Oct 12, 2026
Olahraga

Resky Yusuf dan Bintang Sukma Siap Tempur di IM4AC Mandalika

Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi medan pertempuran bagi para pembalap muda berbakat Asia. Pada gelaran Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 seri keempat, dua pembalap binaan A...

Resky Yusuf dan Bintang Sukma Siap Tempur di IM4AC Mandalika

Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi medan pertempuran bagi para pembalap muda berbakat Asia. Pada gelaran Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 seri keempat, dua pembalap binaan Astra Honda Motor, Resky Yusuf dengan nomor start #22 dan Bintang Pranata Sukma dengan nomor start #3, dipastikan turun berlaga. Sirkuit sepanjang 4,3 kilometer yang terletak di Nusa Tenggara Barat ini akan menjadi saksi duel sengit para rider muda pada 9 hingga 11 Oktober 2026 mendatang.

Kehadiran kedua nama tersebut bukan tanpa alasan. Resky Yusuf dan Bintang Pranata Sukma merupakan produk pembinaan yang telah melalui berbagai tahapan seleksi ketat di ajang balap nasional. Keduanya kini berpeluang mengukir nama di panggung internasional, bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik dari berbagai negara Asia yang memiliki karakter sirkuit dan gaya balap berbeda-beda.

Profil Pembalap dan Nomor Start

Resky Yusuf, yang menggunakan nomor start #22, dikenal memiliki gaya balap agresif saat memasuki tikungan. Karakter tersebut cocok dengan layout Mandalika yang memiliki beberapa titik pengereman tajam, seperti pada tikungan 1 dan tikungan 10. Sementara itu, Bintang Pranata Sukma dengan nomor start #3 dikenal lebih tenang dalam mengatur ritme balapan, sering kali mampu menjaga konsistensi waktu putaran dari awal hingga akhir lomba.

Kombinasi dua karakter berbeda ini menjadi kekuatan tersendiri bagi tim binaan Astra Honda Motor. Dalam format balap Moto4, konsistensi menjadi kunci utama karena selisih waktu putaran antar pembalap biasanya sangat tipis. Data dari seri-seri sebelumnya menunjukkan bahwa rata-rata selisih waktu antar posisi di sepuluh besar sering kali di bawah 0,5 detik per putaran.

Tantangan Sirkuit Mandalika

Mandalika International Circuit memiliki 17 tikungan dengan kombinasi tikungan cepat dan lambat, serta trek lurus panjang yang membutuhkan power maksimal dari mesin Moto4. Suhu aspal yang bisa mencapai 50 derajat Celsius pada siang hari menjadi faktor tambahan yang menguji daya tahan fisik para pembalap. Penguasaan bola tidak berlaku di sini, melainkan penguasaan garis balap atau racing line yang presisi.

Pada seri sebelumnya, tercatat beberapa pembalap mengalami kesulitan di sektor ketiga sirkuit, terutama pada tikungan 11 hingga 13 yang memiliki elevasi berubah. Kemampuan membaca trek dan menyesuaikan titik pengereman menjadi pembeda antara pembalap yang finis di podium dan yang tertinggal di posisi tengah. Baik Resky maupun Bintang dituntut mampu beradaptasi cepat sejak sesi latihan bebas pertama.

Persiapan Menuju Seri Keempat

Menjelang seri keempat ini, kedua pembalap menjalani program latihan intensif, termasuk simulasi balapan dengan kondisi cuaca panas dan latihan fisik untuk menjaga fokus selama 15 hingga 18 putaran. Tim teknis juga melakukan penyetelan ulang pada suspensi dan rasio transmisi agar sesuai dengan karakter tikungan Mandalika.

Dalam balap Moto4 Asia Cup, faktor start atau holeshot sangat krusial. Pembalap yang gagal menjaga posisi di tikungan pertama biasanya harus bekerja ekstra keras untuk menyalip, terutama karena lebar lintasan terbatas. Strategi pit stop tidak berlaku, sehingga seluruh pertarungan terjadi murni di atas lintasan selama balapan berlangsung.

Jika melihat statistik seri ketiga, rata-rata kecepatan tertinggi pembalap Moto4 berada di kisaran 180 km/jam, dengan waktu putaran terbaik mendekati 1 menit 45 detik. Catatan tersebut menjadi acuan bagi tim untuk menetapkan target waktu putaran di setiap sesi kualifikasi.

Dukungan Penuh untuk Pembalap Muda

Astra Honda Motor sebagai pembina terus memberikan dukungan menyeluruh, mulai dari teknis, strategi, hingga pendampingan mental. Program pembinaan ini bertujuan mencetak regenerasi pembalap nasional yang mampu bersaing di level Asia, bahkan dunia. Keikutsertaan Resky Yusuf dan Bintang Pranata Sukma di IM4AC 2026 menjadi bukti nyata komitmen tersebut.

Balapan di Mandalika nanti diprediksi berlangsung ketat. Dengan format balap yang menuntut konsistensi, kedua pembalap binaan Astra Honda Motor berpeluang besar finis di posisi terdepan, asalkan mampu menghindari kesalahan kecil yang bisa berujung pada kehilangan waktu berharga. Sirkuit Mandalika akan menjadi panggung pembuktian bagi talenta muda Indonesia di kancah Asia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User