Tom Holland Kira Aktingnya di The Odyssey Tak Disuka Nolan
Jakarta — Tom Holland, aktor yang namanya melejit lewat peran Spider-Man, mengaku sempat dilanda kecemasan luar biasa selama proses syuting film The Odysse
Holland, yang kini berusia 30 tahun, mengungkapkan bahwa ia tidak pernah menerima umpan balik langsung dari Nolan sepanjang minggu-minggu pertama produksi. Setiap kali ia menyelesaikan sebuah pengambilan gambar, sutradara Oppenheimer itu hanya akan mengucapkan “cut” dengan nada datar, lalu segera beralih memeriksa monitor tanpa mengucapkan sepatah kata pujian atau kritik. Bagi Holland, yang terbiasa bekerja dengan sutradara yang lebih komunikatif seperti Jon Watts dan Joe Russo, kebiasaan Nolan terasa seperti sinyal bahaya. “Saya benar-benar mengira dia tidak menyukai penampilan saya. Saya pikir setiap kali saya melakoni adegan, dia akan bilang ‘cut’ dan itu artinya saya gagal,” ujar Holland dalam wawancara tersebut, yang dikutip dari sebuah podcast hiburan ternama.
Awal Mula Kekhawatiran di Lokasi Syuting
Kisah ini berawal pada pengujung tahun 2025, saat Holland secara resmi bergabung dengan proyek ambisius Nolan, The Odyssey, adaptasi epik dari wiracarita Homeros. Holland berperan sebagai Telemachus, putra Odysseus, karakter yang menuntut kedalaman emosi sekaligus ketangkasan fisik. Proyek yang dimulai syuting pada awal 2026 itu langsung menyedot perhatian global karena memadukan aktor papan atas seperti Matt Damon, Zendaya, dan Anne Hathaway. Holland, yang ingin membuktikan diri di luar genre superhero, merasa terhormat sekaligus tertekan. Apalagi, Nolan bukanlah sutradara yang mudah ditebak.
- Hari pertama syuting: Holland tiba di lokasi di Yunani dengan persiapan matang. Setelah adegan pertama selesai, Nolan hanya mengucapkan “cut” lalu berjalan menuju departemen kamera. Tidak ada pujian, tidak ada catatan. “Saya terbiasa dapat ‘good job’ atau setidaknya anggukan,” kenang Holland.
- Seminggu kemudian: Pola yang sama terus berulang. Setiap adegan Holland rampung, kata “cut” menjadi satu-satunya respons. Kecemasan mulai membuncah. “Saya mulai meragukan diri sendiri. Saya bertanya-tanya apakah pilihan akting saya terlalu melankolis, atau gerakan saya kurang meyakinkan,” tuturnya.
- Dua minggu berselang: Holland nyaris meminta agennya untuk menanyakan langsung kepada Nolan apa yang salah. Ia bahkan curiga akan diganti jika penampilannya terus “buruk”. Sebelum sempat bertindak, ia memutuskan untuk berkonsultasi dengan lawan mainnya, Matt Damon, yang pernah bekerja dengan Nolan di Interstellar dan Oppenheimer.
- Momen pencerahan: Damon tertawa mendengar kegelisahan Holland. “Matt bilang, ‘Tom, Chris selalu seperti itu. Dia bilang cut untuk SEMUA orang. Itu artinya adegan selesai, bukan kamu jelek.’ Itu lega banget,” cerita Holland. Setelah percakapan itu, Holland baru menyadari bahwa gaya komunikasi Nolan memang sangat efisien dan langsung ke inti teknis, tanpa basa-basi.
Rekan-rekan lain juga memberikan pandangan serupa. Seorang asisten sutradara yang tidak ingin disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa Nolan memang jarang memberikan komentar verbal di depan umum, lebih memilih berbicara empat mata dengan aktor jika ada masukan signifikan. “Jika Chris tidak tertarik, dia akan menghentikan syuting dan mengganti pendekatan. Kalau dia bilang ‘cut’ tenang, artinya semua berjalan sesuai rencana,” ujar sumber tersebut.
Pengakuan Lengkap Tom Holland
Pengakuan ini pertama kali muncul dalam wawancara panjang Holland di siniar The Director’s Chair edisi 10 Mei 2026. Bintang Uncharted itu menceritakan pengalaman syuting The Odyssey sebagai salah satu periode paling mengintimidasi sepanjang kariernya. Namun, di balik rasa takut itu, ia juga memuji profesionalisme Nolan yang justru membuatnya tumbuh sebagai aktor. “Chris menciptakan lingkungan yang begitu fokus sehingga setiap detail terasa penting. Ketika akhirnya ia mengatakan ‘itu bagus’ di akhir sesi syuting, rasanya seperti menang Oscar,” katanya.
Holland menambahkan bahwa kesalahpahaman ini mengajarinya untuk tidak terlalu bergantung pada validasi eksternal. “Sebagai aktor, kita sering butuh persetujuan. Tapi dari pengalaman ini, saya belajar bahwa kepercayaan diri harus datang dari dalam,” ujarnya. Nolan sendiri tidak memberikan komentar langsung mengenai pengakuan Holland, namun sebuah sumber dekat produksi menyebut sang sutradara “tersenyum” ketika mendengar cerita tersebut. Produser Emma Thomas, istri sekaligus rekan setia Nolan, memberikan konfirmasi ringan, “Itu sepenuhnya Tom yang overthinking. Chris sangat menikmati kolaborasi mereka.”
Respons Publik dan Pelajaran dari Kesalahpahaman
Cerita Holland segera viral di media sosial setelah potongan wawancara diunggah. Banyak warganet yang merasa relate dengan pengalaman “overthinking” di tempat kerja, terutama saat berhadapan dengan atasan atau senior yang minim ekspresi. Tagar #HollandNolan sempat menduduki trending topic di Twitter/X dengan lebih dari 120 ribu kicauan. Sebuah akun penggemar film berseloroh, “Bayangkan jadi Spider-Man tapi tetap insecure sama bos.” Sementara itu, komunitas perfilman mengapresiasi kejujuran Holland yang dinilai manusiawi dan mendekatkan hubungan antara aktor besar dengan penonton biasa.
The Odyssey sendiri dijadwalkan tayang serentak di seluruh dunia pada 17 Juli 2026, dengan durasi sekitar 2 jam 50 menit. Proses syuting telah resmi rampung pada April lalu dan kini memasuki tahap pascaproduksi intensif yang diawasi langsung oleh Nolan. Sejumlah kritikus yang telah melihat cuplikan awal menyebut film ini sebagai proyek paling megah Nolan setelah Oppenheimer, dengan skala produksi yang menghabiskan anggaran hingga US$ 250 juta. Pendekatan Nolan terhadap cerita Homeros dikabarkan mengawinkan teknologi IMAX 70mm dengan latar autentik di Mediterania, menjanjikan pengalaman sinematik yang imersif.
Kesalahpahaman kecil antara Holland dan Nolan justru menjadi cerita hangat yang memperkaya narasi di balik layar The Odyssey. Alih-alih menunjukkan ketegangan, kisah ini menegaskan betapa berbedanya gaya komunikasi di lingkungan profesional, dan bahwa di balik layar film blockbuster, dinamika manusia tetap menjadi warna yang menarik untuk diikuti.
[SOCIAL_FB]: Tom Holland mengaku sempat panik saat syuting The Odyssey karena sutradara Christopher Nolan tidak pernah memuji dan hanya selalu bilang ‘cut’. Holland mengira penampilannya buruk, sebelum akhirnya sadar bahwa itu gaya komunikasi Nolan yang super efisien. “Saya belajar bahwa kepercayaan diri harus dari dalam,” ujar Holland. Film The Odyssey siap tayang 17 Juli 2026. Simak cerita lengkapnya di sini. [SOCIAL_THREADS]: Overthinking di tempat kerja? Tom Holland paham banget. Saat syuting The Odyssey, ia mengira Christopher Nolan membenci aktingnya karena setiap selesai adegan selalu langsung bilang ‘cut’—tanpa ‘good job’, tanpa anggukan. Ternyata itu cuma gaya Nolan yang to the point. Sekarang Holland mengaku lega dan malah dapat pelajaran soal tidak tergantung validasi eksternal. Siapa yang pernah ngalamin hal sama? 🙋♂️🎬 #TheOdyssey #TomHolland
Comments (0)