Lamine Yamal Cetak Gol, Spanyol Tekuk Arab Saudi 3-1

Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Spanyol atas Arab Saudi pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Lamine Yamal menjadi bintang lapangan setelah men...

Lamine Yamal Cetak Gol, Spanyol Tekuk Arab Saudi 3-1

Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Spanyol atas Arab Saudi pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Lamine Yamal menjadi bintang lapangan setelah mencetak satu gol dan memberikan satu assist yang membantu La Furia Roja mengamankan tiga poin penting dalam pertandingan yang dipenuhi dengan taktik menarik dan drama hingga menit akhir.

Menit ke-23, Lamine Yamal membuka keran gol bagi Spanyol. Menerima umpan terobosan gemilang dari Pedri di sisi kanan kotak penalti, wonderkid berusia 19 tahun itu melakukan cutback cepat sebelum melepaskan tendangan kaki kiri ke sudut bawah gawang. Starting XI Spanyol yang diturunkan Luis de la Fuente dengan formasi 4-3-3 tampak dominan sejak wasit meniup peluit panjang, menguasai penguasaan bola sebesar 68 persen pada 20 menit pertama.

Babak Pertama: Dominasi Possession dan Pressing Tinggi

Spanyol mengaplikasikan pressing intens di tengah lapangan yang membuat Arab Saudi kesulitan membangun serangan dari belakang. Formasi 5-4-1 yang diterapkan pelatih Arab Saudi, Roberto Mancini, terpaksa mundur lebih dalam untuk menahan gelombang serangan. Menit ke-41, keunggulan Spanyol bertambah. Dani Olmo memanfaatkan assist manis dari Yamal setelah aksi individual di sayap kanan, menyelesaikan peluang dengan tenang melalui tendangan first-time yang menghujam gawang. Shots on target Spanyol mencapai angka 6 pada akhir babak pertama, sementara Arab Saudi hanya mampu mencatatkan 1 tembakan yang mengarah ke gawang Unai Simón.

Pertahanan Spanyol yang dijaga oleh starting XI dengan lini belakang Carvajal, Laporte, Le Normand, dan Cucurella berhasil menjaga clean sheet hingga jeda halftime. Tidak ada kartu kuning/merah yang dikeluarkan wasit pada 45 menit pertama, meski terjadi momen kontroversial saat VAR memeriksa potensi offside pada gol kedua Spanyol. Setelah review selama 90 detik, wasit memutuskan posisi Yamal masih onside berdasarkan garis semi-otomatis, membuat skor tetap 2-0.

"Kami menampilkan identitas permainan sejati Spanyol. Penguasaan bola, pergerakan tanpa bola, dan transisi cepat. Lamine tumbuh menjadi pemain yang sangat lengkap," ujar Luis de la Fuente usai pertandingan.

Babak Kedua: VAR, Kartu Kuning, dan Perlawanan Sengit

Memasuki babak kedua, Arab Saudi keluar dari ruang ganti dengan ambisi berbeda. Mereka meningkatkan intensitas duel di area tengah dan memaksa Spanyol bermain lebih tertekan pada 15 menit awal. Menit ke-68, Arab Saudi memperkecil kedudukan melalui eksekusi penalti Salem Al-Dawsari setelah VAR mengonfirmasi handsball Laporte di dalam kotak penalti. Gol itu memutus harapan Spanyol untuk meraih clean sheet, sekaligus memberikan tekanan psikologis di sisa waktu.

Momen tegang terjadi menit ke-74 ketika bek tengah Arab Saudi, Ali Al-Bulayhi, menerima kartu kuning karena melakukan tackling keras terhadap Yamal yang sedang melakukan serangan balik. Spanyol kembali mengambil alih penguasaan bola yang pada akhir pertandingan mencapai 64 persen, sementara Arab Saudi tertahan di 36 persen. Menit ke-79, Spanyol memastikan kemenangan melalui gol Alvaro Morata yang masuk sebagai pemain pengganti, memanfaatkan umpan silang rendah dari Nico Williams di sisi kiri.

Analisis Statistik dan Performa Individual

Dari sisi data, Spanyol total mencatatkan 12 shots on target dari 18 total tembakan, angka yang sangat mengesankan untuk laga pembuka turnamen besar. Arab Saudi hanya mampu menghasilkan 3 shots on target sepanjang 90 menit. Penguasaan bola akhir 64-36 persen mencerminkan dominasi total La Furia Roja di tengah, dengan Rodri dan Pedri mencatatkan tingkat akurasi umpan masing-masing 94 dan 92 persen.

Lamine Yamal mencatatkan statistik gemilang dengan 4 dribel sukses, 2 kunci umpan, 1 gol, dan 1 assist. Sayangnya, upayanya untuk mencetak hat-trick terhenti karena beberapa blok pertahanan Arab Saudi di menit-menit akhir. Unai Simón berhasil melakukan 2 penyelamatan krusial meski gagal menjaga clean sheet. Sementara itu, lini belakang Arab Saudi yang bermain dengan formasi bertahan tetap harus menerima 3 kartu kuning sepanjang laga akibat pelanggaran berulang di area sayap.

Kemenangan ini membuat Spanyol duduk di puncak klasemen sementara Grup H dengan 3 poin dan selisih gol yang positif. Performa Yamal yang terus konsisten di level internasional membuktikan bahwa generasi baru La Furia Roja siap bersaing untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User