Oct 15, 2026
Olahraga

Mbappe Pimpin Real Madrid Hancurkan Athletic Bilbao di San Mames

Skor akhir 3-0 untuk Real Madrid. Menit ke-90+3, wasit meniup peluit panjang, dan Kylian Mbappe langsung mengangkat kedua tangan ke arah tribun San Mames yang mulai kosong. Penyerang asal Prancis itu ...

Mbappe Pimpin Real Madrid Hancurkan Athletic Bilbao di San Mames

Skor akhir 3-0 untuk Real Madrid. Menit ke-90+3, wasit meniup peluit panjang, dan Kylian Mbappe langsung mengangkat kedua tangan ke arah tribun San Mames yang mulai kosong. Penyerang asal Prancis itu menjadi bintang utama kemenangan Los Blancos atas Athletic Bilbao pada laga La Liga, 3 Desember 2025, dengan kontribusi satu gol dan satu assist dalam 90 menit penuh.

Babak Pertama: Mbappe Buka Kebuntuan Lewat Serangan Balik Kilat

Sejak kick-off, Athletic Bilbao tampil agresif dengan formasi 4-2-3-1. Tuan rumah menekan tinggi dan sempat menguasai bola hingga 58 persen pada 15 menit pertama. Namun, Real Madrid yang menggunakan formasi 4-3-1-2 justru lebih efektif. Menit ke-23, Mbappe melepaskan tendangan kaki kiri dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan terobosan dari Jude Bellingham. Bola meluncur deras ke sudut kanan gawang, tak mampu dijangkau kiper Unai Simon. Skor 1-0 untuk Madrid.

Statistik mencatat, pada babak pertama Madrid hanya memiliki penguasaan bola 44 persen, tetapi menorehkan 4 shots on target dari total 6 percobaan. Athletic Bilbao sendiri kesulitan menembus pertahanan rapat yang dipimpin Antonio Rudiger. Pelatih Athletic, Ernesto Valverde, terlihat gelisah di pinggir lapangan. Menit ke-38, ia menarik gelandang Mikel Vesga dan menggantinya dengan Oihan Sancet untuk menambah daya gedor. Hingga turun minum, tak ada gol tambahan.

Babak Kedua: Assist Cerdas Mbappe dan Gol Penutup Vinicius

Memasuki babak kedua, Madrid mengubah pendekatan. Carlo Ancelotti memasukkan Rodrygo untuk menambah kecepatan di sayap kiri. Menit ke-58, Mbappe nyaris mencetak gol keduanya. Tendangan volinya dari dalam kotak penalti masih membentur mistar gawang. Namun, enam menit berselang, ia berperan sebagai kreator. Umpan silangnya yang terukur dari sisi kanan disambut sundulan Vinicius Junior. Bola masuk ke gawang, skor berubah 2-0.

Menit ke-72, Athletic mencoba bangkit lewat tendangan bebas Inaki Williams. Kiper Thibaut Courtois melakukan penyelamatan penting, menepis bola ke atas mistar. Statistik shots on target Athletic hingga menit ke-75 hanya dua. Madrid justru menambah gol ketiga pada menit ke-81 melalui serangan balik. Mbappe berlari dari tengah lapangan, menarik dua bek, lalu melepaskan umpan kepada Federico Valverde yang mencetak gol dari luar kotak penalti. Skor 3-0 bertahan hingga akhir.

"Mbappe bukan hanya pencetak gol, tapi juga mesin serangan kami. Ia membaca ruang dengan sempurna. Dua kontribusinya malam ini menunjukkan kelasnya sebagai pemain terbaik dunia," kata Carlo Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.

Analisis Taktik: Efisiensi Madrid di Tengah Dominasi Bola Athletic

Secara statistik, Athletic Bilbao unggul dalam penguasaan bola dengan 56 persen berbanding 44 persen. Mereka juga melepaskan 12 percobaan tendangan, tetapi hanya 3 yang mengarah ke gawang. Madrid lebih klinis: 10 percobaan, 6 di antaranya shots on target. Formasi 4-3-1-2 Ancelotti membuat lini tengah Madrid bermain rapat, memaksa Athletic melebar dan mengirim umpan silang yang mudah dibaca Rudiger dan Eder Militao.

Kartu kuning dikeluarkan wasit sebanyak empat kali: dua untuk pemain Athletic (Vivian dan Williams) dan dua untuk pemain Madrid (Camavinga dan Rudiger). Tidak ada kartu merah maupun intervensi VAR yang signifikan. Mbappe sendiri mencatatkan 35 sentuhan, 3 dribel sukses, dan 2 peluang tercipta sepanjang pertandingan. Ia juga membantu pertahanan dengan dua kali merebut bola di area tengah.

Kemenangan ini memperkokoh posisi Real Madrid di puncak klasemen La Liga dengan 42 poin dari 17 laga. Mbappe kini mengoleksi 18 gol dan 7 assist di kompetisi domestik, memimpin daftar top skor sementara. Sementara Athletic Bilbao tertahan di peringkat keenam dengan 28 poin. Los Blancos juga mencatatkan clean sheet kelima dalam enam laga terakhir.

Bagi Mbappe, penampilan di San Mames menjadi bukti adaptasi sempurnanya di musim kedua bersama Madrid. Ia tidak hanya menjadi finisher, tetapi juga pengatur serangan. Menit ke-89, ia ditarik keluar untuk mendapat standing ovation dari fans Madrid yang hadir di stadion. Ancelotti tersenyum lebar, menyadari bahwa penyerang 26 tahun itu adalah kunci perburuan gelar musim ini. Selanjutnya, Madrid akan menjamu Sevilla di Santiago Bernabeu, sementara Athletic bertandang ke markas Real Sociedad dalam derbi Basque yang panas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User