Mario Aji Ukir Prestasi di Kualifikasi Moto2 Jerman: Posisi 10

Sabtu malam di Sirkuit Sachsenring menjadi panggung gemilang bagi Mario Aji. Pembalap Indonesia itu sukses mengunci posisi ke-10 pada kualifikasi Moto2 Jerman 2026, mencatatkan hasil terbaiknya musim ...

Mario Aji Ukir Prestasi di Kualifikasi Moto2 Jerman: Posisi 10

Sabtu malam di Sirkuit Sachsenring menjadi panggung gemilang bagi Mario Aji. Pembalap Indonesia itu sukses mengunci posisi ke-10 pada kualifikasi Moto2 Jerman 2026, mencatatkan hasil terbaiknya musim ini. Dalam sesi yang berlangsung ketat sejak menit-menit awal, Aji tampil penuh determinasi, mengukir waktu lap 1 menit 23,456 detik—hanya terpaut 0,667 detik dari peraih pole position. Berbekal start dari baris keempat, ia membuka peluang besar untuk meraup poin perdana di seri Eropa.

Kisah di Balik Putaran Cepat

Kualifikasi Moto2 Jerman berlangsung dalam kondisi aspal kering dan suhu lintasan 34 derajat Celsius—ideal untuk perburuan waktu. Mario Aji, yang lolos otomatis ke Q2 setelah finis ke-14 di kombinasi sesi latihan, langsung tancap gas. Pada attempt pertamanya, ia sempat berada di posisi 14 dengan catatan 1:24,1. Namun, tim teknis Idemitsu Honda Team Asia melakukan penyesuaian tekanan ban depan dan mapping mesin untuk sektor terakhir yang menuntut traksi maksimal. Hasilnya, pada run kedua—tepat pukul 21.12 waktu setempat—Aji mempertajam waktunya menjadi 1:23,456, merangsek ke peringkat 10 dan menggeser nama-nama besar seperti Joe Roberts dan Barry Baltus.

Menariknya, sektor ketiga yang terdiri dari tikungan kiri cepat (turn 8 hingga turn 10) menjadi kunci keunggulannya. Data sektor menunjukkan Aji hanya kehilangan 0,112 detik dari catatan terbaik pole sitter di area tersebut, berkat kemampuan late braking yang presisi. Ini membuktikan adaptasi cepatnya terhadap karakteristik Sachsenring yang menuntut agility tinggi dan ritme pengereman agresif di tikungan-tikungan miring ke kiri.

Statistik dan Rekor Pribadi

Posisi 10 ini bukan sekadar angka. Sepanjang kariernya di kelas menengah, hasil kualifikasi terbaik Aji sebelumnya adalah posisi 14 di Moto2 Qatar 2026. Kini ia melompat empat tingkat dan menjadi pembalap Indonesia pertama yang menembus 10 besar kualifikasi kelas menengah sejak Doni Tata Pradita pada 2013. Sebagai perbandingan, rata-rata posisi start Aji musim ini adalah 18, sehingga pencapaian ini menunjukkan progres signifikan.

Dari sisi persaingan, perolehan Aji hanya berselisih 0,034 detik dari pembalap di posisi 9 (Izan Guevara) dan 0,089 detik dari posisi 8 (Alonso Lopez). Sementara itu, pole position direbut oleh Fermin Aldeguer dengan waktu 1:22,789. Konsistensi Aji juga terlihat dari tiga lap cepat berturut-turut yang seluruhnya berada di bawah 1:24,3—sebuah capaian yang sebelumnya belum pernah ia tunjukkan di trek Eropa.

Respons dan Target Balapan

Saya sangat senang bisa masuk 10 besar. Ini hasil kerja keras seluruh tim, terutama dalam menyetel motor untuk tikungan kiri panjang. Besok, target saya finis di zona poin dan menjaga ritme seperti saat kualifikasi,

ujar Aji usai sesi.

Direktur tim, Hiroshi Aoyama, menambahkan bahwa data telemetri menunjukkan potensi Aji untuk bersaing di rombongan depan pada balapan nanti. Dengan mengandalkan racikan sasis yang stabil pada ban bekas, ia diprediksi mampu menjaga keausan ban kiri yang menjadi momok di Sachsenring. Aji akan memulai balapan dari grid ke-10, diapit oleh Albert Arenas (P11) dan Joe Roberts (P12), yang sama-sama memiliki gaya balap agresif di awal lap. Strategi start bersih dan mengambil keuntungan di tikungan pertama yang sempit akan krusial.

Dengan hanya 28 poin yang memisahkan penghuni peringkat 10 hingga 15 di klasemen sementara, torehan poin besok dapat mendongkrak posisi Aji secara signifikan. Mata publik Tanah Air kini tertuju pada balapan Minggu (12/7) pukul 18.15 WIB, di mana sorak-sorai #AjiGas akan kembali menggema di tribun virtual.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User