Oct 21, 2026
Olahraga

Persib Tertinggal 5 Poin, Dominasi Maung Bandung Diuji

Skor akhir pekan ini kembali menempatkan Persib Bandung di posisi kedua klasemen Super League 2026/2027 dengan koleksi 34 poin, tertinggal lima angka dari Persija Jakarta yang memuncaki tabel dengan 3...

Persib Tertinggal 5 Poin, Dominasi Maung Bandung Diuji

Skor akhir pekan ini kembali menempatkan Persib Bandung di posisi kedua klasemen Super League 2026/2027 dengan koleksi 34 poin, tertinggal lima angka dari Persija Jakarta yang memuncaki tabel dengan 39 poin. Selisih ini menjadi yang terbesar sejak musim 2023, memicu pertanyaan besar: apakah dominasi Maung Bandung selama beberapa musim terakhir mulai retak?

Pertandingan terakhir Persib berakhir 1-1 melawan Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Menit ke-23, David da Silva melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti setelah memanfaatkan assist Ciro Alves. Namun, keunggulan itu sirna pada menit ke-67 ketika Privat Mbarga menyamakan kedudukan lewat serangan balik cepat. Penguasaan bola Persib mencapai 58 persen, dengan 7 shots on target dari 15 percobaan, tetapi penyelesaian akhir tetap menjadi masalah.

Analisis Babak Pertama: Taktik Bojan Hodak Mulai Terbaca

Formasi 4-3-3 yang diusung pelatih Bojan Hodak tampak dominan di babak pertama. Starting XI Persib menempatkan Marc Klok sebagai gelandang jangkar, diapit Beckham Putra dan Rachmat Irianto. Tekanan tinggi yang diterapkan sempat membuat Bali United keluar dari pola, terlihat dari 3 kartu kuning yang dikantongi lini tengah lawan sebelum menit ke-40. Namun, efektivitas serangan menurun drastis setelah umpan-umpan pendek di sepertiga akhir kerap terputus. Statistik menunjukkan Persib hanya menciptakan 2 peluang emas dari 9 tembakan di paruh pertama.

Bali United sendiri bermain disiplin dengan formasi 5-4-1, memaksa Persib melebar ke sisi sayang. Bek sayap Persib, Ardi Idrus dan Kakang Rudianto, beberapa kali terlambat turun membantu pertahanan, membuka ruang bagi serangan balik lawan. Menit ke-45+2, hampir saja Persib tertinggal andai tendangan Mbarga tidak membentur tiang gawang. Wasit juga sempat meninjau insiden offside melalui VAR, tetapi tidak mengubah keputusan.

Babak Kedua: Konsentrasi Terpecah dan Clean Sheet Hilang

Memasuki babak kedua, intensitas Persib menurun. Penguasaan bola turun menjadi 52 persen, dan akurasi umpan menurun dari 87 persen menjadi 79 persen. Menit ke-67 menjadi titik balik: umpan terobosan Mbarga tak terantisipasi oleh Nick Kuipers, dan penyerang asal Kamerun itu menaklukkan Kevin Mendoza dengan tenang. Gol tersebut menjadi clean sheet pertama yang hilang bagi Persib dalam lima laga terakhir.

Bojan Hodak merespons dengan memasukkan Ezra Walian dan Febri Hariyadi pada menit ke-70. Perubahan itu menambah daya gedor, tetapi eksekusi tetap tumpul. Hingga menit ke-90+4, Persib hanya menambah 1 shots on target.

"Kami kehilangan dua poin berharga di kandang. Secara statistik kami unggul, tetapi sepak bola dinilai dari gol, bukan penguasaan bola," ujar Hodak dalam konferensi pers usai laga.

Di sisi lain, Persija Jakarta justru tampil konsisten. Macan Kemayoran menang 3-0 atas PSM Makassar pada laga yang sama, dengan hat-trick Marko Simic dalam rentang 21 menit (menit ke-12, 28, dan 33). Kemenangan itu membuat Persija mengoleksi 39 poin, unggul lima dari Persib, sekaligus mencatatkan 4 clean sheet beruntun. Riko Simanjuntak menyumbang dua assist, menegaskan lini serang Persija sedang dalam performa terbaik.

Peta Persaingan: Masihkah Dominasi Maung Bandung Berlanjut?

Secara historis, Persib memang kerap mendominasi klasemen paruh musim. Pada musim 2024/2025, mereka unggul delapan poin dari pesaing terdekat. Namun, musim ini tren berubah. Dari 15 laga, Persib mencatat 10 kemenangan, 4 imbang, dan 1 kekalahan, dengan total 31 gol dan 14 kebobolan. Persija lebih produktif dengan 36 gol dan hanya 9 kebobolan.

Selisih lima poin tentu belum menutup peluang. Jadwal lima laga ke depan akan menjadi penentu. Persib akan menghadapi Persebaya, Arema FC, dan Persija dalam rentang empat pekan. Duel langsung melawan Persija pada pekan ke-20 menjadi laga krusial: kemenangan bisa memangkas jarak menjadi dua poin, sementara kekalahan membuat langkah Persija semakin sulit dikejar.

Faktor kebugaran juga menjadi sorotan. Rata-rata usia starting XI Persib saat ini 28,7 tahun, lebih tua dibanding Persija yang 26,1 tahun. Rotasi pemain akan sangat menentukan, terutama dengan padatnya jadwal kompetisi dan Piala Indonesia. Bojan Hodak dituntut segera menemukan racikan terbaik di lini tengah agar dominasi Maung Bandung tidak benar-benar habis musim ini.

Statistik kunci: Persib 34 poin (10-4-1), 31 gol, 14 kebobolan. Persija 39 poin (12-3-0), 36 gol, 9 kebobolan. Selisih lima poin, dengan satu laga langsung masih tersisa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User