Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas Manchester City pada leg kedua playoff Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB. Kylian Mbappe menjadi bintang utama dengan hat-trick yang membawa Los Blancos melaju ke babak 16 besar dengan agregat 6-3. Pertandingan berjalan dramatis sejak menit awal, dan Bernabeu bergemuruh setiap kali Mbappe menyentuh bola.
Babak Pertama: Mbappe Buka Pesta Gol di Menit ke-4
Menit ke-4, publik tuan rumah sudah bersorak. Mbappe menerima umpan terobosan dari Jude Bellingham, melewati Ruben Dias dengan akselerasi luar biasa, lalu melepaskan tendangan kaki kanan yang tak mampu dijangkau Ederson. Skor 1-0 untuk Madrid. Penguasaan bola Madrid di babak pertama mencapai 58 persen, dengan lima shots on target dari total delapan percobaan. Formasi 4-3-3 yang diterapkan Carlo Ancelotti membuat lini tengah Madrid mendominasi. Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni bekerja keras memutus aliran bola Kevin De Bruyne dan Bernardo Silva.
Menit ke-33, Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini ia memanfaatkan kesalahan umpan Manuel Akanji, mencuri bola di area pertahanan City, dan dengan dingin menaklukkan Ederson untuk kedua kalinya. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Manchester City tampak kehilangan ritme tanpa kehadiran Erling Haaland yang masih cedera. Pep Guardiola memilih formasi 4-2-3-1, namun lini belakang Citizens sering kelabakan menghadapi kecepatan Mbappe dan Vinicius Junior.
Babak Kedua: Hat-trick Mbappe dan Gol Hiburan City
Menit ke-61, stadion kembali meledak. Mbappe menyelesaikan serangan balik cepat Madrid setelah menerima assist dari Vinicius Junior. Tendangan kaki kirinya menghujam sudut kanan gawang Ederson. Hat-trick sempurna bagi penyerang asal Prancis itu. Statistik menunjukkan Mbappe mencatatkan enam shots on target dari tujuh percobaan, plus dua peluang besar yang tercipta. Penguasaan bola Madrid di babak kedua sedikit menurun menjadi 52 persen, tetapi efektivitas serangan tetap mematikan.
Manchester City sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-78 lewat gol Omar Marmoush. Penyerang asal Mesir itu memanfaatkan kemelut di kotak penalti setelah tendangan bebas Phil Foden membentur tiang gawang. Skor berubah 3-1. Meski demikian, City tetap kesulitan menembus rapatnya pertahanan Madrid yang dikawal Antonio Rudiger dan Raul Asencio. Kartu kuning diterima Bernardo Silva pada menit ke-84 setelah melanggar Valverde. Hingga peluit panjang, tidak ada gol tambahan tercipta.
Analisis Taktik: Madrid Lebih Efisien, City Kehilangan Identitas
Data statistik akhir pertandingan mencatat Madrid unggul dalam efektivitas. Meski City mencatat 48 persen penguasaan bola dan 12 percobaan tendangan, hanya tiga yang mengarah ke gawang. Madrid dengan 12 shots on target dari 18 percobaan jauh lebih klinis. Clean sheet tidak diraih Madrid, tetapi kemenangan agregat 6-3 sudah cukup membuktikan superioritas mereka. Mbappe kini mengoleksi tujuh gol di fase gugur Liga Champions musim ini.
"Kylian menunjukkan kelasnya sebagai pemain dunia. Hat-trick ini bukan kebetulan, dia bekerja sangat keras. Kami bermain sebagai tim yang solid, dan hasilnya terlihat," ujar Carlo Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.
Sementara itu, Pep Guardiola mengakui keunggulan lawan. "Kami kalah dari tim yang lebih efektif. Madrid menghukum setiap kesalahan kami. Ini pelajaran berharga," kata Guardiola. Ia juga menyoroti absennya Haaland yang membuat lini serang City kehilangan opsi target man.
Dengan hasil ini, Real Madrid melangkah ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi. Sebaliknya, Manchester City harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions musim ini. Performa Mbappe menjadi sorotan utama, dan sejarah mencatat namanya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di Eropa saat ini.
Comments (0)