Argentina Lolos Semifinal Usai Taklukkan Swiss 2-1 di Extra Time
Skor akhir 2-1! Argentina memastikan tiket semifinal Piala Dunia 2026 melalui drama babak tambahan yang memanas di Kansas City, Missouri, Sabtu (11/7/2026) waktu setempat. Albiceleste harus bekerja ek...
Skor akhir 2-1! Argentina memastikan tiket semifinal Piala Dunia 2026 melalui drama babak tambahan yang memanas di Kansas City, Missouri, Sabtu (11/7/2026) waktu setempat. Albiceleste harus bekerja ekstra keras untuk membongkar pertahanan baja Swiss yang baru runtuh setelah La Nati kehilangan Breel Embolo akibat kartu merah di penghujung babak kedua. Gol kemenangan yang dicetak Julian Alvarez pada menit ke-109 menjadi penutup manis atas 120 menit pertarungan taktis yang sengit.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Starting XI Argentina yang diturunkan dengan formasi 4-3-3 langsung mengambil alih penguasaan bola sejak wasit Joao Pinheiro meniup peluit panjang. Namun, Swiss yang memilih setup 3-4-2-1 dengan low block yang kompak justru menciptakan ancaman pertama yang berbuah gol. Menit ke-41, serangan balik cepat dari lini tengah berhasil dieksploitasi Zeki Amdouni. Setelah menerima umpan terobosan dari Granit Xhaka, Amdouni melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut kanan gawang Emiliano Martinez. Swiss unggul 1-0 dan memaksa Argentina mengubah rencana permainan.
Di sisa babak pertama, Argentina meningkatkan intensitas pressing. Lionel Messi dan Angel Di Maria terus menyusup dari sayap, namun back three Swiss dengan penjagaan ketat terhadap Lautaro Martinez membuat tim Tango kesulitan menembus kotak final. Statistik mencatat penguasaan bola Argentina mencapai 58 persen dengan empat shots on target sebelum jeda, namun keunggulan satu gol tetap bertahan hingga turun minum.
Tekanan Membara dan Momen Kartu Merah
Masuk babak kedua, pelatih Argentina melakukan rotasi taktis dengan memasukkan Julian Alvarez untuk memperkuat lini serang. Tekanan terus mengalir deras ke gawang Yann Sommer. Baru menit ke-78, Argentina berhasil menyamakan kedudukan. Messi yang menjelajah ke tengah mengirimkan umpan lambung manis ke kotak penalti, disambut sundulan Lautaro Martinez yang membobol gawang Swiss. Skor imbang 1-1 dan momentum sepenuhnya berpihak pada juara bertahan.
Nasib Swiss semakin runyam pada menit ke-86. Breel Embolo yang terlibat duel fisik di lini tengah mendapatkan kartu merah langsung dari wasit asal Portugal, Joao Pinheiro, setelah VAR meninjau kembali insiden tersebut. Keputusan kontroversial itu membuat Swiss harus menutup lini pertahanan dengan 10 pemain di sisa waktu normal plus 30 menit extra time. Embolo terpaksa meninggalkan lapangan dengan ekspresi kecewa, sementara Argentina langsung menggandakan tekanan lewat sayap kiri dan kanan.
Meski unggul jumlah pemain, Argentina kesulitan menciptakan celah signifikan karena Swiss memperketat barikade dengan formasi 5-3-1. Lautaro Martinez mencatat dua shots on target tambahan di babak kedua, namun kiper Sommer tampil gemilang dengan penyelamatan krusial. Wasit kemudian menambahkan enam menit injury time, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang babak kedua berbunyi. Laga pun berlanjut ke babak tambahan dengan skor 1-1.
Extra Time: Julian Alvarez Jadi Pahlawan Albiceleste
Memasuki babak tambahan pertama, Argentina langsung menurunkan tempo penguasaan bola untuk membuka ruang di antara barisan pertahanan Swiss yang mulai menurun fisiknya. Menit ke-109, sebuah serangan kombinasi cepat di sisi kanan lapangan berhasil dimanfaatkan. Messi yang menerima umpan dari Enzo Fernandez langsung mengirimkan through ball tajam ke dalam kotak penalti, di mana Julian Alvarez menyambutnya dengan tembakan first-time yang melesat ke gawang. Sommer tak berdaya dan skor akhir 2-1 untuk Argentina.
Gol tersebut sekaligus mematahkan semangat Swiss yang sejak kehilangan Embolo sudah bermain dengan stamina terbatas. Di sisa waktu extra time, Argentina mengontrol penguasaan bola hingga 62 persen dan menciptakan dua peluang berbahaya tambahan melalui tikakan Alexis Mac Allister dari luar kotak penalti. Swiss hanya mampu membalas dengan satu serangan balik yang dengan mudah diantisipasi bek Argentina.
Statistik akhir pertandingan menunjukkan dominasi Argentina dengan penguasaan bola 58 persen, delapan shots on target dari total 16 tembakan, serta akurasi umpan 87 persen. Sementara Swiss mencatatkan tiga shots on target dan harus puas tersingkir di perempat final usai tampil heroik selama 120 menit. Kemenangan ini memastikan Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 dengan catatan tak terkalahkan, sementara perjalanan Swiss harus terhenti di tangan sang juara bertahan.
Comments (0)