Oct 16, 2026
Olahraga

Lamine Yamal Pimpin Spanyol Tekuk Austria di 32 Besar

Skor akhir 3-1 untuk Spanyol atas Austria di babak 32 besar Piala Dunia 2026, dan nama Lamine Yamal menjadi pusat sorotan. Bertanding di Stadion Inglewood, California, Jumat, 3 Juli 2026, La Roja tamp...

Lamine Yamal Pimpin Spanyol Tekuk Austria di 32 Besar

Skor akhir 3-1 untuk Spanyol atas Austria di babak 32 besar Piala Dunia 2026, dan nama Lamine Yamal menjadi pusat sorotan. Bertanding di Stadion Inglewood, California, Jumat, 3 Juli 2026, La Roja tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 64 persen serta melepaskan 7 shots on target dari total 15 percobaan. Austria hanya mampu membalas lewat satu gol hiburan di menit akhir, sementara lini belakang Spanyol nyaris mencatat clean sheet sebelum kebobolan di menit ke-88.

Babak Pertama: Yamal Membuka Keran Gol

Menit ke-23, Yamal melepaskan tendangan kaki kiri dari sudut sempit setelah menerima assist terobosan dari Pedri. Bola meluncur deras ke tiang jauh, mengecoh kiper Austria yang sudah bergerak ke arah berlawanan. Itu adalah gol kelima Yamal di turnamen ini, menegaskan statusnya sebagai top skor sementara Spanyol. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Spanyol memberi kebebasan kepada Yamal untuk menusuk dari sayap kanan, sementara Nico Williams membuka ruang di sisi kiri. Austria sempat mengancam lewat serangan balik cepat di menit ke-31, tetapi tendangan striker mereka masih membentur mistar gawang. Hingga turun minum, Spanyol unggul 1-0 dengan 8 tembakan berbanding 4 milik Austria.

Babak Kedua: Dominasi dan Kartu Kuning

Menit ke-52, Spanyol menggandakan keunggulan lewat sundulan Alvaro Morata memanfaatkan umpan silang Yamal. Assist itu menjadikan Yamal terlibat langsung dalam 9 gol sepanjang Piala Dunia 2026, kombinasi luar biasa antara mencetak dan memberi umpan matang. Austria mencoba menekan dengan mengubah formasi menjadi 4-2-3-1, tetapi pressing tinggi Spanyol menyulitkan mereka keluar dari area sendiri. Menit ke-67, wasit mengeluarkan kartu kuning untuk gelandang Austria setelah pelanggaran keras terhadap Pedri. VAR sempat meninjau insiden di menit ke-71 terkait dugaan handsball di kotak penalti Austria, namun wasit memutuskan tidak ada pelanggaran. Menit ke-79, pemain pengganti Ferran Torres mencetak gol ketiga Spanyol lewat penyelesaian dingin di depan gawang, memanfaatkan ruang yang terbuka setelah bek Austria terjebak offside trap yang gagal.

Statistik Kunci dan Reaksi Pelatih

Secara keseluruhan, Spanyol mencatatkan penguasaan bola 64 persen, 15 tembakan, 7 shots on target, dan 12 peluang. Austria hanya memiliki 36 persen penguasaan bola dengan 4 tembakan tepat sasaran. Yamal sendiri menorehkan 1 gol, 1 assist, 5 dribel sukses, dan akurasi umpan mencapai 89 persen. Kiper Spanyol mencatat 3 penyelamatan penting, termasuk satu penyelamatan refleks di menit ke-84. Austria memperkecil kedudukan di menit ke-88 lewat tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi dengan sempurna, namun itu tidak mengubah hasil akhir.

"Lamine adalah pemain yang mengubah ritme pertandingan. Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menciptakan ruang bagi rekan-rekannya. Kami bermain dengan sabar dan disiplin," ujar pelatih Spanyol dalam konferensi pers usai laga.

Pelatih Austria mengakui kualitas lawan. "Kami kalah dari tim yang lebih efektif. Spanyol memanfaatkan setiap celah, dan Yamal adalah pembeda," katanya. Dengan kemenangan ini, Spanyol melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga antara Kroasia dan Maroko. Jika Yamal menjaga performa ini, bukan tidak mungkin ia membawa La Roja jauh di turnamen ini. Austria harus mengakhiri perjalanan mereka, sementara Spanyol terus menunjukkan bahwa mereka adalah salah satu kandidat juara paling serius di Piala Dunia 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User