Persib Singkirkan Persija di Semifinal, Mariano Peralta Ikut Berselebrasi
Skor akhir 2-1 untuk Persib Bandung! Maung Bandung memastikan satu tempat di final Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dalam duel semifinal yang berjalan panas di ...
Skor akhir 2-1 untuk Persib Bandung! Maung Bandung memastikan satu tempat di final Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dalam duel semifinal yang berjalan panas di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026) malam WITA. Dua gol krusial dari lini depan Persib hanya mampu dibalas sekali oleh Macan Kemayoran, dan peluit panjang wasit disambut gemuruh puluhan ribu Bobotoh yang memadati tribun. Di tengah euforia tersebut, sosok Mariano Peralta mencuri sorotan kamera — gelandang asal Argentina itu larut dalam selebrasi dan ikut berfoto bersama para pemain Persib di atas rumput I Wayan Dipta.
Pertandingan baru berjalan menit ke-23 ketika stadion meledak untuk pertama kalinya. Beckham Putra Nugraha melepaskan umpan terobosan yang membelah dua bek tengah Persija, dan Ciro Alves menyambutnya dengan sentuhan pertama yang tenang sebelum melepaskan tendangan mendatar ke sudut jauh gawang. 1-0 untuk Persib. Gol itu menjadi bukti efektivitas skema serangan balik yang diusung Maung Bandung sejak kick-off.
Babak Pertama: Persib Efisien, Persija Menggebu
Dari segi penguasaan bola, Persija sebenarnya tampil lebih dominan pada 45 menit pertama dengan mencatatkan 56 persen berbanding 44 persen milik Persib. Namun dominasi itu tidak berbanding lurus dengan efektivitas. Macan Kemayoran hanya mampu melepaskan dua shots on target dari tujuh percobaan, sementara Persib yang bermain lebih direct justru mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran dari lima peluang.
Persija mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan Riko Simanjuntak beroperasi di sisi kanan serangan. Beberapa kali kecepatannya merepotkan lini pertahanan Persib, termasuk satu momen berbahaya menit ke-38 ketika umpan silangnya disundul tipis di atas mistar. Persib sendiri tampil disiplin dalam blok 4-3-3 yang bertransformasi menjadi 4-5-1 saat bertahan, dengan Marc Klok menjadi jangkar di depan empat bek sejajar.
Babak Kedua: Gol Penentu dan Drama Akhir Laga
Memasuki interval kedua, Persib menggandakan keunggulan pada menit ke-67. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Beckham Putra, bola muntah hasil halauan bek Persija jatuh di kaki David da Silva yang tanpa ampun menyambarnya dari jarak dekat. 2-0, dan Persib seolah sudah menggenggam tiket final dengan satu tangan.
Namun Persija menolak menyerah. Menit ke-78, Riko Simanjuntak memperkecil kedudukan menjadi 2-1 lewat tendangan keras dari dalam kotak penalti setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang. Gol itu menghidupkan kembali laga: sepuluh menit akhir plus enam menit injury time menjadi periode yang menegangkan. Persija bahkan sempat menjebol gawang Persib pada menit ke-90+2, tetapi wasit menganulirnya setelah tinjauan VAR menunjukkan posisi offside tipis pada penyerang Macan Kemayoran.
Hingga peluit panjang, skor 2-1 bertahan. Statistik akhir mencatat penguasaan bola 52-48 persen untuk Persija, tetapi Persib unggul dalam shots on target 6 berbanding 4 — gambaran laga yang dimenangi lewat efisiensi, bukan dominasi. Wasit juga mengeluarkan total lima kartu kuning, tiga untuk Persija dan dua untuk Persib, mencerminkan tingginya intensitas duel klasik ini.
"Kami tahu pertandingan ini akan berat. Para pemain menunjukkan karakter, bertahan sebagai tim, dan klinis saat peluang datang. Sekarang fokus kami sepenuhnya ke final," ujar pelatih Persib seusai laga.
Peralta Larut dalam Euforia Maung Bandung
Momen menarik tersaji seusai peluit panjang. Mariano Peralta terlihat bergabung dengan skuad Persib dalam sesi foto bersama di atas lapangan I Wayan Dipta. Pemain asal Argentina itu tersenyum lebar di tengah barisan penggawa Maung Bandung, dengan latar tribun yang masih dipenuhi Bobotoh yang bernyanyi. Potret kebersamaan itu dengan cepat menyebar dan menjadi simbol soliditas tim yang baru saja melewati ujian berat melawan rival terbesarnya.
Bagi Persib, kemenangan ini berarti satu langkah lagi menuju trofi Piala Presiden 2026. Partai final menanti, dan dengan modal mentalitas yang ditunjukkan di Gianyar — plus kebersamaan yang tercermin dari selebrasi Peralta dan kolega — Maung Bandung layak diunggulkan mengangkat piala di akhir turnamen.
Comments (0)