Skor akhir 1-0 untuk Persib Bandung atas The Cong Viettel FC dalam laga uji coba di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10). Gol tunggal tercipta di menit ke-67 melalui sundulan bek tengah setelah memanfaatkan sepak pojok. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Igor Tolic menjelang bergulirnya kompetisi resmi.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Penguasaan Bola Sejak Awal
Sejak menit pertama, Persib langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 yang diterapkan Tolic membuat lini tengah Maung Bandung mampu menguasai jalannya pertandingan. Statistik mencatat penguasaan bola 62 persen untuk Persib berbanding 38 persen milik The Cong Viettel. Starting XI yang diturunkan Tolic memang menekankan permainan possession-based dengan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki.
Menit ke-23, peluang emas pertama lahir. Winger kanan Persib melepaskan umpan silang mendatar ke kotak penalti, namun striker anyar gagal menyelesaikan peluang karena bola masih bisa diblok lini belakang Viettel. Hingga menit ke-40, tercatat empat shots on target untuk Persib, sementara Viettel belum mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Klub asal Vietnam itu bukannya tanpa perlawanan. Mereka beberapa kali mencoba memanfaatkan celah di sisi kiri pertahanan Persib melalui serangan balik cepat. Namun, disiplin garis pertahanan yang diterapkan Tolic membuat gawang Persib tetap aman hingga turun minum. Skor kacamata 0-0 menutup babak pertama.
Babak Kedua: Gol Penentu dan Perubahan Taktik
Memasuki babak kedua, Tolic melakukan sejumlah rotasi. Beberapa pemain muda diberi kesempatan tampil untuk menguji kedalaman skuad. Perubahan ini tidak menyurutkan intensitas serangan Persib. Menit ke-55, sebuah tendangan bebas dari luar kotak penalti masih membentur mistar gawang Viettel.
Gol yang ditunggu akhirnya datang di menit ke-67. Berawal dari sepak pojok di sisi kanan, bola melengkung masuk ke jantung pertahanan dan disambut sundulan keras bek tengah Persib. Kiper Viettel tidak berkutik. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Setelah gol tersebut, The Cong Viettel mencoba menaikkan garis pertahanan dan menambah daya gedor. Mereka mencatat tiga shots on target di sisa pertandingan, namun penampilan solid kiper Persib serta rapatnya barisan belakang membuat clean sheet tetap terjaga. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta.
Respons Igor Tolic: Ruang Ganti Penuh Energi Positif
Dalam sesi konferensi pers usai laga, Igor Tolic mengungkapkan kepuasannya terhadap performa para pemain. Pelatih asal Kroasia itu menyoroti bagaimana ruang ganti Persib dipenuhi atmosfer positif setelah kemenangan tersebut.
"Saya melihat pemain-pemain saling mendukung, saling berbicara satu sama lain. Itu yang saya inginkan. Kemenangan ini bukan hanya soal skor, tapi soal bagaimana kami membangun kepercayaan diri," ujar Tolic.
Tolic juga menekankan bahwa uji coba melawan tim sekelas The Cong Viettel memberikan gambaran nyata tentang kesiapan tim. Menurutnya, menghadapi klub dengan gaya bermain cepat dan fisik kuat menjadi simulasi yang tepat sebelum kompetisi bergulir.
"Kami masih punya pekerjaan rumah, terutama dalam penyelesaian akhir. Empat shots on target di babak pertama seharusnya bisa menjadi lebih dari satu gol. Tapi secara keseluruhan, saya senang dengan progres tim," tambahnya.
Catatan Statistik dan Proyeksi ke Depan
Secara keseluruhan, Persib mencatatkan sembilan tembakan dengan lima on target, sementara The Cong Viettel hanya menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran. Dalam hal pelanggaran, pertandingan berjalan relatif bersih dengan hanya dua kartu kuning dikeluarkan wasit, satu untuk masing-masing tim.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persib yang tengah mematangkan taktik jelang laga-laga krusial. Tolic disebut akan terus mengevaluasi komposisi starting XI, terutama di lini depan yang masih kurang tajam. Beberapa nama pemain muda yang tampil di babak kedua diprediksi akan mendapat menit bermain lebih banyak di pertandingan berikutnya.
Dari kubu The Cong Viettel, hasil ini menjadi bahan evaluasi tersendiri. Meski kalah, mereka menunjukkan organisasi pertahanan yang cukup disiplin, terutama di babak pertama. Lini belakang mereka beberapa kali mampu meredam serangan sayap Persib, meski akhirnya kalah dalam duel udara pada situasi bola mati.
Bagi Persib, fokus berikutnya adalah menjaga konsistensi performa dan meningkatkan efektivitas serangan. Jika mampu mempertahankan penguasaan bola di atas 60 persen serta memperbaiki penyelesaian akhir, bukan tidak mungkin tren positif ini berlanjut ke kompetisi resmi. Suasana ruang ganti yang harmonis, seperti disampaikan Tolic, menjadi fondasi penting untuk membangun mental juara di sepanjang musim.
Comments (0)