Persib Putri Kampiun Liga 1 Putri 2019 usai Bekuk Tira-Kabo Kartini 3-1
Skor akhir 3-1! Persib Putri resmi mengangkat trofi Liga 1 Putri 2019 setelah menaklukkan PS Tira-Kabo Kartini pada leg kedua partai final di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12/2019). Go...
Skor akhir 3-1! Persib Putri resmi mengangkat trofi Liga 1 Putri 2019 setelah menaklukkan PS Tira-Kabo Kartini pada leg kedua partai final di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/12/2019). Gol-gol yang lahir di kedua babak memastikan Maung Bandung menutup musim kompetisi kasta tertinggi sepak bola putri Tanah Air ini dengan status tim terbaik, disaksikan ribuan suporter yang memadati tribun sejak sore hari.
Ini adalah kemenangan yang dibangun lewat dominasi menyeluruh. Persib Putri mencatatkan penguasaan bola 57 persen berbanding 43 persen, melepaskan 8 shots on target dari 14 total percobaan, sementara Tira-Kabo Kartini hanya mampu membukukan 3 tembakan tepat sasaran dari 9 usaha. Angka itu mencerminkan jalannya laga: satu tim bermain menyerang dengan struktur, satu tim lain bertahan dan berharap pada serangan balik.
Babak Pertama: Tekanan Sejak Menit Awal
Pelatih Persib Putri menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3 yang agresif, menempatkan Pani Tri Oktavianti sebagai gelandang box-to-box di tengah. Hasilnya langsung terlihat. Menit ke-17, gawang Tira-Kabo Kartini bergetar untuk pertama kalinya. Pani melepaskan umpan terobosan membelah dua bek tengah lawan, dan sang penyerang yang lolos dari jebakan offside tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper sebelum menceploskan bola ke pojok kanan bawah. 1-0 untuk Persib Putri.
Tira-Kabo Kartini bukan tanpa perlawanan. Tim berjuluk Kartini itu merespons lewat skema serangan balik cepat di sisi kiri pertahanan Persib. Menit ke-36, kesalahan antisipasi bola silang berbuah petaka — sundulan penyerang Tira-Kabo menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang ini bertahan hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, meski Persib sempat mengklaim penalti pada menit ke-41 yang ditolak wasit.
Babak Kedua: Dua Gol Penentu Mahkota
Interval 15 menit mengubah segalanya. Persib Putri keluar dari ruang ganti dengan intensitas pressing yang lebih tinggi, dan Tira-Kabo Kartini mulai kehilangan bentuk permainan. Menit ke-58, gol yang dinanti akhirnya tiba. Berawal dari sepak pojok, kemelut di depan gawang dimaksimalkan menjadi gol kedua Persib — 2-1, dan Stadion Pakansari bergemuruh.
Drama sempat muncul pada menit ke-72 ketika Tira-Kabo mencetak gol yang dianulir setelah konsultasi wasit — sang penyerang terjebak offside beberapa langkah sebelum menerima umpan. Keputusan itu memupus momentum kebangkitan lawan. Dan pada menit ke-84, hukuman atas keputusan itu datang: serangan balik tiga sentuhan Persib diakhiri penyelesaian dingin dari luar kotak penalti. 3-1. Gelar juara praktis terkunci.
Pani Tri Oktavianti: Jenderal di Lini Tengah
Satu nama layak mendapat sorotan khusus: Pani Tri Oktavianti. Gelandang enerjik ini menjadi motor permainan Persib sepanjang 90 menit. Satu assist untuk gol pembuka hanyalah sebagian kecil dari kontribusinya — Pani tercatat memenangkan mayoritas duel udara di area tengah, berulang kali lolos dari kawalan ketat pemain Tira-Kabo Kartini, dan mendikte tempo permainan dengan distribusi bola yang cerdas ke kedua sayap.
Pergerakannya tanpa bola juga krusial. Setiap kali Tira-Kabo mencoba membangun serangan dari belakang, Pani selalu menjadi pemain pertama yang melakukan pressing, memaksa lawan melakukan kesalahan umpan. Penampilan komplet seperti ini yang membuatnya layak menyandang predikat pemain terbaik di laga final.
Statistik Akhir dan Pesta Juara
Angka-angka akhir memperlihatkan betapa layaknya Persib Putri menjadi juara. Selain dominasi penguasaan bola dan shots on target, Persib unggul sepak pojok 6 berbanding 2, serta mencatatkan akurasi umpan yang jauh lebih rapi. Wasit mengeluarkan total 5 kartu kuning — 2 untuk Persib, 3 untuk Tira-Kabo — tanpa satu pun kartu merah pada laga yang berjalan keras namun sportif ini.
Kami datang ke sini dengan satu target, dan para pemain mengeksekusinya dengan sempurna. Ini hasil kerja keras sepanjang musim, bukan kebetulan, ujar sang pelatih kepala Persib Putri seusai laga.
Saat peluit panjang berbunyi, seluruh pemain dan staf pelatih Persib Putri berhamburan ke lapangan. Trofi Liga 1 Putri 2019 akhirnya resmi menjadi milik Bandung. Bagi Tira-Kabo Kartini, kekalahan ini pahit, tetapi perjalanan mereka hingga partai puncak tetap layak diapresiasi. Bagi Persib, malam di Pakansari ini akan dikenang sebagai malam ketika sepak bola putri Jawa Barat berdiri di puncak Indonesia.
Comments (0)