Oct 12, 2026
Nasional

MotoGP Mandalika Jadi Etalase Budaya Lokal NTB ke Dunia

Penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak hanya menjadi ajang balap internasional, tetapi juga momentum strategis untuk

MotoGP Mandalika Jadi Etalase Budaya Lokal NTB ke Dunia

Penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak hanya menjadi ajang balap internasional, tetapi juga momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal ke panggung dunia. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB, Sinta Agathia Soedjoko, menegaskan bahwa ajang tersebut harus dimanfaatkan sebagai etalase budaya yang mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara dan memperkuat identitas daerah di mata global.

Menurut Sinta, event besar seperti MotoGP membawa dampak berganda bagi perekonomian lokal, terutama bagi pelaku UMKM, perajin, dan seniman. Ia menyebut bahwa antusiasme wisatawan terhadap produk kerajinan khas NTB seperti tenun ikat, mutiara, dan songket terus meningkat seiring dengan tingginya kunjungan saat balapan berlangsung.

"MotoGP ini bukan hanya soal balapan, tetapi ini adalah kesempatan emas untuk memperkenalkan budaya kita ke mata dunia. Setiap perajin dan pelaku UMKM harus siap mengambil peluang ini," ujar Sinta Agathia Soedjoko.

Ia menjelaskan bahwa Dekranasda NTB telah menyiapkan sejumlah program pendampingan bagi perajin agar mampu menghasilkan produk yang sesuai dengan selera pasar internasional, baik dari segi desain maupun kualitas kemasan.

Kronologi dan Strategi Pengenalan Budaya

Berikut sejumlah tahapan dan langkah yang dilakukan dalam memanfaatkan momentum MotoGP untuk pengenalan budaya lokal:

  1. Perencanaan dan Koordinasi: Dekranasda NTB bersama pemerintah daerah menyusun program promosi budaya yang melibatkan perajin, pelaku UMKM, serta komunitas seni setempat.
  2. Pendampingan Perajin: Pelatihan intensif diberikan kepada perajin agar produk kerajinan memiliki daya saing dan relevansi dengan pasar global.
  3. Pameran dan Bazar: Produk khas NTB dipamerkan di area sekitar sirkuit dan sejumlah titik strategis selama gelaran MotoGP.
  4. Pertunjukan Seni Budaya: Tarian tradisional dan musik khas NTB ditampilkan untuk menyambut tamu internasional, memperkuat kesan budaya yang mendalam.
  5. Promosi Digital: Konten budaya lokal disebarkan melalui platform digital agar menjangkau audiens global secara lebih luas.

Dampak Ekonomi dan Peluang UMKM

Sinta menekankan bahwa dampak positif MotoGP tidak hanya dirasakan oleh sektor perhotelan dan transportasi, tetapi juga oleh pelaku industri kreatif. Ia berharap agar momentum ini dapat dijadikan pijakan untuk membangun ekosistem budaya dan ekonomi yang berkelanjutan di NTB.

"Kami ingin budaya NTB tidak hanya dikenal saat MotoGP, tetapi terus melekat di hati wisatawan. Produk kita harus bisa bercerita dan membawa nilai budaya," tambahnya.

Data menunjukkan bahwa ajang MotoGP Mandalika mampu mendatangkan ratusan ribu penonton dari berbagai negara, dengan estimasi perputaran ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal. Hal ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerah secara lebih masif.

Harapan ke Depan

Ke depan, Dekranasda NTB berkomitmen untuk terus mendorong perajin lokal agar mampu berinovasi dan beradaptasi dengan tren pasar internasional. Sinta juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga kualitas produk dan pelayanan agar citra NTB sebagai daerah pariwisata budaya tetap terjaga di mata dunia.

  • Produk kerajinan lokal perlu dijaga kualitas dan keasliannya.
  • Kolaborasi antara pemerintah, perajin, dan pelaku wisata menjadi kunci keberhasilan.
  • Promosi budaya harus berkelanjutan, tidak hanya saat event besar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User