Oct 09, 2026
Olahraga

Spanyol Tekuk Jerman di Perempat Final Euro 2024

Skor akhir 2-1 untuk Spanyol atas Jerman pada perempat final Euro 2024 di Stuttgart Arena, Jumat, 5 Juli 2024. Laga berjalan hingga perpanjangan waktu, dan gol penentu lahir pada menit ke-119 melalui ...

Spanyol Tekuk Jerman di Perempat Final Euro 2024

Skor akhir 2-1 untuk Spanyol atas Jerman pada perempat final Euro 2024 di Stuttgart Arena, Jumat, 5 Juli 2024. Laga berjalan hingga perpanjangan waktu, dan gol penentu lahir pada menit ke-119 melalui sundulan Mikel Merino yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Kemenangan ini membawa La Roja ke semifinal, sementara tuan rumah Jerman harus tersingkir di hadapan pendukung sendiri.

Jalannya Pertandingan: Duel Ketat Dua Raksasa Eropa

Sejak peluit kick-off, kedua tim menampilkan intensitas tinggi. Spanyol dengan formasi 4-3-3 mengandalkan penguasaan bola dan kombinasi cepat di lini tengah, sedangkan Jerman memakai 4-2-3-1 yang bertumpu pada transisi cepat dan tekanan tinggi. Pada menit ke-12, Lamine Yamal melepaskan tembakan pertama yang masih melebar dari gawang Manuel Neuer. Jerman membalas lewat tendangan Kai Havertz pada menit ke-20, tetapi dapat diblok oleh Unai Simón.

Gol pembuka Spanyol hadir pada menit ke-51. Dani Olmo, yang masuk sebagai pengganti, menerima bola di tepi kotak penalti dan melepaskan tendangan mendatar yang tidak mampu dijangkau Neuer. Skor berubah 1-0. Jerman tidak tinggal diam. Pelatih Julian Nagelsmann memasukkan Niclas Füllkrug dan Florian Wirtz untuk menambah daya gedor. Hasilnya, pada menit ke-89, Wirtz menyambar bola rebound setelah tembakan Joshua Kimmich diblok, dan memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu dengan skor 1-1.

Di babak tambahan, tensi semakin panas. Spanyol kehilangan Pedri akibat cedera pada menit ke-8, tetapi kedalaman skuad Luis de la Fuente terbukti. Pada menit ke-119, Merino menanduk bola hasil umpan Dani Carvajal, menembus gawang Jerman dan memastikan kemenangan 2-1. Wasit Anthony Taylor sempat meninjau VAR untuk potensi offside, namun gol dinyatakan sah.

Statistik Kunci: Dominasi Spanyol di Lapangan

Meski skor tipis, statistik menunjukkan Spanyol lebih efektif. Penguasaan bola mencapai 55% berbanding 45% untuk Jerman. Spanyol melepaskan 16 tembakan dengan 7 shots on target, sedangkan Jerman mencatat 14 tembakan dan hanya 4 shots on target. Akurasi umpan Spanyol menembus 89%, sementara Jerman 84%. Dari segi pelanggaran, Jerman melakukan 14 foul dan menerima 3 kartu kuning, sementara Spanyol 10 foul dan 2 kartu kuning. Tidak ada kartu merah dalam laga ini, meski beberapa tekel keras sempat memicu ketegangan antar pemain.

Menariknya, Spanyol menciptakan 6 peluang besar (big chances), sedangkan Jerman hanya 3. Kiper Unai Simón mencatat 3 penyelamatan penting, termasuk blok krusial atas tembakan Füllkrug di menit ke-105. Di sisi lain, Neuer melakukan 4 penyelamatan, tetapi harus kebobolan dua gol. Statistik expected goals (xG) juga memihak Spanyol dengan 1.8 berbanding 1.2 milik Jerman.

"Kami tahu ini akan menjadi laga sulit, tetapi para pemain menunjukkan mentalitas juara. Gol Merino adalah hadiah atas kerja keras seluruh tim," ujar pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, dalam konferensi pers usai pertandingan.

Sementara itu, Julian Nagelsmann mengakui keunggulan lawan. "Spanyol lebih efisien dalam memanfaatkan peluang. Kami kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir, dan itu fatal," katanya.

Pemain Kunci: Olmo, Merino, dan Wirtz

Dani Olmo layak menjadi bintang lapangan. Meski tidak masuk starting XI, pemain RB Leipzig itu mencetak satu gol dan menciptakan 3 peluang untuk rekan-rekannya. Ia juga mencatat 2 dribel sukses dan 1 key pass yang berbuah assist. Mikel Merino, yang masuk pada menit ke-80, menjadi pahlawan dengan gol kemenangan di menit ke-119. Ia memenangkan 4 duel udara dan melakukan 2 intersep di lini tengah.

Di kubu Jerman, Florian Wirtz menjadi penyelamat dengan gol penyama kedudukan. Pemain muda Bayer Leverkusen itu mencatat 3 tembakan (2 on target), 4 dribel sukses, dan 87% akurasi umpan. Namun, upayanya tidak cukup membawa Jerman melaju. Kai Havertz juga tampil agresif dengan 4 tembakan, tetapi hanya 1 yang mengarah ke gawang.

Kemenangan ini membuat Spanyol melaju ke semifinal dan akan menghadapi pemenang antara Prancis dan Portugal. Bagi Jerman, Euro 2024 harus berakhir di perempat final, meski mereka tampil sebagai tuan rumah. Spanyol kini mencatat clean sheet? Tidak, karena kebobolan satu gol. Namun, mereka membuktikan diri sebagai salah satu kandidat juara dengan permainan kolektif dan ketajaman di momen krusial.

Laga ini juga menandai akhir karier internasional Toni Kroos, yang pensiun setelah pertandingan. Kroos menerima 1 kartu kuning dan mencatat 102 umpan sukses sepanjang laga, tertinggi di antara pemain Jerman. Namun, ia harus mengakhiri perjalanan tanpa trofi Piala Eropa.

Analisis Taktik: Kemenangan Spanyol atas Disiplin Jerman

Dari kacamata taktik, Spanyol berhasil memanfaatkan kelebaran lapangan. Full-back mereka, Carvajal dan Cucurella, aktif naik membantu serangan. Cucurella mencatat 5 umpan silang dan 3 tekel sukses, meski sempat dianggap handball oleh pendukung Jerman, namun VAR tidak memberi penalti. Sebaliknya, Jerman terlalu bergantung pada serangan sayap, dengan Kimmich dan Raum yang sering mengirim bola ke kotak penalti, tetapi minim penyelesaian akhir.

Perubahan formasi Jerman menjadi 4-4-2 setelah masuknya Füllkrug membuat mereka lebih langsung, tetapi lini tengah Spanyol yang dihuni Rodri dan Fabián Ruiz mampu mengontrol ritme. Rodri menyelesaikan 92 umpan dengan akurasi 94%, menjadikannya jangkar permainan. Sementara itu, Jerman kehilangan kreativitas saat Musiala dijaga ketat oleh Laporte. Musiala hanya mencatat 1 tembakan dan 2 dribel sukses, jauh dari performa biasanya.

Keputusan De la Fuente memasukkan Olmo dan Merino terbukti jitu. Keduanya memberikan dampak langsung. Sebaliknya, Nagelsmann terlambat merespons; ia baru memasukkan Wirtz pada menit ke-80, meski Wirtz langsung mencetak gol. Namun, setelah itu, Jerman kembali kehilangan momentum di perpanjangan waktu.

Dengan hasil ini, Spanyol menjaga rekor tak terkalahkan di Euro 2024. Mereka telah mencetak 9 gol dan kebobolan hanya 2 gol sejauh turnamen. Jerman harus mengubur mimpi juara di depan publik sendiri, mengulang kekecewaan di Piala Dunia 2022. Euro 2024 masih menyisakan drama, dan Spanyol kini berada di jalur juara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User