Mbappe Bawa Prancis Kalahkan Swedia di Babak 32 Besar
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Prancis atas Swedia tersaji dalam laga dramatis babak 32 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Selasa (30/6) waktu setempat. Kylian Mb...
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Prancis atas Swedia tersaji dalam laga dramatis babak 32 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Selasa (30/6) waktu setempat. Kylian Mbappe menjadi aktor utama dengan satu gol dan satu assist yang memastikan langkah Les Bleus ke fase berikutnya.
Pertandingan yang disaksikan lebih dari 80.000 penonton ini menyajikan tempo tinggi sejak menit pertama. Swedia, yang tampil dengan formasi 4-4-2 klasik, mencoba meredam agresivitas Prancis melalui pressing ketat di lini tengah. Namun kualitas individu para pemain Didier Deschamps akhirnya menjadi pembeda.
Babak Pertama: Dominasi Penguasaan Bola Berujung Kebuntuan
Prancis memulai laga dengan formasi andalan 4-3-3. Trisula penyerang Mbappe, Thuram, dan Dembele terus menekan pertahanan Swedia yang dikomandoi Victor Lindelof. Meski mencatatkan penguasaan bola 62%, tim Ayam Jantan kesulitan menciptakan peluang bersih di 25 menit awal. Tercatat hanya dua shots on target dari total delapan percobaan di babak pertama.
Menit ke-27, peluang emas pertama datang dari sepakan Antoine Griezmann di luar kotak penalti. Bola melengkung deras namun bisa ditepis kiper Robin Olsen. Tiga menit berselang, giliran Alexander Isak yang mengancam gawang Mike Maignan lewat serangan balik cepat. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Momen Krusial Menit 58 dan Gol Penentu
Kebuntuan pecah di menit ke-58. Berawal dari umpan terobosan Eduardo Camavinga yang memotong lini tengah, Mbappe melepaskan akselerasi eksplosif meninggalkan Emil Holm di sisi kiri. Dengan dua sentuhan cepat, ia mengecoh Lindelof dan melepaskan tembakan mendatar ke tiang dekat yang tak mampu dijangkau Olsen. Gol ketujuh Mbappe sepanjang sejarah Piala Dunia ini sontak membakar semangat pendukung Prancis. Rasio konversi tembakannya malam itu mencapai 67% dari tiga shots on target.
Swedia merespons dengan memasukkan Dejan Kulusevski di menit ke-64. Perubahan ini sempat mengubah dinamika permainan. Gibbs-White digantikan, dan Kulusevski langsung merepotkan Theo Hernandez lewat dribel-dribel tajam dari sektor kanan. Menit ke-71, umpan silang Kulusevski nyaris disambar Viktor Gyokeres, namun sundulannya masih membentur mistar gawang.
Prancis menggandakan keunggulan di menit ke-79 melalui skema serangan balik mematikan. Mbappe yang menerima bola di area tengah langsung mengirim umpan terukur ke ruang kosong yang diisi Ousmane Dembele. Dengan kecepatan penuh, Dembele melewati Gabriel Gudmundsson sebelum menaklukkan Olsen untuk kedudukan 2-0. Assist ke-4 Mbappe di turnamen ini menempatkannya dalam daftar kontributor gol terbanyak sepanjang edisi ini.
Harapan Swedia sempat hidup kembali di menit ke-85. Pelanggaran Dayot Upamecano terhadap Isak di area terlarang berbuah penalti setelah pengecekan VAR selama dua menit. Lindelof yang maju sebagai eksekutor mengeksekusi dengan dingin ke pojok kanan bawah, memperkecil skor menjadi 2-1 dan menciptakan menit-menit akhir yang menegangkan.
Analisis Taktikal dan Statistik Kunci
Peta penguasaan wilayah menunjukkan dominasi Prancis dengan 58% ball possession secara keseluruhan, namun Swedia unggul dalam duel udara dengan persentase kemenangan 54%. Statistik tembakan total menunjukkan 17 percobaan dari Prancis berbanding 11 milik Swedia, dengan Maignan mencatatkan 4 penyelamatan penting. Kartu kuning untuk Aurelien Tchouameni di menit ke-41 menjadi satu-satunya sanksi disiplin yang dikeluarkan wasit Jesus Valenzuela sepanjang 90 menit.
Formasi 4-3-3 Prancis efektif dalam transisi ofensif namun meninggalkan celah di area half-space yang kerap dimanfaatkan Isak. Masuknya Youssouf Fofana di menit ke-75 menggantikan Camavinga menjadi kunci Deschamps menutup ruang gerak playmaker Swedia. Statistik expected goals (xG) menunjukkan angka 2,43 untuk Prancis berbanding 1,18 untuk Swedia, merefleksikan kualitas peluang yang diciptakan kedua tim.
Kemenangan ini mengantarkan Prancis ke babak 16 besar untuk menghadapi pemenang laga Kroasia vs Kosta Rika. Dengan performa Mbappe yang terus menanjak—kini mengoleksi empat gol dan tiga assist—Les Bleus semakin mengukuhkan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Baca juga:
Comments (0)