Oct 10, 2026
Olahraga

Ole Romeny Cetak Gol, Indonesia Tundukkan Singapura di ASEAN Cup 2026

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Timnas Indonesia atas Singapura pada matchday Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Striker Ole Romeny menjadi pemb...

Ole Romeny Cetak Gol, Indonesia Tundukkan Singapura di ASEAN Cup 2026

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Timnas Indonesia atas Singapura pada matchday Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Striker Ole Romeny menjadi pembeda lewat golnya di menit ke-63, memecah kebuntuan setelah kedua tim saling berbagi penguasaan bola sepanjang babak pertama.

Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Indonesia membuat Romeny bergerak lebar ke kanan, menarik bek tengah Singapura keluar dari posisi. Starting XI tuan rumah menekan tinggi, sementara Singapura memilih bertahan dalam blok 5-4-1 dan mengandalkan serangan balik cepat.

Babak Pertama: Dominasi Tanpa Penyelesaian

Statistik babak pertama menunjukkan Indonesia menguasai bola hingga 61 persen dengan empat shots on target, tetapi belum ada gol tercipta. Menit ke-14, Romeny menerima umpan terobosan di sisi kiri kotak penalti, melepaskan tendangan mendatar yang masih bisa ditepis kiper Singapura. Tiga menit berselang, sepakan voli dari luar kotak penalti membentur tiang gawang.

Singapura nyaris mencuri gol lewat skema serangan balik di menit ke-31. Sebuah umpan panjang ke ruang kosong di belakang bek kanan Indonesia berujung tembakan, namun wasit mengangkat bendera karena offside setelah pengecekan VAR. Hingga turun minum, kedudukan tetap imbang tanpa gol, dengan Singapura mencatatkan dua kartu kuning akibat pelanggaran taktis menghentikan transisi Indonesia.

Babak Kedua: Romeny Pecah Kebuntuan

Memasuki babak kedua, Indonesia meningkatkan intensitas pressing. Assist datang dari umpan silang rendah gelandang sayap kanan di menit ke-63. Romeny yang berdiri di tiang dekat menyambut bola dengan sentuhan pertama terkontrol, lalu melepaskan tendangan kaki kiri ke sudut jauh gawang. Kiper Singapura tidak berkutik. Gol itu membuat Stadion Utama Gelora Bung Karno meledak.

Keunggulan 1-0 membuat Singapura keluar dari cangkangnya. Mereka mengubah formasi menjadi 4-4-2 dan menaikkan garis pertahanan. Hasilnya, gol penyama kedudukan lahir di menit ke-74 melalui sundulan pemain pengganti setelah kemelut di depan gawang. Skor 1-1 bertahan hanya tujuh menit.

Menit ke-81, Indonesia kembali unggul lewat eksekusi penalti setelah Romeny dijatuhkan di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau ulang insiden melalui VAR. Gelandang Indonesia menuntaskan penalti dengan tenang, membawa skor menjadi 2-1 yang bertahan hingga peluit panjang.

Statistik dan Dampak Klasemen

Sepanjang pertandingan, Indonesia mencatatkan penguasaan bola 58 persen, tujuh shots on target dari 15 percobaan, serta sembilan peluang yang diciptakan dari sektor sayap. Singapura hanya memiliki 42 persen penguasaan bola dengan tiga shots on target, meski efektif saat melakukan serangan balik. Romeny sendiri menyelesaikan laga dengan satu gol, satu assist tidak langsung, dan tiga dribel sukses dari lima percobaan.

Kemenangan ini membuat Indonesia mengoleksi enam poin dari dua laga Grup A, sementara Singapura tetap di angka satu poin. Clean sheet gagal diraih tuan rumah, tetapi tiga poin penuh menjadi modal penting menuju laga berikutnya melawan Vietnam.

"Kami tahu Singapura akan bertahan dalam blok rendah. Kami butuh kesabaran dan pergerakan Romeny di ruang sempit," kata pelatih Timnas Indonesia usai laga. "Golnya mengubah dinamika pertandingan. Namun kami masih harus memperbaiki antisipasi bola mati."

Dengan performa ini, Romeny menegaskan posisinya sebagai ujung tombak utama Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026. Kombinasi kecepatan, penyelesaian akhir, dan kemampuan menarik bek lawan menjadikannya ancaman serius bagi pertahanan tim mana pun di Grup A. Jika konsisten, bukan tidak mungkin ia mengejar gelar top scorer turnamen.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User