Oct 12, 2026
Olahraga

Veda Ega Pratama Melompat dari P26 ke P2 di Practice Moto3 Hungaria

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menorehkan kejutan besar pada sesi practice Moto3 Hungaria 2026. Setelah sempat terpuruk di posisi ke-26 pada sesi latihan bebas pertama, ia bangkit dan mene...

Veda Ega Pratama Melompat dari P26 ke P2 di Practice Moto3 Hungaria

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menorehkan kejutan besar pada sesi practice Moto3 Hungaria 2026. Setelah sempat terpuruk di posisi ke-26 pada sesi latihan bebas pertama, ia bangkit dan menempatkan diri di urutan kedua pada sesi practice. Lompatan 24 posisi dalam satu sesi ini menjadi salah satu perbaikan tercepat yang tercatat di paddock musim ini.

Dari P26 ke P2: Progres dalam Satu Sesi

Sesi latihan bebas pertama menjadi awal yang berat bagi Veda. Catatan waktunya hanya menempatkannya di P26 dari total pembalap yang turun di lintasan. Kondisi trek yang belum sepenuhnya rubber-in serta adaptasi dengan karakter sirkuit Hungaroring menjadi faktor yang membuatnya kesulitan menemukan ritme pada sesi pembuka.

Namun, pada sesi practice yang berlangsung setelahnya, Veda menunjukkan wajah yang sama sekali berbeda. Ia memperbaiki catatan waktunya secara signifikan dan menembus posisi kedua, hanya terpaut selisih tipis dari pembalap teratas. Peningkatan ini bukan sekadar keberuntungan; pembalap Honda Team Asia tersebut konsisten menurunkan waktu di sektor dua dan tiga, area yang biasanya menjadi penentu di sirkuit Hungaria.

Analisis Teknis: Formasi dan Manajemen Ban

Dari sisi teknis, perubahan performa Veda tidak lepas dari penyesuaian setelan motor. Tim disebut melakukan revisi pada geometri suspensi depan dan pemetaan elektronik, yang berdampak langsung pada traksi saat keluar tikungan. Dengan ban belakang yang lebih terjaga, Veda mampu mempertahankan kecepatan di putaran-putaran akhir, sebuah aspek krusial mengingat karakter Hungaroring yang menuntut akselerasi berulang dari kecepatan rendah.

Secara penguasaan bola? Istilah itu tentu tidak berlaku di dunia balap. Namun jika kita analogikan dengan konsistensi putaran, Veda mencatatkan rentang waktu yang jauh lebih rapat dibanding sesi pertama. Ia juga menorehkan top speed kompetitif di kelas Moto3, membuktikan bahwa motor yang ia tunggangi mampu bersaing di trek lurus utama Hungaria.

“Kami butuh satu sesi untuk memahami karakter trek. Setelah itu, semuanya berjalan lebih mulus,” ujar seorang engineer tim yang mendampingi Veda, tanpa menyebut nama.

Peta Persaingan Moto3 Hungaria 2026

Sesi practice ini menjadi sinyal bahwa persaingan di kelas Moto3 musim ini semakin ketat. Sejumlah pembalap favorit harus puas berada di luar posisi lima besar, sementara Veda mencuri perhatian dengan konsistensinya. Jika performa ini berlanjut ke sesi kualifikasi, bukan tidak mungkin ia mengamankan posisi start di barisan depan.

Perlu dicatat, sesi practice bukanlah penentu akhir. Masih ada kualifikasi yang akan menentukan grid, dan balapan sesungguhnya menuntut ketahanan fisik serta kecerdasan strategi. Namun, lompatan dari P26 ke P2 setidaknya memberi gambaran bahwa Veda dan timnya telah menemukan arah pengembangan yang tepat.

Bagi penggemar balap Indonesia, penampilan ini tentu menjadi angin segar. Veda Ega Pratama kembali membuktikan bahwa pembalap Tanah Air mampu bersaing di level dunia, bahkan ketika memulai sesi dari posisi yang tidak menguntungkan. Kini tinggal satu langkah lagi: mengubah catatan practice menjadi hasil nyata di balapan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User