Madrid Disingkirkan Albacete, Debut Buruk Alvaro Arbeloa di Copa

Sebuah malapetaka menghampiri Real Madrid di Copa del Rey 2025/2026. Debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih anyar berakhir dengan eliminasi tragis setelah takluk 1-2 dari klub Segunda División, Albacet...

Madrid Disingkirkan Albacete, Debut Buruk Alvaro Arbeloa di Copa

Sebuah malapetaka menghampiri Real Madrid di Copa del Rey 2025/2026. Debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih anyar berakhir dengan eliminasi tragis setelah takluk 1-2 dari klub Segunda División, Albacete Balompié, di Estadio Carlos Belmonte, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini sontak menjadi berita utama dan langsung mempertanyakan kesiapan Arbeloa menangani tim sebesar Los Blancos.

Babak Pertama: Kejutan dari Serangan Balik

Arbeloa menurunkan formasi 4-3-3 ofensif. Kylian Mbappé dipercaya sebagai penyerang tengah didukung Vinícius Jr. dan Rodrygo di sayap, dengan trio gelandang Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, dan Jude Bellingham. Sejak awal, Madrid menggencarkan tekanan. Namun, pertahanan rendah Albacete yang dikomandoi bek tengah veteran, Álvaro Arroyo, begitu sulit ditembus. Tuan rumah justru mencuri gol di menit ke-23 lewat skema serangan balik cepat. Umpan terobosan dari lini tengah diselesaikan striker Juanma García dengan sepakan mendatar yang mengecoh Thibaut Courtois. Gol ini sontak meredam ambisi Madrid.

Setelah kebobolan, Los Blancos meningkatkan intensitas. Mbappé dan Bellingham beberapa kali melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun akurasi mereka masih jauh dari harapan. Di menit ke-38, Albacete nyaris menggandakan keunggulan andai sundulan Dani González tidak menerpa mistar gawang. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk kejutan tuan rumah.

Babak Kedua: Harapan yang Sirna

Arbeloa merespons dengan memasukkan Brahim Díaz menggantikan Rodrygo. Perubahan ini langsung memberi dampak. Menit ke-57, umpan cerdik Bellingham berhasil dituntaskan Vinícius menjadi gol penyeimbang. Tendangan mendatar dari sudut sempit mengubah skor menjadi 1-1. Gol ini membangkitkan semangat Madrid yang langsung melancarkan serangan bergelombang. Dua peluang emas didapat Mbappé dan Tchouameni dalam rentang lima menit, tetapi kiper Tomeu Nadal tampil gemilang dengan sepasang penyelamatan krusial.

Namun, bencana kembali terjadi di menit ke-78. Sebuah tendangan bebas yang dieksekusi Dani González melengkung sempurna ke pojok kanan atas gawang Courtois tanpa bisa dijangkau. Gol indah itu membawa Albacete unggul 2-1. Madrid berusaha mati-matian menyamakan kedudukan dengan memasukkan Eduardo Camavinga dan Joselu, namun solidnya pertahanan Albacete membuat semua upaya mentah. Hingga peluit panjang, skor tetap 2-1. Real Madrid secara mengejutkan tersingkir dari ajang Copa del Rey.

Debut Pahit Arbeloa: Sorotan Taktik

Laga ini merupakan debut resmi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala Real Madrid setelah menggantikan Xabi Alonso yang hengkang. Mantan bek kanan Madrid ini memilih agresivitas tinggi dengan garis pertahanan yang cukup maju. Namun, absennya gelandang bertahan murni menjadi eksploitasi utama Albacete. Tchouameni dan Valverde terlalu ofensif, menyisakan ruang besar di depan empat bek yang kerap diterobos umpan langsung. Gol pertama Albacete adalah bukti lemahnya transisi bertahan Madrid. Di sepanjang laga, Madrid mencatatkan penguasaan bola 68% dan 18 total tembakan, namun hanya 7 yang tepat sasaran. Sebaliknya, Albacete hanya melepaskan 8 tembakan dengan 4 on target, tetapi sukses mencetak 2 gol. Ketajaman ini menunjukkan inefisiensi lini depan Madrid dan rapuhnya koordinasi lini belakang.

"Ini hasil yang sangat mengecewakan. Kami menguasai permainan dan menciptakan banyak peluang, namun tidak cukup klinis. Albacete menghukum setiap kesalahan kami. Saya bertanggung jawab penuh," ujar Arbeloa dalam jumpa pers usai pertandingan. Sementara itu, pelatih Albacete, Rubén de la Barrera, menyebut kemenangan ini sebagai "malam bersejarah" bagi klub. Ia memuji disiplin pemainnya dalam menjalankan rencana permainan dan memanfaatkan peluang dengan sempurna.

Statistik Kunci dan Rekor Baru

Penguasaan bola: Real Madrid 68% - 32% Albacete

Shots on target: Real Madrid 7 - 4 Albacete

Total tembakan: Real Madrid 18 - 8 Albacete

Kartu kuning: Carvajal (59'), Tchouameni (71') / García (33'), Fuster (67'), Diakité (82')

Offside: Madrid 5 - 1 Albacete

Hasil ini mencatatkan rekor buruk: Real Madrid untuk pertama kalinya sejak musim 2019/2020 disingkirkan oleh klub kasta kedua di Copa del Rey. Kekalahan ini juga menjadi yang pertama bagi seorang pelatih debutan Madrid di ajang Copa dalam dua dekade terakhir. Gol tendangan bebas Dani González merupakan gol kelima yang bersarang ke gawang Madrid dari situasi bola mati musim ini, kembali mempertegas masalah pertahanan dalam menghadapi set-piece.

Dengan tersingkirnya Madrid, peta persaingan Copa del Rey kini semakin terbuka. Sementara itu, fokus Arbeloa kini harus segera beralih ke laga La Liga melawan Real Sociedad akhir pekan ini untuk menghindari keterpurukan lebih dalam. Debut yang pahit, namun sepak bola selalu memberi kesempatan kedua.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User