Skor akhir 3-0 untuk kemenangan Barcelona atas Getafe dalam lanjutan Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Sabtu (10/10/2026). Laga ini menjadi panggung bagi bek kanan Jules Kounde yang tidak hanya solid di lini pertahanan, tetapi juga menutup pertandingan dengan gol ketiga timnya. Kounde merayakan gol tersebut bersama Lamine Yamal, sosok muda yang kembali menunjukkan kelasnya sebagai kreator serangan.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Sejak menit awal, Barcelona tampil dengan formasi 4-3-3 dan langsung menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bola Barcelona di paruh pertama mencapai 68 persen, sementara Getafe hanya 32 persen. Tim tamu memilih bertahan rapat dengan blok rendah, mencoba mengandalkan serangan balik cepat melalui sisi sayap.
Menit ke-14, Lamine Yamal melepaskan umpan terobosan ke kotak penalti, namun masih bisa diantisipasi kiper Getafe. Tiga menit berselang, giliran Kounde yang naik membantu serangan dan mengirim crossing mendatar, tetapi belum ada pemain Barcelona yang menyambut dengan sempurna.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-27. Lewat skema serangan dari sisi kanan, Kounde memberi assist kepada rekan setimnya yang berdiri bebas di depan gawang. Skor 1-0 untuk Barcelona. Keunggulan ini membuat tuan rumah semakin percaya diri menekan lini pertahanan Getafe.
Menit ke-39, Barcelona menggandakan keunggulan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Statistik babak pertama mencatat Barcelona melepaskan 6 shots on target dari total 9 percobaan, sedangkan Getafe belum mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Kounde Menutup Pesta Gol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Getafe mencoba keluar dari tekanan dengan menaikkan garis pertahanan. Namun, keputusan itu justru membuka ruang bagi Barcelona. Menit ke-52, kartu kuning pertama di laga ini dikeluarkan wasit setelah gelandang Getafe melakukan pelanggaran keras di tengah lapangan.
Pelatih Barcelona melakukan rotasi pada menit ke-60 dengan memasukkan pemain segar di lini tengah. Perubahan ini menjaga intensitas serangan tetap tinggi. Menit ke-71, sebuah umpan silang dari sisi kiri hampir berbuah gol, tetapi sundulan penyerang Barcelona masih membentur mistar gawang.
Puncaknya terjadi pada menit ke-78. Jules Kounde, yang naik ke depan untuk menyambut skema bola mati, berhasil menyundul bola masuk ke gawang Getafe. Skor 3-0 untuk Barcelona, dan Kounde berlari ke sudut lapangan merayakan golnya bersama Lamine Yamal dan rekan-rekan setim. Gol ini menjadi gol ketiga Barcelona sekaligus mengunci kemenangan.
Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta. Barcelona mencatatkan clean sheet ke-8 mereka musim ini. Total shots on target Barcelona sepanjang pertandingan mencapai 11, berbanding 1 milik Getafe. Penguasaan bola akhir tercatat 71 persen untuk Barcelona dan 29 persen untuk Getafe.
"Kami bermain dengan disiplin tinggi. Kounde menunjukkan bahwa bek modern harus bisa berkontribusi dalam serangan. Tiga poin ini penting untuk menjaga momentum," ujar pelatih Barcelona dalam konferensi pers usai laga.
Analisis Taktik dan Peran Kounde
Dari sisi taktik, keputusan pelatih menempatkan Kounde sebagai bek kanan dalam formasi 4-3-3 terbukti efektif. Kounde tidak hanya bertugas mengawal sisi kanan pertahanan, tetapi juga aktif naik membantu serangan. Sepanjang laga, ia mencatatkan 1 gol, 1 assist, 4 tekel sukses, dan 89 persen akurasi umpan.
Kombinasi Kounde dan Lamine Yamal di sisi kanan menjadi momok bagi pertahanan Getafe. Yamal kerap menarik bek lawan keluar dari posisinya, membuka ruang bagi Kounde untuk melakukan overlap. Pola ini menghasilkan beberapa peluang berbahaya, termasuk gol ketiga Barcelona.
Sementara itu, Getafe gagal mengembangkan permainan karena kesulitan menembus lini tengah Barcelona yang rapat. Mereka hanya mencatatkan 2 tembakan sepanjang pertandingan, tanpa satu pun tepat sasaran. Tekanan tinggi Barcelona membuat Getafe sering kehilangan bola di area sendiri.
Dengan hasil ini, Barcelona semakin kokoh di papan atas klasemen Liga Spanyol. Kemenangan 3-0 ini juga menjadi sinyal bahwa lini belakang Barcelona tidak hanya kuat bertahan, tetapi juga produktif dalam menyerang. Kounde, sebagai bek kanan, kini menjelma menjadi ancaman nyata bagi tim-tim lawan.
Comments (0)