TC Gelombang 2 Timnas Indonesia: Herdman Puji Soliditas Skuat
Skor akhir? Tidak ada—karena ini bukan laga, melainkan pemusatan latihan (TC) gelombang kedua Timnas Indonesia yang berlangsung di Gianyar, Bali, hingga 25 Juli 2026. Namun, dari sesi demi sesi yang...
Skor akhir? Tidak ada—karena ini bukan laga, melainkan pemusatan latihan (TC) gelombang kedua Timnas Indonesia yang berlangsung di Gianyar, Bali, hingga 25 Juli 2026. Namun, dari sesi demi sesi yang digelar di bawah terik matahari Pulau Dewata, sang pelatih, Steve Herdman, memberikan satu statistik kunci: soliditas tim meningkat tajam. "Kami makin solid," ujarnya singkat, namun data di lapangan bicara lebih banyak.
Latihan Intensif di Gianyar: Formasi dan Sentuhan Akhir
Sejak 15 Juli, 26 pemain yang dipanggil Herdman menjalani program latihan dua sesi per hari. Dari sesi pagi yang fokus pada taktik, terlihat formasi 4-3-3 menjadi andalan. Starting XI dalam game internal menunjukkan penguasaan bola mencapai 62% untuk tim putih, sementara tim merah hanya 38%. Shots on target? Tim putih melepaskan 8 tembakan akurat dari 12 percobaan, sedangkan tim merah hanya 3 dari 7. Menit ke-23 dalam scrimmage pertama, striker senior, Dimas Drajad, menerima umpang terobosan dari Marselino Ferdinan dan menyelesaikannya dengan tendangan first-time ke sudut kiri gawang—sebuah gol yang membuat Herdman bertepuk tangan dari pinggir lapangan. Assist dicatat untuk Marselino, yang juga mencatatkan 3 key passes selama 60 menit permainan.
Tidak hanya serangan, lini belakang juga tampil solid. Center-back Rizky Ridho dan Jordi Amat menjaga clean sheet di sesi pertama, dengan hanya 2 peluang nyata yang diciptakan tim lawan. Kartu kuning? Tidak ada dalam game ini—disiplin tinggi menjadi catatan positif. Namun, satu insiden offside menggagalkan peluang emas tim merah di menit ke-55, setelah VAR (yang digunakan dalam simulasi) menganulir gol karena posisi penyerang sudah melewati garis pertahanan. Herdman punya alasan untuk tersenyum: intensitas latihan terus meningkat setiap hari.
Evaluasi Herdman: Soliditas Tim Meningkat
Di sela sesi, Herdman memberikan evaluasi. "Kami tidak hanya bicara soal fisik, tetapi juga chemistry. Saya melihat gerakan tanpa bola lebih teratur, transisi lebih cepat, dan komunikasi lini belakang mulai terjalin," katanya. Data membuktikan: rata-rata jumlah operan sukses per pemain naik dari 42 di gelombang pertama menjadi 51 di gelombang kedua. Akurasi umpan mencapai 84%, naik 5% dari sebelumnya. Herdman juga menyoroti performa penggawa muda seperti Arkhan Fikri yang mencatatkan 2 intersep dan 1 tekel sukses di lini tengah. "Ini yang kami butuhkan jelang kualifikasi. Konsistensi," tambahnya.
Namun, bukan berarti tanpa kekurangan. Herdman mengakui masih ada masalah di penyelesaian akhir. Dari total 10 shots on target dalam dua sesi game internal, hanya 3 yang berbuah gol. "Kami masih kehilangan sentuhan akhir di beberapa momen. Itu yang akan kami perbaiki besok," ujarnya. Tekanan tinggi dari lini depan juga belum maksimal—hanya 2 kali pressing berhasil merebut bola di sepertiga akhir lapangan lawan. Catatan ini akan menjadi pekerjaan rumah sebelum TC ditutup.
Proyeksi Menuju Kualifikasi Piala Asia 2027
TC gelombang kedua ini menjadi persiapan terakhir sebelum Timnas Indonesia melakoni laga uji coba internasional pada Agustus mendatang. Lawan yang diagendakan adalah tim peringkat 50 besar FIFA, sehingga standar pertandingan akan lebih tinggi. Herdman sudah mulai mematangkan pilihan starting XI. Dari data latihan, kombinasi lini tengah Ricky Kambuaya, Marc Klok, dan Marselino Ferdinan menunjukkan keseimbangan terbaik—dengan tingkat penguasaan bola 58% dan akurasi umpan panjang 70%.
Di sisi pertahanan, clean sheet dalam dua game internal terakhir adalah sinyal positif. Namun, tantangan sesungguhnya akan datang saat menghadapi tim yang lebih agresif. "TC ini membuat kami lebih siap secara mental. Kami tahu kelemahan kami dan akan terus bekerja," pungkas Herdman. Dengan sisa waktu hingga 25 Juli 2026, Timnas Indonesia masih memiliki kesempatan untuk memoles taktik, meningkatkan sentuhan akhir, dan yang terpenting, menjaga soliditas yang mulai terbangun.
Comments (0)