Oct 21, 2026
Olahraga

Kimi Antonelli Pukau Kualifikasi Sprint F1 Singapura di Marina Bay

Sirkuit Marina Bay, Singapura — Nama Kimi Antonelli kembali menjadi sorotan di lintasan basah Grand Prix Singapura. Pembalap muda Mercedes asal Italia itu memacu W15-nya dengan agresivitas luar bias...

Kimi Antonelli Pukau Kualifikasi Sprint F1 Singapura di Marina Bay

Sirkuit Marina Bay, Singapura — Nama Kimi Antonelli kembali menjadi sorotan di lintasan basah Grand Prix Singapura. Pembalap muda Mercedes asal Italia itu memacu W15-nya dengan agresivitas luar biasa pada sesi kualifikasi sprint, Jumat (9/10/2026) malam waktu setempat. Meski bukan catatan waktu tercepat, aksi Antonelli menembus tikungan 13 yang terkenal sempit menjadi momen kunci yang membuat paddock berdecak kagum.

Dominasi Mercedes di Sektor Pertama

Sejak lampu hijau pertanda sesi dimulai, Antonelli langsung tancap gas. Pada menit ke-4, ia mencatatkan waktu sektor pertama 28,4 detik — tercepat di antara seluruh pembalap, termasuk rekan setimnya. Formasi W15 yang membawa paket upgrade lantai baru terbukti memberikan cengkeraman ekstra di tikungan cepat 1 hingga 3. Penguasaan bola? Bukan istilah yang tepat di dunia balap, tapi jika kita bicara distribusi tenaga, Antonelli memaksimalkan mode mesin 7 di sepanjang lurus utama, menyentuh kecepatan puncak 312 km/jam sebelum mengerem keras di tikungan pertama.

Starting XI tidak berlaku di F1, namun formasi ban menjadi kunci. Antonelli memilih kompon medium untuk run pertama, sementara sebagian besar rival memakai soft. Taktik ini membuatnya mampu menjaga konsistensi waktu putaran di fase akhir sesi, saat ban soft mulai kehilangan performa. Shots on target? Dalam konteks balap, catatan purple sector-nya di dua dari tiga sektor menjadi bukti ketajaman. Ia mengunci posisi ketiga di grid sprint dengan selisih hanya 0,087 detik dari pole position.

"Kimi membalap seperti veteran. Di tikungan 13, ia berani mengambil garis dalam yang tidak dilakukan pembalap lain. Itu bukan keberuntungan, itu insting," ujar seorang engineer tim Mercedes usai sesi.

Manuver Kritis dan Statistik Kualifikasi

Momen paling menegangkan terjadi pada menit ke-12. Saat trek mulai mengering, Antonelli memutuskan keluar dari pit lebih awal dibanding rival. Keputusan itu berbuah manis. Ia menorehkan waktu putaran 1 menit 31,204 detik — lebih cepat 0,3 detik dari putaran sebelumnya. Tidak ada kartu kuning atau insiden offside dalam balap, namun stewards sempat meninjau insiden di tikungan 14 melalui VAR — atau dalam F1 disebut video review — terkait dugaan menghalangi pembalap lain. Hasilnya, tidak ada penalti. Antonelli lolos bersih.

Statistik menunjukkan konsistensi luar biasa: rata-rata waktu putaran 1 menit 31,8 detik dari lima lap cepat yang ia catatkan. Bandingkan dengan pembalap lain yang rata-ratanya di atas 1 menit 32 detik. Dari sisi clean sheet — istilah untuk balapan tanpa kesalahan — Antonelli mencatat nol lock-up, nol off-track, dan nol kerusakan sayap. Sebuah penampilan tanpa cela di sirkuit jalanan yang menuntut presisi milimeter.

Peluang di Balapan Sprint

Dengan start dari baris kedua, Antonelli memiliki peluang besar untuk merebut kemenangan sprint pertamanya. Strategi ban akan menjadi faktor penentu. Jika hujan turun seperti prediksi cuaca, kemampuan Antonelli dalam kondisi basah — yang terlihat sejak sesi latihan bebas — bisa menjadi kartu as. Tim Mercedes dilaporkan menyiapkan dua skenario: agresif dengan soft di awal, atau konservatif dengan medium untuk menyerang di putaran akhir.

Yang jelas, performa Antonelli di Marina Bay menegaskan satu hal: ia bukan sekadar pembalap muda yang dipromosikan karena nama besar. Data kualifikasi membuktikan kecepatannya nyata. Selisih 0,087 detik dari pole adalah margin tipis yang bisa dibalik dalam sekejap. Jika ia mampu mempertahankan ritme dan menghindari kontak di tikungan pertama — yang sering menjadi titik kritis di GP Singapura — podium sprint bukan mustahil.

Balapan sprint akan digelar Sabtu malam. Seluruh mata akan tertuju pada mobil nomor 12 itu. Dan jika Antonelli kembali membalap seperti di kualifikasi, sejarah kecil bisa tercipta di lintasan jalanan Singapura.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User