Kaki Cedera di Ronde Pertama, Holloway Kalahkan McGregor di UFC 329
Las Vegas, T-Mobile Arena — Minggu (12/7/2026) menjadi malam kelam bagi legenda seni bela diri campuran asal Irlandia, Conor McGregor. Dalam pertarungan kelas welterweight di UFC 329, McGregor harus...
Las Vegas, T-Mobile Arena — Minggu (12/7/2026) menjadi malam kelam bagi legenda seni bela diri campuran asal Irlandia, Conor McGregor. Dalam pertarungan kelas welterweight di UFC 329, McGregor harus mengakui keunggulan Max Holloway setelah mengalami cedera kaki serius yang memaksa penghentian pertandingan di ronde pertama. Skor tidak resmi menunjukkan kemenangan TKO untuk Holloway pada menit ke-3:47, menambah catatan kelam dalam karier McGregor yang penuh kontroversi.
Kedatangan McGregor ke oktagon disambut gemuruh 20.000 penonton. Dengan rekor 22-7, ia berusaha membuktikan bahwa dirinya masih sanggup bersaing di level tertinggi. Sementara Holloway, mantan juara kelas bulu yang naik kelas ke welterweight, datang dengan rekor 26-8 dan reputasi sebagai petarung dengan volume pukulan tertinggi dalam sejarah UFC. Data resmi pra-pertandingan mencatat Holloway mendaratkan rata-rata 7,2 pukulan signifikan per menit, hampir dua kali lipat rata-rata McGregor sebesar 4,1.
Babak Awal Penuh Agresi
Pertarungan dimulai dengan intensitas tinggi. McGregor mengambil inisiatif dengan tekanan ke depan, ciri khasnya. Ia melepaskan kombinasi tinju kiri yang terkenal, namun Holloway menunjukkan pertahanan kaki yang lincah. Hingga menit ke-2, McGregor unggul dalam pukulan signifikan yang mendarat: 12 berbanding 8. Namun Holloway mulai menemukan ritme, menusuk dengan jab kanan dan tendangan rendah ke kaki depan McGregor.
Menit ke-3, Holloway berhasil melakukan rangkaian tendangan rendah yang membuat McGregor terhuyung. Statistik sementara menunjukkan Shots on target: McGregor 14 (38%) vs Holloway 19 (45%). McGregor sempat membalas dengan hook keras yang mengenai rahang Holloway, memaksa sang petarung Amerika mundur sejenak. Tetapi momentum berubah drastis saat McGregor mencoba pivot dengan kaki kiri depan—sebuah gerakan yang akan menjadi malapetaka.
Insiden Cedera Kaki McGregor
Saat melakukan pivot untuk menghindari serangan Holloway, kaki kiri McGregor terjulur dengan posisi yang tidak wajar. Ia langsung jatuh ke kanvas dan memegang betisnya. Wasit Herb Dean segera menghentikan laga dan memanggil tim medis. Dari tayangan ulang, terlihat pergelangan kaki McGregor mengalami hiperekstensi parah, serupa dengan insiden cedera yang dialaminya melawan Dustin Poirier pada 2021. Pertarungan dihentikan pada menit ke-3:47 ronde pertama, dan Holloway dinyatakan menang TKO.
Suasana di T-Mobile Arena berubah hening, hanya diiringi teriakan kekecewaan dari pendukung McGregor. Tim medis memberikan perawatan darurat di atas kanvas, dan McGregor kemudian dibopong keluar dengan tandu. Akun media sosial UFC mengkonfirmasi bahwa diagnosis awal adalah patah tulang fibula kiri, yang akan membutuhkan operasi dan pemulihan minimal enam bulan.
Dampak dan Jalan ke Depan
Bagi McGregor, ini adalah kekalahan keempat dalam lima pertandingan terakhirnya. Meski selalu menjadi daya tarik komersial terbesar, masa depannya sebagai petarung papan atas semakin diragukan. Usia 38 tahun dan riwayat cedera panjang menjadi beban berat. Namun dalam wawancara singkat pasca-pertarungan, manajernya menyatakan, Conor adalah petarung sejati. Dia akan kembali.
Data karier McGregor menunjukkan penurunan tajam: setelah kehilangan gelar kelas ringan pada 2018, ia hanya meraih satu kemenangan dalam delapan tahun.
Sementara itu, Holloway kembali menegaskan kualitasnya. Dengan kemenangan ini, rekornya menjadi 27-8, dan ia kini memiliki peluang untuk menantang juara kelas welterweight saat ini. Holloway sukses mendaratkan 23 dari 41 pukulan signifikan sebelum penghentian, dengan akurasi 56%. Ironisnya, ia merasa belum menunjukkan performa terbaiknya. Saya menghormati Conor, tapi saya datang untuk menyelesaikan pertarungan, bukan menang seperti ini,
ucap Holloway usai pertarungan, seperti dikutip dari konferensi pers resmi.
Pertarungan ini juga menyoroti perdebatan tentang keamanan petarung veteran. Beberapa analis, seperti Joe Rogan yang bertugas sebagai komentator, mengkritik keputusan tim McGregor yang memaksanya bertanding dengan risiko cedera berulang. Data medis menunjukkan bahwa cedera kaki sebelumnya meningkatkan risiko kambuh hingga 30% pada atlet seusia McGregor. UFC sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai kemungkinan sanksi atau review medis.
Meski berakhir antiklimaks, UFC 329 tetap mencatatkan rekor penjualan pay-per-view dengan 1,8 juta pembelian, membuktikan bahwa daya tarik McGregor belum sepenuhnya pudar. Namun, untuk kembali ke jalur juara, The Notorious harus melawan lebih dari sekadar lawan di oktagon—ia harus menaklukkan keterbatasan fisiknya sendiri. Sementara bagi Holloway, malam ini menambah legitimasi namanya sebagai salah satu petarung terbaik sepanjang masa, meski kemenangan ini datang dengan rasa pahit.
Baca juga:
Comments (0)