Maruarar Sirait Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Permukiman Johar Baru

JAKARTA, Beritainti.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menghabiskan Sabtu malam (11/7/2026) bersama ratusan warga permuki

Maruarar Sirait Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Permukiman Johar Baru

JAKARTA, Beritainti.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menghabiskan Sabtu malam (11/7/2026) bersama ratusan warga permukiman Johar Baru, Jakarta Pusat, dalam acara nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Momen pertandingan perempat final antara Brasil dan Inggris itu dimanfaatkan sang menteri untuk menyerap aspirasi sekaligus merayakan kemajuan kawasan yang dikenal sebagai salah satu kampung padat tertua di ibu kota.

Layar lebar berukuran enam meter dipasang di lapangan serbaguna RW 07, tepat di tengah permukiman Johar Baru. Ribuan warga dari berbagai usia tumpah ruah, duduk di tikar dan kursi plastik yang disediakan panitia. Maruarar tampak hadir tanpa pengawalan berlebihan. Ia mengenakan kaus merah berkerah, celana jeans, dan sepatu kets, lalu langsung membaur sejak pukul 18.30 WIB.

“Saya sudah sering datang ke Johar Baru, tapi kali ini spesial karena ada bola. Ini cara paling enak ngobrol sama warga, sambil nobar,” ujar Maruarar kepada wartawan sebelum tendangan pertama dimulai.

Antusiasme Warga dan Dukungan Infrastruktur

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian program “Rumah Kita, Piala Kita” yang digagas Kementerian PKP, menggabungkan hiburan rakyat dengan evaluasi langsung proyek perumahan vertikal yang tengah digarap di wilayah Johar Baru. Sejak awal tahun 2025, kawasan ini menjadi percontohan program revitalisasi permukiman kumuh dengan pendekatan co-living dan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang terintegrasi fasilitas publik.

Ketua RW 07, Ahmad Syafi’i (52), mengaku tak menyangka sang menteri memilih tempatnya untuk nobar. “Kami sangat senang. Anak-anak muda bisa nonton bola gratisan, apalagi ada Pak Menteri yang langsung dengar keluhan kami soal saluran air dan penerangan jalan,” katanya.

Maruarar pun tidak sekadar menonton. Di jeda babak pertama, ia berdiri di depan panggung kecil dan berdialog langsung. Warga menyampaikan sejumlah keluhan, mulai dari perbaikan talud kali yang jebol akibat hujan deras pekan lalu, hingga usulan penambahan lampu penerangan di gang-gang sempit. Sang menteri mencatat semua poin dan menjanjikan tindak lanjut dalam waktu dekat.

Pesan Persatuan di Tengah Pesta Bola

Babak kedua pertandingan menjadi momen puncak saat Brasil mencetak gol penentu. Sorak-sorai warga menggema, dan Maruarar ikut melompat dari tempat duduknya. Suasana kian cair setelah peluit panjang berbunyi. Brasil menang 3-2 atas Inggris.

Dalam sambutan penutup, Maruarar kembali menekankan pentingnya gotong-royong. “Sepak bola itu seperti perumahan. Tidak bisa dimenangkan sendiri-sendiri. Harus ada kerja sama, dari pemerintah pusat, daerah, sampai warga. Johar Baru harus jadi contoh bahwa kampung kota juga bisa jadi tempat tinggal yang layak dan membanggakan,” ujarnya disambut tepuk tangan.

“Saya sudah sering datang ke Johar Baru, tapi kali ini spesial karena ada bola. Ini cara paling enak ngobrol sama warga, sambil nobar.”

Acara diakhiri dengan pembagian 500 paket sembako, sepatu bola untuk anak-anak, serta doorprize kaus tim nasional Indonesia—sebagai penambah semangat. Kegiatan ini juga diramaikan oleh pelaku UMKM lokal yang menjajakan aneka kuliner seperti soto Betawi, kerak telor, dan bir pletok.

Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat yang turut hadir, Aldi Kusuma, menyatakan pihaknya akan mempercepat perizinan dan pendampingan teknis untuk proyek rumah susun di Johar Baru. “Kolaborasi dengan Kementerian PKP sangat positif. Kami berharap program ini bisa direplikasi di wilayah padat lain, seperti Tanah Abang, Kemayoran, atau Senen,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat tata kota dari Universitas Indonesia, Dr. Rani Puspitasari, menilai langkah Maruarar sebagai strategi komunikasi publik yang efektif. “Pemerintah butuh kedekatan emosional dengan warga terdampak program. Nobar seperti ini mencairkan jarak birokrat dengan rakyat, sekaligus menjadi sarana evaluasi informal terhadap kebijakan perumahan yang sedang berjalan,” jelasnya.

Program “Rumah Kita, Piala Kita” Bergulir

Program “Rumah Kita, Piala Kita” rencananya akan terus digelar di sejumlah titik permukiman padat menjelang puncak Piala Dunia 2026 pada Minggu, 19 Juli 2026. Lokasi berikutnya yang telah dikonfirmasi adalah kawasan Tambora, Jakarta Barat, dan Kelurahan Tanjung Duren Selatan. Maruarar mengatakan, selain menyiarkan pertandingan semifinal dan final, pihaknya juga akan mengadakan pameran desain rumah susun mini, konsultasi pembiayaan perumahan, hingga klinik kesehatan gratis.

Semarak malam di Johar Baru menjadi bukti bahwa agenda pemerintah tidak melulu soal angka dan proyek konstruksi. Di tengah teriakan gol dan tawa anak-anak, terselip juga dialog tentang masa depan tempat tinggal yang manusiawi. “Kami ingin warga merasa memiliki kotanya. Nobar ini bukan sekadar hiburan, tapi juga ajang menjalin komunikasi dua arah yang jujur dan terbuka,” pungkas Maruarar.

Pada akhir kegiatan, panitia mengumumkan bahwa seluruh dokumentasi dan masukan warga akan diunggah ke platform aspirasi “Sapa PKP” agar bisa diakses langsung oleh tim kementerian. Langkah ini diharapkan memangkas birokrasi dan mempercepat realisasi perbaikan yang dibutuhkan.

Fakta Menarik Acara Nobar di Johar Baru

  • Layar raksasa 6 meter didatangkan dari Jakarta Timur khusus untuk acara ini.
  • 500 lebih warga hadir, melibatkan seluruh RW di Kelurahan Johar Baru.
  • Menteri PKP datang tanpa pengawalan ketat dan duduk di antara warga.
  • Dialog interaktif menghasilkan 7 poin aspirasi utama yang langsung dicatat.
  • Rangkaian “Rumah Kita, Piala Kita” akan berlanjut hingga final Piala Dunia 2026.
[SOCIAL_TWEET]: ⚽️ Menteri PKP Maruarar Sirait nobar Piala Dunia 2026 bareng warga Johar Baru. Aspirasi ditampung, bola dinikmati! #PKP #PialaDunia2026 #Nobar [SOCIAL_TG]: ⚽️ Maruarar Sirait nobar Piala Dunia 2026 di Johar Baru, Jakarta. Brasil 3-2 Inggris, warga antusias, menteri catat aspirasi perbaikan saluran air dan penerangan. Program “Rumah Kita, Piala Kita” lanjut ke wilayah lain. Baca selengkapnya: [link]

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User