Oct 13, 2026
Olahraga

Wayne Rooney Kembali ke Wembley sebagai Komentator Laga Inggris vs Islandia

Wembley Stadium kembali menjadi pusat perhatian sepak bola internasional. Pada Jumat, 7 Juni 2024, Inggris menjamu Islandia dalam laga persahabatan jelang putaran final Euro 2024. Namun, sorotan tidak...

Wayne Rooney Kembali ke Wembley sebagai Komentator Laga Inggris vs Islandia

Wembley Stadium kembali menjadi pusat perhatian sepak bola internasional. Pada Jumat, 7 Juni 2024, Inggris menjamu Islandia dalam laga persahabatan jelang putaran final Euro 2024. Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada 22 pemain di lapangan. Di kursi komentator, sosok legendaris Timnas Inggris, Wayne Rooney, duduk sebagai analis untuk Channel 4. Kehadiran mantan kapten Three Lions itu menambah bobot liputan pertandingan yang berakhir dengan skor akhir 0-1 untuk kemenangan Islandia.

Jalannya Pertandingan: Islandia Mengejutkan Tuan Rumah

Menit ke-12, Islandia sudah memberi peringatan. Sundulan Jon Dagur Thorsteinsson masih melebar tipis dari gawang Aaron Ramsdale. Inggris mencoba menguasai jalannya pertandingan dengan formasi 4-2-3-1 yang diisi Phil Foden sebagai playmaker utama. Namun, pressing ketat Islandia membuat penguasaan bola Inggris yang mencapai 68 persen tidak berbuah peluang bersih. Menit ke-23, Cole Palmer melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih menyamping di sisi kanan gawang Hakon Valdimarsson.

Puncaknya terjadi pada menit ke-30. Jhon Dagur Thorsteinsson memanfaatkan kelengahan lini belakang Inggris. Ia melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti yang tak mampu dijangkau Ramsdale. Skor berubah 1-0 untuk Islandia. Gol itu menjadi satu-satunya shots on target berbuah gol dari total tiga yang dicatat Islandia sepanjang laga. Inggris sendiri mencatatkan enam shots on target, namun semuanya gagal menjadi gol. Valdimarsson tampil gemilang dengan lima penyelamatan krusial, termasuk dua kali menggagalkan peluang Harry Kane dan satu penyelamatan refleks atas tandukan Ezri Konsa di menit ke-67.

Analisis Taktik: Dominasi Tanpa Penyelesaian

Dari kacamata statistik, Inggris unggul di hampir semua aspek. Penguasaan bola 68 persen berbanding 32 persen, umpan sukses 612 berbanding 249, dan tendangan total 13 berbanding 8. Namun, efisiensi menjadi masalah klasik. Starting XI yang diturunkan Gareth Southgate malam itu terlihat belum menemukan chemistry. Declan Rice dan Kobbie Mainoo di lini tengah kesulitan memecah blok rendah Islandia yang bermain dengan formasi 5-3-2. Rooney, yang menyaksikan langsung dari ruang komentator, menyoroti kurangnya penetrasi di sepertiga akhir lapangan.

"Inggris punya kualitas individu, tetapi sepak bola bukan soal siapa yang paling banyak menguasai bola. Islandia bertahan dengan disiplin dan menghukum satu kesalahan. Itulah sepak bola," ujar Rooney dalam siaran langsung Channel 4.

Islandia mencatatkan sembilan tekel sukses dan 14 clearance, menunjukkan betapa rapatnya pertahanan mereka. Kartu kuning diberikan kepada Willi Orban pada menit ke-55 karena pelanggaran taktis menghentikan serangan balik Inggris. Tidak ada kartu merah, meski VAR sempat meninjau potensi handsball di kotak penalti Islandia pada menit ke-78. Wasit memutuskan tidak ada pelanggaran setelah melihat tayangan ulang.

Rooney di Kursi Komentator: Dari Lapangan ke Layar Kaca

Bagi Rooney, kembali ke Wembley bukan hal baru. Sebagai pemain, ia mencatatkan 120 caps dan 53 gol untuk Timnas Inggris, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Three Lions. Kini, perannya bergeser. Ia bekerja untuk Channel 4 TV menjelang pertandingan persahabatan internasional antara Inggris dan Islandia. Kehadirannya memberi perspektif berbeda, terutama soal mentalitas pemain menghadapi turnamen besar.

Dalam analisisnya, Rooney menyebut laga melawan Islandia sebagai "uji coba yang tidak nyaman tapi penting" sebelum Euro 2024. Ia menekankan bahwa kekalahan di laga persahabatan tidak menghapus peluang Inggris di turnamen utama, asalkan evaluasi dilakukan dengan benar. Rooney juga menyoroti performa Palmer dan Mainoo sebagai cahaya positif di tengah hasil buruk. Menurutnya, kedua pemain muda itu menunjukkan keberanian mengambil inisiatif, meski eksekusi akhir masih perlu diasah.

Channel 4 sendiri mengonfirmasi bahwa Rooney akan kembali menjadi bagian dari tim analis selama Euro 2024 berlangsung. Kombinasi pengalaman 120 caps dan gaya komentarnya yang lugas diharapkan menarik penonton. Bagi publik sepak bola Inggris, melihat Rooney di Wembley—meski bukan di bangku cadangan atau lapangan—tetap menjadi tontonan tersendiri. Laga berakhir 0-1, clean sheet gagal diraih Inggris, dan Islandia pulang dengan kemenangan bersejarah di kandang sepak bola modern. Rooney pun menutup siaran dengan catatan tajam: "Data tidak pernah bohong. Inggris menembak enam kali tepat sasaran, tapi gol tetap nol. Itu masalah yang harus segera dibereskan."

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User