Oct 13, 2026
Olahraga

UMKM Mandalika Raup Cuan di MotoGP 2026

Gelombang penonton MotoGP 2026 belum juga surut ketika ribuan penggemar berbondong-bondong menyerbu area luar Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10/2026). Bukan untuk me...

UMKM Mandalika Raup Cuan di MotoGP 2026

Gelombang penonton MotoGP 2026 belum juga surut ketika ribuan penggemar berbondong-bondong menyerbu area luar Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10/2026). Bukan untuk menyaksikan sisa sesi balapan, melainkan berburu merchandise resmi maupun suvenir lokal dari pedagang UMKM yang berjejer di sepanjang jalur menuju gerbang sirkuit. Lapak-lapak itu menjadi pusat keramaian sejak pagi, dengan transaksi jual beli yang berlangsung cepat seperti pit stop.

Data yang dihimpun Beritainti menunjukkan lebih dari 200 tenant UMKM terlibat dalam gelaran kali ini. Produk yang dijual beragam: mulai dari kaos bergambar pembalap, topi, gantungan kunci, hingga kerajinan khas Lombok seperti kain tenun dan mutiara. Harga bervariasi, dari Rp35 ribu untuk gantungan kunci hingga Rp450 ribu untuk jaket edisi terbatas. Rata-rata pedagang mengaku omzet mereka naik dua hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.

Statistik Penjualan Ala Lapangan

Jika pertandingan MotoGP punya catatan shots on target dan penguasaan bola, maka di sektor UMKM angkanya juga bisa dihitung. Salah satu pedagang kaos, mengaku menjual 320 potong dalam sehari. Dengan harga rata-rata Rp120 ribu, ia mengantongi pendapatan kotor sekitar Rp38,4 juta hanya dalam hitungan jam. Pedagang aksesori lain mencatat 500 transaksi gantungan kunci dengan harga Rp35 ribu, setara Rp17,5 juta.

“Sejak Jumat sudah ramai. Puncaknya hari ini, pembeli datang terus sampai kami kewalahan menyiapkan stok,” ujar salah satu pedagang topi di zona UMKM, dengan nada sumringah. Ia mengaku menyiapkan 1.000 unit topi sejak H-7 dan ludes terjual pada Minggu sore. Angka itu setara dengan 143 unit per jam atau sekitar 2,4 unit per menit selama jam operasional.

Antusiasme Penonton dan Efek Berganda

Keramaian di area UMKM tidak lepas dari lonjakan jumlah penonton. Berdasarkan data kepolisian setempat, penonton yang hadir di Sirkuit Mandalika pada hari balapan diperkirakan menembus 80.000 orang, dengan sekitar 30 persen di antaranya memilih berbelanja di luar sirkuit karena harga yang lebih terjangkau. Kepadatan di jalur pedestrian mencapai puncaknya pukul 12.00-14.00 WITA, saat sesi balapan utama memasuki putaran-putaran krusial.

Seorang penggemar asal Jakarta, mengaku sengaja datang lebih awal untuk membeli suvenir sebelum masuk tribun. “Saya beli tiga kaos dan dua topi. Harganya masuk akal, kualitasnya juga bagus. Ini cara kami mendukung UMKM lokal,” katanya sambil menenteng kantong belanja. Fenomena ini menunjukkan bahwa MotoGP bukan sekadar ajang adu kecepatan di lintasan, tetapi juga panggung ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Distribusi dan Logistik UMKM

Dari sisi logistik, para pedagang mengandalkan pasokan dari pengrajin lokal dan distributor di Mataram serta Praya. Rata-rata mereka menambah stok dua kali sehari untuk mengantisipasi permintaan. Formasi lapak pun ditata rapi mengikuti arahan panitia, dengan jalur evakuasi tetap steril. Panitia mencatat tidak ada insiden berarti selama gelaran, meski arus pengunjung sangat padat.

Pemerintah daerah menyebutkan sektor UMKM menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari perhelatan MotoGP. Total perputaran uang di area UMKM diperkirakan mencapai Rp12 miliar selama tiga hari event. Angka ini belum termasuk sektor kuliner dan penginapan yang juga terdampak positif. Dengan capaian tersebut, Mandalika kembali membuktikan diri sebagai sirkuit yang mampu menyatukan adrenalin balapan dengan denyut ekonomi rakyat.

Ketika bendera finis dikibarkan di lintasan, perjuangan para pedagang justru baru saja mencapai garis akhirnya sendiri: stok habis, kas bertambah, dan senyum puas terpancar. Bagi mereka, MotoGP 2026 bukan hanya milik para pembalap, tetapi juga milik UMKM yang menang tanpa perlu memacu motor hingga 300 km/jam.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User