Skor akhir 3-1 untuk Al Nassr atas Al Shorta dalam lanjutan Liga Champions Asia Elite, namun pertandingan di Stadion Al-Awwal, Riyadh, Kamis dini hari WIB itu nyaris batal digelar. Kick-off sempat ditunda lebih dari satu jam setelah otoritas keamanan mendeteksi adanya rudal di wilayah udara sekitar ibu kota Arab Saudi. Penundaan tersebut membuat starting XI kedua tim menunggu di lorong ganti selama hampir 70 menit sebelum wasit asal Jepang, Yoshimi Yamashita, memberi isyarat pertandingan bisa dilanjutkan.
Jalannya Pertandingan: Ronaldo Buka Keran Gol di Menit ke-23
Begitu bola bergulir, Al Nassr langsung mengambil inisiatif. Formasi 4-2-3-1 yang diterapkan pelatih Stefano Pioli menempatkan Cristiano Ronaldo sebagai ujung tombak tunggal, disokong Sadio Mane dan Angelo Gabriel di sisi sayap. Menit ke-23, Ronaldo melepaskan tendangan kaki kiri dari tepi kotak penalti setelah menerima assist terukur dari Marcelo Brozovic. Bola meluncur deras ke sudut kanan gawang Al Shorta yang dijaga Ahmed Basil. Skor 1-0.
Penguasaan bola Al Nassr pada babak pertama mencapai 64 persen dengan 6 shots on target dari total 11 percobaan. Al Shorta hanya mampu membalas dengan dua tembakan tepat sasaran. Menit ke-38, Mane menggandakan keunggulan melalui sundulan setelah umpan silang Sultan Al Ghannam. Babak pertama ditutup 2-0.
Selebrasi Syal: Pesan Ronaldo untuk Suporter Saudi
Momen paling ikonik terjadi beberapa detik setelah gol pembuka. Ronaldo berlari ke arah tribun utara, mengambil syal berbendera Arab Saudi yang dilempar seorang suporter, lalu mengibarkannya di atas kepala. Gestur tersebut disambut gemuruh 22.000 penonton yang hadir. Aksi itu juga menjadi jawaban atas spekulasi mengenai masa depannya bersama Al Nassr yang sempat mencuat dalam beberapa pekan terakhir.
"Dia pemain yang selalu tahu bagaimana menyentuh hati penggemar. Syal itu bukan sekadar selebrasi, itu komitmen," ujar Stefano Pioli dalam konferensi pers usai laga.
Ronaldo tercatat menorehkan 1 gol, 3 key passes, dan 2 dribel sukses sebelum ditarik keluar pada menit ke-78. Ini menjadi gol ke-12 bagi sang kapten di kompetisi Asia musim ini, memperkokoh posisinya di puncak daftar top skor sementara.
Babak Kedua dan Catatan Statistik
Memasuki paruh kedua, Al Shorta mencoba menekan dengan mengubah formasi menjadi 4-3-3. Hasilnya, mereka memperkecil kedudukan pada menit ke-61 lewat eksekusi penalti setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran tangan Aymeric Laporte di kotak terlarang. Skor menjadi 2-1 dan sempat membuat tensi pertandingan memanas. Tiga kartu kuning dikeluarkan wasit dalam rentang 15 menit, masing-masing untuk Ali Al Bulayhi, Hussein Ali, dan Brozovic.
Al Nassr akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-84 melalui gol Talisca yang masuk sebagai pemain pengganti. Total, Al Nassr mencatatkan 18 tembakan, 8 di antaranya on target, akurasi umpan 89 persen, dan 9 peluang bersih. Al Shorta hanya menghasilkan 7 tembakan dengan 3 on target serta penguasaan bola 36 persen. Kiper Ahmed Basil melakukan 5 penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang satu lawan satu Mane di menit ke-72.
Dengan tambahan tiga poin ini, Al Nassr mengoleksi 16 poin dari enam pertandingan dan memuncaki klasemen Grup B. Mereka unggul empat poin atas Al Ain yang baru bermain lima kali. Sementara Al Shorta tertahan di posisi ketiga dengan 6 poin dan terancam tersingkir jika gagal menang di dua laga tersisa.
Yang menarik, penundaan akibat rudal bukan pertama kali terjadi di kompetisi Asia musim ini. Dua laga sebelumnya di wilayah yang sama juga mengalami keterlambatan serupa. AFC dikabarkan tengah mengevaluasi protokol keamanan, termasuk kemungkinan memindahkan venue pertandingan ke negara netral apabila situasi keamanan tidak membaik.
Bagi Al Nassr, fokus berikutnya adalah laga tandang melawan Al Gharafa pada pekan depan. Pioli mengonfirmasi bahwa Ronaldo dalam kondisi bugar meski sempat mendapat perawatan ringan di pergelangan kakinya. "Kami akan rotasi pemain. Jadwal padat butuh manajemen fisik yang cermat," tambahnya. Jika mampu mempertahankan tren clean sheet kedua di laga tandang, Al Nassr berpeluang besar mengunci tiket ke babak gugur lebih cepat. Dan syal Saudi yang berkibar di Riyadh malam itu akan terus menjadi simbol kebangkitan klub di pentas Asia.
Comments (0)