Oct 12, 2026
Olahraga

Vinicius Cetak Gol, Kena Kartu Merah Usai VAR di Bernabeu

Real Madrid harus puas bermain dengan sepuluh pemain saat menjamu Villarreal di Santiago Bernabeu. Skor akhir laga tersebut menjadi sorotan, tetapi momen paling dramatis datang dari Vinicius Jr., yang...

Vinicius Cetak Gol, Kena Kartu Merah Usai VAR di Bernabeu

Real Madrid harus puas bermain dengan sepuluh pemain saat menjamu Villarreal di Santiago Bernabeu. Skor akhir laga tersebut menjadi sorotan, tetapi momen paling dramatis datang dari Vinicius Jr., yang sempat mencetak gol sebelum akhirnya diusir keluar lapangan oleh wasit setelah pengecekan VAR. Laga yang semula berjalan normal berubah menjadi ajang drama bagi winger asal Brasil itu.

Babak Pertama: Vinicius Membuka Keunggulan

Sejak menit awal, Los Blancos tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai angka 62 persen. Formasi 4-3-3 yang diterapkan Carlo Ancelotti menempatkan Vinicius di sisi kiri serangan, didukung oleh Jude Bellingham dan Rodrygo di lini depan. Menit ke-23, Vinicius melepaskan tendangan mendatar dari dalam kotak penalti setelah memanfaatkan assist terukur dari Bellingham. Bola meluncur ke sudut kanan gawang tanpa mampu dijangkau kiper Villarreal. Bernabeu bergemuruh, dan Vinicius merayakan golnya dengan gestur khas.

Statistik mencatat, sepanjang babak pertama Real Madrid menorehkan 7 shots on target dari total 11 percobaan. Villarreal yang mengandalkan serangan balik hanya mencatat 2 shots on target dengan penguasaan bola 38 persen. Namun, intensitas pertandingan meningkat ketika wasit mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Villarreal akibat pelanggaran taktis di lini tengah.

Insiden VAR dan Kartu Merah yang Mengubah Laga

Memasuki menit ke-65, situasi berbalik. Vinicius terlibat duel fisik dengan bek Villarreal di area pertahanan lawan. Wasit awalnya tidak memberikan hukuman, namun VAR mengintervensi setelah meninjau ulang rekaman. Setelah menonton monitor di pinggir lapangan, wasit mengubah keputusannya dan memberikan kartu merah langsung kepada Vinicius karena dianggap melakukan pelanggaran keras. Keputusan itu memicu protes dari pemain Real Madrid, tetapi wasit tetap pada pendiriannya.

"Kami kehilangan pemain penting di momen krusial. Keputusan VAR memang mengubah jalannya pertandingan, tetapi kami harus menerimanya," ujar Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.

Bermain dengan sepuluh pemain, Real Madrid mengubah formasi menjadi 4-4-1 untuk memperkuat lini tengah. Villarreal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan meningkatkan penguasaan bola menjadi 48 persen pada sisa waktu. Menit ke-78, Villarreal nyaris menyamakan kedudukan melalui sundulan yang masih membentur mistar gawang. Hingga peluit panjang berbunyi, skor akhir tetap tidak berubah, tetapi kartu merah Vinicius menjadi bayang-bayang kemenangan.

Dampak Statistik dan Agenda Selanjutnya

Dengan kartu merah tersebut, Vinicius dipastikan absen pada laga berikutnya. Real Madrid mencatat clean sheet dalam laga ini, namun kehilangan salah satu penyerang terbaiknya. Sepanjang pertandingan, Vinicius mencatat 1 gol, 1 assist tidak diberikan karena golnya tercipta dari umpan Bellingham, 3 dribel sukses, dan 2 pelanggaran. Sementara itu, lini pertahanan Real Madrid tampil solid dengan 12 clearance dan 4 intersep. Villarreal sendiri mencatat 9 percobaan tendangan, dengan 3 shots on target, namun gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Kartu merah ini menjadi cerita miris bagi Vinicius, yang sebelumnya tampil impresif. Pelatih Villarreal, Marcelino, menyebut keputusan VAR sebagai momen penentu. "Kami bermain lebih baik setelah mereka kehilangan satu pemain, tetapi hasil akhir tidak berpihak pada kami," ujarnya. Real Madrid kini harus bersiap menghadapi laga berikutnya tanpa Vinicius, sementara Villarreal pulang dengan tangan kosong meski sempat memiliki peluang.

Laga ini menjadi pengingat bahwa teknologi VAR bisa mengubah nasib pertandingan dalam sekejap. Bagi Vinicius, malam di Bernabeu berubah dari panggung gemilang menjadi mimpi buruk. Statistik memang mencatat golnya, tetapi kartu merah tetap menjadi catatan kelam dalam lembaran pertandingan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User