Skor akhir 2-1 untuk Spanyol memaksa Lionel Messi mengakhiri laga dalam posisi tertunduk. Peluit panjang wasit di menit ke-90+6 menjadi titik pahit bagi kapten Albiceleste itu, yang gagal mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam kariernya. La Roja keluar sebagai juara dunia 2026 setelah pertarungan sengit 120 menit yang berakhir tanpa babak tambahan, dengan gol kemenangan tercipta di menit ke-87 melalui serangan balik cepat.
Pertandingan final yang digelar di hadapan lebih dari 80 ribu penonton ini menyajikan duel taktik ketat antara formasi 4-3-3 milik Argentina dan 4-2-3-1 milik Spanyol. Messi, yang bermain penuh 90 menit, mencatatkan 1 assist, 4 tembakan (2 shots on target), serta 3 key passes. Meski menjadi motor serangan, penguasaan bola Argentina hanya 44 persen berbanding 56 persen milik Spanyol. Spanyol juga unggul dalam shots on target dengan 6 berbanding 4, serta menciptakan 8 peluang emas sepanjang laga.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Sejak menit awal, Spanyol mengambil inisiatif menyerang. Menit ke-7, umpan terobosan dari lini tengah Spanyol hampir membuka skor, namun penyelesaian akhir masih melebar di sisi kanan gawang Argentina. Argentina merespons lewat skema serangan balik yang digalang Messi. Menit ke-18, Messi melepaskan tendangan bebas dari jarak 25 meter, tetapi bola masih bisa ditepis kiper Spanyol. Tekanan Spanyol akhirnya berbuah pada menit ke-27. Gol pembuka tercipta lewat skema sepak pojok yang diselesaikan dengan sundulan keras dari jarak dekat. Skor 1-0 untuk Spanyol. Argentina berusaha bangkit, dan pada menit ke-39, Messi memberikan assist manis kepada rekan setimnya yang berdiri bebas di kotak penalti. Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua dan Momen Krusial
Memasuki babak kedua, pelatih Argentina melakukan rotasi dengan memasukkan pemain sayap tambahan untuk menambah daya gedor. Namun, Spanyol tetap solid dengan pressing tinggi yang menyulitkan lini tengah Argentina. Menit ke-58, Argentina nyaris berbalik unggul lewat sundulan, tetapi wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan VAR menyatakan offside. Keputusan itu menjadi momentum psikologis yang menguntungkan Spanyol. Menit ke-70, Spanyol melakukan pergantian pemain yang mengubah tempo. Menit ke-87, serangan balik cepat Spanyol berbuah gol setelah umpan silang rendah diselesaikan dengan tendangan first-time ke sudut kiri gawang. Skor 2-1 untuk Spanyol. Argentina berupaya mengejar di sisa waktu, tetapi kartu kuning untuk pemain bertahan Spanyol di menit ke-90+2 justru memecah konsentrasi. Hingga peluit panjang, tak ada gol tambahan.
Statistik dan Analisis Performa Messi
Sepanjang turnamen, Messi mencatatkan 6 gol dan 5 assist dalam 7 pertandingan, menjadikannya top skor kedua Piala Dunia 2026. Di laga final, akurasi umpannya mencapai 84 persen, dengan 2 dribel sukses dan 1 kartu kuning akibat protes kepada wasit. Meski secara statistik tidak menonjol dibanding laga-laga sebelumnya, kontribusinya dalam membangun serangan tetap terlihat. Spanyol sendiri mencatatkan clean sheet di babak knockout sebelum final, dan hanya kebobolan 3 gol sepanjang turnamen. Kiper Spanyol menjadi pahlawan dengan 4 penyelamatan penting di laga final.
Kutipan Pelatih dan Reaksi
"Kami kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir. Spanyol bermain sangat efektif, dan itu yang membuat perbedaan. Kami harus menerima ini," ujar pelatih Argentina dalam konferensi pers usai laga.
Sementara itu, pelatih Spanyol menyebut kemenangan ini sebagai hasil kerja keras kolektif. "Kami tahu Argentina punya Messi, tapi kami fokus pada kekuatan tim. Penguasaan bola dan disiplin taktik adalah kuncinya," katanya. Dengan hasil ini, Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010, sementara Argentina harus puas sebagai runner-up. Bagi Messi, laga ini bisa menjadi penampilan terakhirnya di panggung Piala Dunia. Tertunduknya sang kapten menjadi potret pilu perjalanan panjang Albiceleste di turnamen 2026.
Statistik akhir pertandingan: Penguasaan bola: Argentina 44% - 56% Spanyol. Shots on target: Argentina 4 - 6 Spanyol. Pelanggaran: Argentina 14 - 11 Spanyol. Kartu kuning: Argentina 3 - 2 Spanyol. Kartu merah: 0 - 0. Offside: Argentina 3 - 1 Spanyol. Sudut: Argentina 5 - 7 Spanyol.
Comments (0)