karya-karya Dupri bersama Mariah Carey telah diputar lebih dari 8 miliar kali secara kumulatif di seluruh layanan streaming global.

Kedua peristiwa ini menunjukkan sisi kontras dalam industri hiburan kontemporer: seorang idol yang memilih mengeksplorasi jalur karier baru, dan seorang kreator veteran yang memperjuangkan hak finansialnya. Warganet global pun mencermati kedua perkembangan ini dengan antusiasme tinggi, menjadikannya sebagai topik hangat di berbagai platform digital sepanjang pekan.

[SOCIAL_TWEET]: Dua kabar besar dari industri musik global: Winwin pamit undur diri dari NCT setelah sepuluh tahun, sementara produser hits Mariah Carey, Jermaine Dupri, menggugat Sony Music atas royalti Rp324 miliar. #Winwin #NCT #JermaineDupri #MariahCarey[SOCIAL_TG]: 🔴 Winwin hengkang dari NCT setelah 10 tahun, fokus ke akting di Tiongkok. 🔴 Jermaine Dupri gugat Sony Music: tuntut royalti Rp324 miliar dari lagu-lagu Mariah Carey. Selengkapnya 👇

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User