NIKI Sebut Tampil di Prambanan Jazz Seperti Mimpi Indah
Suasana di area Candi Prambanan pada Sabtu malam (18/7/2026) mendadak hening sebelum ribuan pasang mata tertuju ke panggung utama. Lampu sorot berwarna ung
Suasana di area Candi Prambanan pada Sabtu malam (18/7/2026) mendadak hening sebelum ribuan pasang mata tertuju ke panggung utama. Lampu sorot berwarna ungu dan biru menyapu langit, menciptakan siluet megah candi-candi kuno yang menjadi latar pertunjukan. Tepat pukul 21.00 WIB, sosok mungil dengan gaun putih berkilau melangkah ke tengah panggung: NIKI, atau Nicole Zefanya, penyanyi kelahiran Jakarta yang kini meniti karier di Amerika Serikat, menyapa penonton dengan senyuman lebar.
"Yogyakarta, apa kabar? Aku pulang," ucapnya lirih dalam bahasa Indonesia, disambut gemuruh teriakan penonton. Malam itu, NIKI menjadi salah satu penampil utama Prambanan Jazz Festival 2026, festival musik tahunan yang kembali digelar setelah sempat terhenti akibat pandemi beberapa tahun silam.
Momen Emosional di Hadapan Candi
Bagi NIKI, tampil di Prambanan Jazz bukan sekadar konser biasa. Dalam sesi wawancara khusus setelah pertunjukan, penyanyi 27 tahun itu tak kuasa menyembunyikan rasa harunya.
"Ini terasa seperti mimpi. Saya sudah lama membayangkan bisa tampil di tempat ini, dengan Candi Prambanan sebagai latar belakang. Energinya benar-benar magis,"
tuturnya dengan mata berkaca-kaca. NIKI mengaku bahwa sejak kecil ia sering mendengar cerita tentang kemegahan Candi Prambanan, namun baru kali ini ia bisa menyaksikan langsung dan menjadikannya panggung pertunjukan.
Penampilannya malam itu berdurasi sekitar 90 menit. NIKI membawakan lebih dari 15 lagu, termasuk hits global seperti "High School in Jakarta", "Indigo", "Every Summertime", dan "La La Lost You". Tak ketinggalan, ia menyanyikan beberapa lagu dari album terbarunya yang dirilis pada awal 2026, yang langsung disambut antusias oleh para penggemar setia, yang dikenal dengan sebutan "Nicoles".
Salah satu momen paling mengharukan terjadi saat NIKI membawakan lagu "Anaheim", sebuah balada tentang kerinduan akan kampung halaman. Ribuan penonton ikut bernyanyi, menciptakan paduan suara spontan yang menggema di antara candi. "Itu adalah momen di mana saya merasa benar-benar terhubung dengan semua orang di sini," kata NIKI.
Antusiasme Penggemar Melampaui Ekspektasi
Pihak penyelenggara mencatat, penjualan tiket pada hari itu mencapai angka 25.000 lembar, menjadikannya salah satu hari dengan jumlah pengunjung terbanyak dalam sejarah Prambanan Jazz. Para penggemar tidak hanya datang dari Yogyakarta, tetapi juga dari Jakarta, Surabaya, Bandung, bahkan dari luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.
Seorang penggemar asal Jakarta, Dinda (24), rela mengantre sejak pukul 14.00 WIB demi mendapatkan posisi terdepan. "Saya sudah mengikuti NIKI sejak dia masih merilis lagu cover di YouTube. Melihat dia tampil sebesar ini di Indonesia, rasanya ikut bangga," ujarnya.
Perjalanan Karier dari Bilik Kamar ke Panggung Dunia
NIKI memulai kariernya sebagai musisi indie di Jakarta dengan nama panggung "Nicole". Pada tahun 2017, ia mendapatkan kontrak dengan label rekaman 88rising, yang menjadi pintu masuknya ke pasar musik Amerika Serikat. Sejak itu, ia merilis serangkaian album dan EP yang sukses secara komersial maupun kritik, menjadikannya salah satu penyanyi Asia dengan pendengar terbanyak di platform streaming global.
Meski kini bermukim di Los Angeles, NIKI tidak pernah melupakan akar budayanya. Banyak lirik lagunya yang mengandung sentuhan personal tentang identitas, keluarga, dan pengalaman tumbuh sebagai perempuan Indonesia di tengah budaya global. Hal inilah yang membuatnya begitu dicintai oleh penggemar di Tanah Air.
Prambanan Jazz 2026: Kebangkitan Festival Musik Pasca-pandemi
Prambanan Jazz Festival 2026 menjadi penanda penting kebangkitan industri musik live di Indonesia. Setelah beberapa tahun diselenggarakan dalam skala terbatas, festival tahun ini kembali menghadirkan line-up internasional yang beragam. Selain NIKI, festival ini juga dimeriahkan oleh musisi jazz kenamaan seperti Tulus, Andmesh, serta penampil spesial dari luar negeri seperti Cory Henry dan Tom Misch.
Menurut pengamat musik Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Budi Sarwono, penampilan NIKI di ajang ini memiliki dampak lebih dari sekadar hiburan. "Ini adalah pernyataan bahwa musik Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. NIKI menjadi role model bagi banyak musisi muda bahwa impian internasional bisa dicapai tanpa kehilangan identitas lokal," ujarnya.
Harapan dan Rencana Mendatang
Usai konser, NIKI mengungkapkan keinginannya untuk lebih sering tampil di Indonesia. Ia bahkan memberi isyarat tentang kemungkinan tur Asia Tenggara yang lebih besar pada tahun depan. "Saya ingin menjelajahi lebih banyak kota di Indonesia. Setiap daerah punya cerita dan penggemar yang luar biasa," katanya.
Bagi para Nicoles, penampilan NIKI di Prambanan Jazz 2026 tentu menjadi kenangan tak terlupakan. Malam itu, di bawah bintang dan bayangan candi, NIKI berhasil menjembatani jarak antara karier internasionalnya dengan cinta dari tanah air yang selalu menantinya.
[SOCIAL_TWEET]: Mimpi jadi nyata! NIKI sukses pukau 25.000 penonton di Prambanan Jazz 2026 dengan latar Candi Prambanan yang megah. "Ini seperti mimpi," ujarnya. #NIKIPrambananJazz #PrambananJazz2026 #MusikIndonesia[SOCIAL_TG]: 🎵✨ NIKI tampil memukau di Prambanan Jazz 2026! Penyanyi internasional asal Indonesia itu menyebut pengalaman ini seperti mimpi. Baca selengkapnya.
Comments (0)