Oct 13, 2026
Olahraga

Persija Hancurkan PSIM 4-0 di Bantul, Pesta Gol Macan Kemayoran

Skor akhir 4-0 menjadi bukti ketajaman Persija Jakarta saat menundukkan tuan rumah PSIM Yogyakarta pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026) sor...

Persija Hancurkan PSIM 4-0 di Bantul, Pesta Gol Macan Kemayoran

Skor akhir 4-0 menjadi bukti ketajaman Persija Jakarta saat menundukkan tuan rumah PSIM Yogyakarta pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026) sore WIB. Empat gol tanpa balas membuat Macan Kemayoran pulang dengan clean sheet sekaligus modal berharga menatap pekan-pekan berikutnya. Bagi PSIM, kekalahan ini menjadi luka dalam di hadapan pendukung sendiri.

Jalannya Pertandingan: Dominasi Sejak Menit Awal

Sejak kick-off, Persija langsung mengambil inisiatif menyerang. Formasi 4-3-3 yang diusung pelatih terlihat efektif menekan lini belakang PSIM. Penguasaan bola Persija mencapai 62 persen di babak pertama, dengan 7 shots on target berbanding hanya 2 milik tuan rumah. Menit ke-12, sepakan kaki kanan dari luar kotak penalti hampir membuka keunggulan, namun masih membentur tiang gawang.

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-23. Berawal dari umpan terobosan di sisi kanan, striker Persija melepaskan tendangan mendatar yang tak mampu dijangkau kiper PSIM. 1-0 untuk tamu. Keunggulan itu membuat tempo permainan semakin cepat. PSIM mencoba merespons lewat serangan balik cepat, tetapi garis pertahanan Persija yang dikawal duo bek tengah tampil disiplin dan rapat.

Menit ke-38, Persija menggandakan keunggulan melalui skema bola mati. Tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan PSIM disundul keras ke sudut kanan gawang. 2-0 bertahan hingga turun minum. Statistik babak pertama mencatat Persija unggul dalam expected goals maupun duel udara, sementara PSIM kesulitan menembus sepertiga akhir lapangan.

Babak Kedua: Pesta Gol dan Rotasi Pemain

Memasuki babak kedua, PSIM mencoba menaikkan garis pertahanan dan bermain lebih agresif. Namun justru Persija yang menambah gol pada menit ke-57. Serangan cepat tiga lawan dua berakhir dengan umpan silang rendah yang diselesaikan lewat first-time shot. Skor berubah 3-0. Pelatih Persija kemudian melakukan rotasi, memasukkan pemain muda untuk menjaga intensitas.

Menit ke-74, gol keempat tercipta lewat titik penalti setelah wasit meninjau insiden di kotak terlarang melalui VAR. Eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang, 4-0. Hingga peluit panjang berbunyi, PSIM hanya mampu melepaskan 4 shots on target dari total 11 percobaan. Persija menutup laga dengan 18 total shots, 10 di antaranya tepat sasaran, serta 8 kartu kuning terbagi untuk kedua tim — sebuah laga yang tetap panas meski skor timpang.

Menariknya, dua dari empat gol Persija lahir dari skema set-piece, menunjukkan variasi serangan yang tidak hanya bergantung pada permainan terbuka. Sementara lini tengah Persija mencatatkan 89 persen akurasi passing, angka yang mencerminkan penguasaan ritme pertandingan sepanjang 90 menit.

Respon dan Dampak di Klasemen

"Kami bermain dengan disiplin dan sabar. Empat gol adalah hasil dari kerja kolektif, bukan individu," ujar pelatih Persija dalam sesi konferensi pers usai laga.

Kemenangan ini membuat Persija mengoleksi poin penuh di pekan keempat dan menjaga tren positif. Sebaliknya, PSIM harus segera melakukan evaluasi, terutama dalam transisi bertahan dan efektivitas serangan. Lini belakang mereka tercatat kalah dalam 12 duel udara dari 18 percobaan, sebuah catatan yang wajib diperbaiki jika ingin bangkit di pekan berikutnya.

Usai laga, para pemain Persija melakukan penghormatan kepada suporter yang hadir langsung di Stadion Sultan Agung. Momen tersebut menjadi penutup manis atas penampilan dominan di kandang lawan — sebuah pesan bahwa Macan Kemayoran siap bersaing di jalur juara musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User