Oct 13, 2026
Olahraga

Verstappen Pimpin Latihan Bebas Kedua F1 GP Malaysia di Sepang

Sesi latihan bebas kedua Formula 1 Grand Prix Malaysia 2026 resmi tuntas di Sirkuit Internasional Sepang, Jumat (2/10/2026) waktu setempat. Max Verstappen, pebalap andalan tim Red Bull Racing, menutup...

Verstappen Pimpin Latihan Bebas Kedua F1 GP Malaysia di Sepang

Sesi latihan bebas kedua Formula 1 Grand Prix Malaysia 2026 resmi tuntas di Sirkuit Internasional Sepang, Jumat (2/10/2026) waktu setempat. Max Verstappen, pebalap andalan tim Red Bull Racing, menutup sesi 60 menit tersebut di posisi teratas dengan catatan waktu terbaik 1 menit 32,487 detik, unggul tipis atas para pesaing terdekatnya. Sesi ini menjadi tolok ukur penting jelang kualifikasi yang akan menentukan starting XI — dalam konteks F1, starting grid — untuk balapan hari Minggu mendatang.

Sejak lampu hijau menyala, Verstappen langsung tancap gas. Menit ke-4, pebalap asal Belanda itu mencatatkan lap pertama dengan ban kompon medium, menorehkan 1:33,912. Tidak butuh waktu lama bagi sang juara bertahan untuk menemukan ritme. Memasuki menit ke-18, ia beralih ke ban soft dan langsung memangkas waktunya menjadi 1:32,487 — catatan yang tidak mampu didekati rival-rivalnya hingga sesi berakhir.

Sirkuit Sepang yang memiliki panjang 5,543 kilometer dengan 15 tikungan menjadi medan ujian tersendiri. Karakter trek dengan dua trek lurus panjang serta tikungan cepat seperti Tikungan 5 dan 6 menuntut keseimbangan aerodinamika yang presisi. Red Bull tampaknya berhasil menemukan setup yang pas, terbukti dari konsistensi Verstappen di sektor kedua yang menjadi sektor terkuatnya sepanjang sesi.

Dominasi Sektor Kedua dan Konsistensi Race Pace

Data telemetri menunjukkan Verstappen mencatatkan purple sector — waktu tercepat sektor — di sektor kedua pada menit ke-21, ke-34, dan ke-52. Konsistensi ini menjadi sinyal bahaya bagi tim rival. Penguasaan lintasan secara keseluruhan juga mengindikasikan bahwa masalah understeer yang sempat dirasakan Verstappen di sesi latihan bebas pertama telah teratasi setelah perubahan pada sayap depan dan suspensi belakang.

Dalam simulasi race pace yang dijalankan pada menit ke-40 hingga ke-55, Verstappen tercatat mempertahankan degradasi ban yang rendah. Rata-rata catatan waktunya berkisar di angka 1:36,200 dengan ban medium bekas 12 putaran — angka yang kompetitif untuk jarak balapan penuh 56 putaran. Tim Red Bull juga memanfaatkan sesi ini untuk menguji paket pembaruan floor yang baru dipasang, dan hasilnya sesuai ekspektasi.

"Kami mencoba beberapa pendekatan berbeda pada setup mekanis, dan sejauh ini arah angin di Sepang masih stabil. Mobil terasa lebih seimbang dibanding sesi pagi," ujar Verstappen usai sesi, dalam keterangan yang dihimpun tim.

Persaingan Ketat di Belakang dan Catatan Waktu Rival

Meski Verstappen mendominasi, persaingan di belakangnya berlangsung sengit. Selisih antara posisi kedua hingga keenam hanya terpaut 0,211 detik, menandakan level kompetisi yang sangat rapat. Beberapa pebalap sempat mencatatkan waktu tercepat sebelum bendera kuning — yellow flag — dikibarkan pada menit ke-47 akibat insiden offside track di Tikungan 9, di mana seorang pebalap melebar ke area run-off.

Kondisi trek di Sepang sore itu cukup menantang. Suhu aspal mencapai 52 derajat Celsius dengan kelembapan 74 persen, membuat pengelolaan suhu ban menjadi faktor krusial. Beberapa tim terlihat kesulitan menjaga suhu ban depan pada lintasan lurus panjang, yang berdampak pada waktu sektor pertama mereka.

Menariknya, tidak ada satu pun pebalap yang berhasil menembus batas 1:32 detik selain Verstappen. Selisih 0,384 detik antara posisi teratas dan posisi ketiga menjadi margin yang cukup lebar untuk ukuran sesi latihan bebas kedua. Tim-tim rival diperkirakan akan melakukan evaluasi besar-besaran sebelum sesi latihan ketiga dan kualifikasi.

Catatan Teknis dan Proyeksi Kualifikasi

Dari sisi strategi, Verstappen tercatat menyelesaikan total 24 putaran — termasuk delapan putaran dengan ban soft, sepuluh putaran medium, dan enam putaran hard untuk mengumpulkan data jangka panjang. Ini menjadikannya salah satu pebalap dengan jarak tempuh terbanyak di sesi tersebut.

Yang perlu diperhatikan, degradasi ban di Sepang selalu menjadi faktor penentu. Dengan dua zona DRS panjang dan tikungan berkecepatan tinggi, strategi dua pit stop kemungkinan besar akan mendominasi. Jika Verstappen mampu mempertahankan konsistensi race pace seperti yang ditunjukkan di sesi ini, peluangnya meraih pole position dan kemenangan kelima berturut-turut di musim ini terbuka lebar.

Sesi latihan bebas ketiga dan kualifikasi akan menjadi ujian sesungguhnya. Tim-tim diprediksi menurunkan mode mesin penuh dan berburu catatan waktu maksimal. Namun satu hal yang jelas dari sesi Jumat ini: Verstappen dan Red Bull datang ke Sepang bukan sekadar untuk berpartisipasi — mereka datang untuk mendikte laju balapan dari lap pertama hingga bendera finis berkibar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User