Lamine Yamal Pimpin Spanyol Hancurkan Arab Saudi di Atlanta

Skor akhir 3-0 untuk kemenangan Spanyol atas Arab Saudi dalam lanjutan Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Lamine Yamal menjadi bintang utama dengan satu gol d...

Oct 09, 2026 - 17:36
0 0
Lamine Yamal Pimpin Spanyol Hancurkan Arab Saudi di Atlanta

Skor akhir 3-0 untuk kemenangan Spanyol atas Arab Saudi dalam lanjutan Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Lamine Yamal menjadi bintang utama dengan satu gol dan satu assist, membawa La Roja memuncaki klasemen sementara grup dengan penguasaan bola 68 persen dan 7 shots on target dari total 18 percobaan.

Sejak menit pertama, formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Spanyol langsung menekan lini pertahanan Arab Saudi. Menit ke-11, Yamal sudah mengancam lewat tendangan kaki kiri dari sisi kanan kotak penalti, namun masih melebar tipis di sisi gawang. Tekanan berbuah hasil pada menit ke-23. Menerima umpan terobosan dari Pedri, Yamal melepaskan tendangan mendatar ke sudut jauh gawang. Bola tak mampu dijangkau kiper Arab Saudi. 1-0 Spanyol.

Dominasi Spanyol di Babak Pertama

Gol pembuka itu mengubah ritme pertandingan. Arab Saudi yang semula mencoba bermain rapat dengan formasi 5-4-1 mulai keluar dari sarangnya, dan justru membuka celah. Menit ke-31, Nico Williams nyaris menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat, tetapi tendangannya membentur tiang gawang. Statistik mencatat Spanyol melepaskan 9 shots di paruh pertama, sementara Arab Saudi hanya 2 shots tanpa satupun mengarah ke gawang.

Menit ke-42, VAR meninjau potensi handsball di kotak penalti Arab Saudi. Wasit sempat menunjuk titik putih, namun setelah pengecekan ulang, keputusan dibatalkan karena bola mengenai dada pemain bertahan. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Pelatih Arab Saudi langsung menarik satu pemain bertahannya dan memasukkan gelandang tambahan untuk menahan gelombang serangan.

"Kami tahu kualitas Yamal, tapi yang membuatnya berbahaya adalah pergerakannya tanpa bola. Dia selalu menemukan ruang di antara lini," ujar pelatih Spanyol dalam konferensi pers usai laga.

Yamal Kembali Jadi Eksekutor

Babak kedua berjalan 12 menit ketika Yamal kembali mencuri perhatian. Menit ke-57, ia menerima bola di sisi kanan, melewati dua pemain bertahan dengan perubahan arah cepat, lalu melepaskan umpan silang rendah yang diselesaikan Alvaro Morata dari jarak dekat. 2-0. Assist itu menjadi catatan keenam Yamal dalam turnamen ini, memimpin daftar top assist sementara.

Menit ke-71, Spanyol mendapatkan hadiah penalti setelah Morata dijatuhkan di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik 12 pas setelah insiden terlihat jelas. Yamal yang ditunjuk sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangan panenka ke tengah gawang mengecoh kiper Arab Saudi yang sudah menjatuhkan diri ke kiri. 3-0, sekaligus menutup pesta gol Spanyol di Atlanta.

Menariknya, Yamal nyaris mencetak hat-trick pada menit ke-84. Tendangan bebasnya dari jarak 25 meter membentur mistar gawang, membuat stadion bergemuruh. Ia ditarik keluar pada menit ke-88 dan mendapat standing ovation dari sekitar 65 ribu penonton yang memadati Atlanta Stadium.

Analisis Statistik dan Dampak di Grup H

Data pertandingan menegaskan dominasi Spanyol. Selain penguasaan bola 68 persen, mereka mencatatkan 89 persen akurasi passing, 12 tendangan sudut, dan 3 peluang besar yang tercipta. Arab Saudi hanya mencatatkan 32 persen penguasaan bola dengan 4 shots dan nol shots on target. Kiper Arab Saudi tercatat melakukan 5 penyelamatan penting, mencegah kekalahan lebih telak.

Dari sisi disiplin, hanya 1 kartu kuning dikeluarkan wasit sepanjang laga, diberikan kepada bek Arab Saudi pada menit ke-64 setelah pelanggaran taktis menghentikan serangan balik. Tidak ada kartu merah maupun insiden offside yang signifikan, menandakan pertandingan berjalan relatif bersih.

Kemenangan ini membuat Spanyol mengoleksi 6 poin dari dua laga, mengokohkan posisi di puncak Grup H. Arab Saudi masih tertahan di posisi ketiga dengan 1 poin dan wajib menang di laga terakhir untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar. Bagi Yamal, penampilan ini menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain muda paling berbahaya di turnamen, dengan total 3 gol dan 6 assist dari dua pertandingan.

Spanyol berikutnya akan menghadapi ujian sesungguhnya melawan runner-up grup pada matchday terakhir. Jika Yamal mampu menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin La Roja melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Sementara itu, Arab Saudi harus segera memperbaiki lini belakang yang terlalu mudah ditembus umpan-umpan cepat di area pertahanan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User