Sutradara Gonjiam Puji Adaptasi Indonesia “402 Rumah Sakit Angker Korea”
Pekan ini bioskop Tanah Air kedatangan amunisi horor baru yang langsung menyedot perhatian pencinta film seram: 402 Rumah Sakit Angker Korea. Adaptasi resm
Pekan ini bioskop Tanah Air kedatangan amunisi horor baru yang langsung menyedot perhatian pencinta film seram: 402 Rumah Sakit Angker Korea. Adaptasi resmi dari film horor Korea Selatan, Gonjiam: Haunted Asylum, itu mendapatkan restu langsung dari sutradara aslinya, Jung Bum-shik. Tak hanya horor lokal yang menyapa akhir pekan, sejumlah judul lain termasuk sequel animasi Moana turut meramaikan layar lebar. Bagaimana kronologi proyek ambisius ini dan apa saja yang bisa Anda saksikan? Berikut reportase lengkapnya.
Kronologi Adaptasi Gonjiam Menjadi 402
Jalan panjang adaptasi horor Korea ini bermula dari kesuksesan global Gonjiam: Haunted Asylum yang rilis pada 2018. Film found-footage itu mencetak box office fantastis di Korea dan menjadi cult classic di kalangan penggemar horor. Berikut linimasa pentingnya:
- Maret 2018: Gonjiam: Haunted Asylum tayang perdana di Korea Selatan, meraih lebih dari 2,6 juta penonton dan menjadi film horor terlaris kedua sepanjang masa di negara tersebut kala itu.
- Pertengahan 2024: Sejumlah rumah produksi Indonesia mulai melirik Gonjiam sebagai proyek adaptasi potensial, mengingat basis penggemar horor lokal yang besar dan kedekatan selera horor Asia.
- Januari 2025: Falcon Pictures dan rumah produksi terkait secara resmi mengumumkan adaptasi berjudul 402 Rumah Sakit Angker Korea, dengan Anggy Umbara duduk di kursi sutradara. Anggy dikenal lewat film-film komedi dan horor berbalut satir.
- Februari 2025: Sutradara Jung Bum-shik pertama kali buka suara terkait adaptasi lewat akun media sosialnya. Ia menyambut baik proyek tersebut dan memberi lampu hijau secara terbuka.
- Maret–September 2025: Proses syuting berlangsung di beberapa lokasi rumah sakit tua dan gedung terbengkalai di kawasan Bogor dan Bandung. Tim produksi menggunakan efek praktikal minimal dan lebih mengandalkan atmosfer serta akting pemain.
- Oktober 2025: Trailer perdana dirilis di kanal YouTube dan langsung ditonton lebih dari 3 juta kali dalam 24 jam, memicu antusiasme warganet yang membandingkan dengan versi asli Korea.
- April 2026 (Akhir Pekan Ini): 402 Rumah Sakit Angker Korea resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia, bersamaan dengan sejumlah film lain seperti Moana 3, menandai akhir pekan padat penonton.
Sutradara Jung Bum-shik Beri Restu dan Kritik Membangun
Dalam pernyataan eksklusif yang dirilis media Korea Selatan dan dikutip detikHOT, Jung Bum-shik mengaku senang mendengar adaptasi ini. Ia melihat potensi besar di pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia, yang punya tradisi cerita mistik mendalam.
“Saya percaya horor adalah bahasa universal. Ketika Anggy Umbara dan timnya mengambil esensi Gonjiam lalu memadukan dengan kepercayaan lokal Indonesia, itu jadi sesuatu yang baru dan segar. Saya sangat menghormati proses kreatif mereka,” ujar Jung.
Meski demikian, Jung menyelipkan pesan penting agar tim Indonesia menjaga elemen psikologis yang membuat orisinalnya begitu mencekam: ketegangan berbasis ketidakberdayaan karakter. Ia berharap versi lokal tidak terjebak pada sekadar jumpscare, melainkan tetap mempertahankan lapisan psikis yang jadi ciri khas Gonjiam.
Dari Gonjiam ke 402: Tetap Akar Horor Korea, Rasa Indonesia
Anggy Umbara sebagai sutradara lokal memutuskan untuk tidak menyalin 100 persen jalan cerita. Nama “402” sendiri berasal dari nomor kamar yang menjadi pusat teror di dalam rumah sakit. Sementara versi Indonesia mengusung latar rumah sakit tua peninggalan era kolonial yang konon dipakai untuk praktik kedokteran terlarang. Film ini juga menyuntikkan unsur folklor hantu Indonesia seperti kuntilanak dan pocong, berbaur dengan mitos urban Korea tentang gwisin.
Pemeran utama melibatkan deretan bintang muda: Aurélie Moeremans, Adipati Dolken, dan Tanta Ginting. Mereka memerankan sekelompok kreator konten horor yang menyusup ke rumah sakit angker untuk merekam fenomena supranatural demi viral. Elemen media sosial ini dianggap relevan dengan generasi sekarang dan menjadi benang merah modern di kisah horor klasik.
Sinopsis Singkat 402 Rumah Sakit Angker Korea
Berawal dari tantangan para youtuber horor untuk menginap semalam di Rumah Sakit Angker Panti Rapuh yang sudah bertahun-tahun ditelantarkan. Dipimpin oleh Alya (Aurélie Moeremans) dan Reza (Adipati Dolken), tim kecil itu memasang puluhan kamera dan sensor di lorong gelap serta kamar-kamar pasien. Awalnya, hanya suara-suara janggal yang terekam. Namun, ketika mereka memasuki ruang 402 yang selalu terkunci, teror sesungguhnya dimulai. Satu per satu tim hilang kontak, dan rekaman live streaming yang mereka siarkan langsung ke internet berubah menjadi dokumentasi malapetaka misterius yang tak bisa dijelaskan secara rasional.
Bukan Hanya Horor: Film Lain di Bioskop Akhir Pekan Ini
Selain 402 Rumah Sakit Angker Korea, bioskop juga menayangkan Moana 3 yang melanjutkan petualangan Moana dan Maui menjelajahi samudra kuno. Film animasi Disney ini menjadi tontonan kontras bagi keluarga yang ingin selingan dari horor. Turut hadir pula drama komedi lokal LDR: Love Distance Relationship yang dibintangi Prilly Latuconsina, serta dokumenter musik Sound of Java untuk penikmat indie. Dengan keberagaman genre, akhir pekan ini menjadi momen tepat maraton di bioskop.
[SOCIAL_TWEET]: Sutradara Gonjiam: Haunted Asylum, Jung Bum-shik, resmi merestui adaptasi Indonesia “402 Rumah Sakit Angker Korea” garapan Anggy Umbara. Horor psikologis ini mulai tayang akhir pekan ini, dibintangi Aurélie, Adipati, dan Tanta. Apa kata sutradara aslinya? #FilmHororIndonesia #402RumahSakitAngkerKorea #KoreaAdaptasi[SOCIAL_TG]: 👻 Horor Korea versi Indonesia resmi tayang! Sutradara Gonjiam kasih restu ke “402 Rumah Sakit Angker Korea.” 🎬🇮🇩 Akhir pekan ini juga ada Moana 3. Simak rekomendasi film di link!
Comments (0)