Timnas Futsal Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026 Usai Tekuk Iran

Skor akhir 4-3 untuk Timnas Futsal Indonesia atas Iran di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Gelar juara Piala Asia Futsal 2026 resmi menjadi milik Indonesia. Partai final yang berlangsung se...

Oct 13, 2026 - 19:46
0 0
Timnas Futsal Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026 Usai Tekuk Iran

Skor akhir 4-3 untuk Timnas Futsal Indonesia atas Iran di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Gelar juara Piala Asia Futsal 2026 resmi menjadi milik Indonesia. Partai final yang berlangsung selama 40 menit penuh itu menyajikan tujuh gol, dua kartu kuning, dan satu keputusan VAR yang mengubah arah pertandingan di menit-menit akhir.

Jalannya Babak Pertama: Iran Menekan, Indonesia Menyerang Balik

Pelatih Indonesia menurunkan starting XI dengan formasi 1-2-1 yang mengandalkan rotasi cepat di sektor sayap. Sejak menit pertama, Iran mengambil inisiatif dengan penguasaan bola mencapai 58 persen di paruh pertama. Menit ke-4, Iran membuka skor melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola menghantam tiang dalam sebelum masuk ke gawang Indonesia.

Indonesia tidak butuh waktu lama untuk merespons. Menit ke-9, sebuah serangan balik cepat menghasilkan gol penyama kedudukan. Umpan terobosan dari lini tengah diselesaikan dengan tendangan kaki kiri ke sudut jauh. Skor 1-1 bertahan hingga menit ke-15.

Menit ke-17, Iran kembali unggul lewat skema set-piece. Namun, keunggulan itu hanya bertahan tiga menit. Menit ke-20, Indonesia mencetak gol kedua melalui aksi individu yang melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan silang. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 2-2.

Statistik paruh pertama: Indonesia mencatatkan 5 shots on target dari 9 percobaan, sementara Iran 6 shots on target dari 11 percobaan. Kedua tim sama-sama melakukan 7 pelanggaran, tetapi wasit baru mengeluarkan satu kartu kuning untuk pemain Iran pada menit ke-13.

Babak Kedua: Drama VAR dan Gol Penentu

Memasuki babak kedua, Indonesia mengubah pendekatan. Penguasaan bola berbalik menjadi 54 persen untuk tuan rumah. Menit ke-24, Indonesia akhirnya mencetak gol ketiga lewat serangan dari sisi kanan. Assist diberikan oleh pemain yang baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-22.

Iran tidak tinggal diam. Menit ke-29, mereka menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui tendangan penalti yang diberikan setelah pelanggaran di area terlarang. Kartu kuning dikeluarkan untuk pemain Indonesia yang melakukan pelanggaran tersebut. Skor imbang membuat tensi pertandingan naik drastis.

Puncak drama terjadi pada menit ke-36. Indonesia mencetak gol keempat, tetapi wasit awalnya menganulirnya karena offside. Setelah tinjauan VAR selama hampir dua menit, keputusan diubah: gol sah. Stadion bergemuruh. Iran kehilangan momentum dan gagal menyamakan kedudukan hingga peluit panjang berbunyi.

Sepanjang babak kedua, Indonesia melepaskan 8 shots on target berbanding 5 shots on target milik Iran. Kiper Indonesia mencatatkan 4 penyelamatan penting, termasuk satu save refleks pada menit ke-38 yang menjaga keunggulan tetap utuh. Clean sheet tidak tercipta, tetapi kemenangan tetap menjadi milik Indonesia.

Performa Pemain Kunci dan Taktik yang Menentukan

Pemain nomor 10 Indonesia menjadi motor serangan dengan 2 gol dan 1 assist. Ia juga mencatatkan 3 dribel sukses dan 2 peluang tercipta. Di lini belakang, seorang pemain bertahan melakukan 6 intersep dan 4 clearance, menjadi tembok yang sulit dilewati Iran di menit-menit kritis.

Keputusan pelatih memasukkan dua pemain muda pada menit ke-22 dan menit ke-28 terbukti mengubah ritme permainan. Rotasi yang agresif membuat Iran kehilangan ruang di lini tengah. Formasi 1-2-1 yang bertransformasi menjadi 1-3-1 saat bertahan efektif meredam umpan-umpan panjang Iran.

Iran sendiri tampil dominan di awal, tetapi menurun drastis setelah gol ketiga Indonesia. Mereka hanya mencatatkan 2 shots on target dalam 10 menit terakhir pertandingan. Kartu kuning kedua untuk Iran keluar pada menit ke-34 setelah protes berlebihan kepada wasit.

"Kami tahu Iran akan menekan sejak awal. Para pemain menjalankan instruksi dengan disiplin, terutama dalam transisi bertahan ke menyerang. Gol keempat yang sempat dianulir justru membuktikan mentalitas tim ini tidak goyah," ujar pelatih Timnas Futsal Indonesia dalam konferensi pers usai laga.

Dengan hasil ini, Indonesia menutup turnamen dengan 5 kemenangan dari 6 pertandingan, mencetak 21 gol dan kebobolan 11 gol. Gelar juara Piala Asia Futsal 2026 menjadi pencapaian bersejarah bagi futsal Indonesia. Iran harus puas sebagai runner-up setelah sepanjang turnamen mencatatkan penguasaan bola rata-rata 56 persen, tertinggi di kompetisi ini.

Indonesia Arena menjadi saksi bagaimana tuan rumah mengubah tekanan menjadi energi, dan energi menjadi gol. Menit ke-40, peluit panjang berbunyi. Skor akhir 4-3. Indonesia juara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User