Oct 10, 2026
Olahraga

Keributan Usai Final Piala Dunia 2026: Gavi Terjatuh, Spanyol Juara

Skor akhir 2-1 untuk Spanyol atas Argentina di final Piala Dunia 2026, Minggu, 19 Juli 2026, di East Rutherford, New Jersey. Namun, momen yang paling menyita perhatian terjadi setelah peluit panjang b...

Keributan Usai Final Piala Dunia 2026: Gavi Terjatuh, Spanyol Juara

Skor akhir 2-1 untuk Spanyol atas Argentina di final Piala Dunia 2026, Minggu, 19 Juli 2026, di East Rutherford, New Jersey. Namun, momen yang paling menyita perhatian terjadi setelah peluit panjang berbunyi: Gavi terjatuh di tengah lapangan usai terlibat keributan dengan Leandro Paredes dan Thiago Almada. Insiden tersebut mewarnai perayaan gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah La Roja.

Jalannya Pertandingan: Spanyol Efisien, Argentina Tertekan

Sejak menit awal, Spanyol tampil dengan formasi 4-3-3 dan mendikte tempo. Penguasaan bola babak pertama mencapai 61 persen untuk Spanyol, dengan 7 shots on target berbanding 3 milik Argentina. Menit ke-23, Gavi melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang masih membentur tiang gawang. Tekanan Spanyol akhirnya berbuah pada menit ke-38 melalui gol pembuka hasil assist terukur dari sisi kiri. Argentina, yang mengandalkan transisi cepat, beberapa kali terperangkap offside—tercatat 4 kali di babak pertama.

Babak Kedua: Drama, VAR, dan Kartu Kuning

Argentina keluar lebih agresif setelah jeda. Menit ke-54, mereka menyamakan kedudukan lewat serangan balik cepat. Wasit sempat meninjau VAR untuk potensi pelanggaran di kotak penalti, namun tidak ada penalti diberikan. Intensitas duel meningkat; kartu kuning dikeluarkan untuk tiga pemain—dua dari Argentina, satu dari Spanyol. Menit ke-79, Spanyol mencetak gol kemenangan melalui sundulan setelah sepak pojok. Hingga menit ke-90+5, Argentina terus menekan dengan 58 persen penguasaan bola di paruh kedua, tetapi hanya menghasilkan 2 shots on target tambahan. Kiper Spanyol mencatat clean sheet di 45 menit terakhir.

Insiden Usai Laga: Gavi Terjatuh, Ketegangan Meledak

Begitu wasit meniup peluit akhir, emosi yang terpendam meledak. Gavi, yang tampil penuh selama 90 menit, terlihat terjatuh setelah bersitegang dengan Leandro Paredes dan Thiago Almada. Rekaman menunjukkan Paredes mendekati Gavi, lalu Almada ikut terlibat dalam dorongan yang membuat pemain muda Spanyol itu kehilangan keseimbangan. Staf pelatih kedua tim segera masuk ke lapangan untuk meredam situasi. Tidak ada kartu tambahan yang dikeluarkan setelah laga, namun insiden ini menjadi sorotan di ruang ganti.

"Kami juara, itu yang terpenting. Apa yang terjadi setelah laga adalah bagian dari tensi final. Gavi baik-baik saja," ujar pelatih Spanyol dalam konferensi pers.

Dari kubu Argentina, pelatih menyebut keributan sebagai "hal yang tidak seharusnya terjadi, tetapi bisa dimaklumi setelah 120 menit tekanan." Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari FIFA terkait potensi sanksi.

Statistik Kunci dan Catatan Taktik

Spanyol menutup laga dengan penguasaan bola 57 persen, 6 shots on target, dan 2 gol dari 12 percobaan. Argentina mencatat 43 persen penguasaan bola, 5 shots on target, dan 1 gol. Dalam duel udara, Spanyol unggul 54 persen. Gavi sendiri mencatat 89 persen umpan akurat, 3 dribel sukses, dan 2 pelanggaran yang ia terima. Paredes, yang masuk sebagai pengganti di menit ke-70, melakukan 4 pelanggaran dalam 20 menit bermain—terbanyak di laga ini.

Kemenangan ini menegaskan dominasi Spanyol di turnamen dengan rata-rata penguasaan bola 59 persen sepanjang Piala Dunia 2026. Argentina harus puas dengan posisi runner-up, meski sempat menunjukkan ketangguhan di babak gugur. Insiden Gavi-Paredes akan menjadi catatan tersendiri, tetapi trofi tetap milik Spanyol.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User