Irjen Pol. Suwondo Nainggolan: Profil dan Kinerja Kapolda DI Yogyakarta

Irjen Pol. Suwondo Nainggolan: Profil dan Kinerja Kapolda DI Yogyakarta

Irjen Pol. Suwondo Nainggolan: Profil dan Kinerja Kapolda DI Yogyakarta

Profil Singkat

Inspektur Jenderal Polisi Suwondo Nainggolan lahir di Medan pada 12 Juli 1968. Pria berdarah Batak ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991. Ia dikenal sebagai perwira tinggi Polri yang memiliki rekam jejak panjang di bidang pembinaan sumber daya manusia, intelijen, dan kepemimpinan operasional di berbagai wilayah strategis. Suwondo Nainggolan meraih pangkat Inspektur Jenderal (bintang dua) pada tahun 2018. Saat ini ia mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Kapolda DIY) sejak 4 November 2023, menggantikan Irjen Pol. Asep Suhendar. Pengangkatannya di DIY menandai fase baru kepemimpinan kepolisian yang menekankan pendekatan kultural dan pelayanan publik, sejalan dengan status keistimewaan Yogyakarta.

Karier dan Riwayat Jabatan

Jabatan struktural pertama yang menonjol dalam karier Suwondo Nainggolan adalah sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Lampung pada 2010. Kiprahnya di bidang SDM berlanjut hingga ke Mabes Polri, di mana ia dipercaya sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Kurikulum Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdiklat Polri). Pengalaman ini menempanya menjadi figur yang paham betul tentang pembangunan kultur organisasi.

  • 2014: Wakapolres Metro Jakarta Selatan
  • 2015: Kapolres Metro Tangerang Kota (Polda Metro Jaya)
  • 2017: Kabid Propam Polda Metro Jaya
  • 2018: Karo SDM Polda Metro Jaya (pangkat Brigjen Pol)
  • 2019: Karowatpers Divisi SDM Polri
  • 2019: Kapolda Jawa Tengah (promosi Irjen Pol)
  • 2021: Kapolda Bali
  • 2022: Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri
  • 2023 - sekarang: Kapolda DIY

Pola mutasi Suwondo Nainggolan mencerminkan pengelolaan karier perwira tinggi Polri yang menempatkan figur berpengalaman di bidang SDM dan propam pada posisi Kapolda. Sebelum tiba di DIY, ia sempat mengisi posisi non-struktural sebagai Widyaiswara Utama di Sespim Polri selama hampir satu tahun, sebuah jeda yang lazim dimaknai sebagai fase konsolidasi sebelum kembali menerima mandat strategis di daerah rawan secara sosial-kultural.

Kinerja dan Program Unggulan

Kepemimpinan Suwondo Nainggolan di DIY langsung diuji oleh kompleksitas Yogyakarta sebagai Kota Pelajar, tujuan wisata super prioritas, dan wilayah dengan basis kultural yang sangat kuat. Data Polres jajaran menunjukkan bahwa selama 2024, total tindak pidana di DIY tercatat 6.834 kasus, menurun 11,6% dibanding tahun 2023 yang mencapai 7.732 kasus. Penurunan ini lebih baik dibanding rata-rata nasional yang berada di kisaran 3-5% per tahun. Tren penurunan berlanjut pada triwulan pertama 2025 dengan penurunan 4,2% year-on-year, mengindikasikan bahwa program kerja Kapolda mulai menunjukkan hasil yang konsisten.

"Yogyakarta harus aman, tetapi tidak boleh menjadi represif. Kita jaga ruang ekspresi, tapi kejahatan tidak boleh mendapat tempat," tegas Irjen Suwondo dalam konferensi pers akhir tahun 2024.

Program Unggulan "DIY Istimewa Aman" menjadi payung strategis kepemimpinan Suwondo Nainggolan. Program ini mencakup lima pilar: penguatan siskamling berbasis RT/RW, patroli malam terintegrasi, kampung bebas narkoba, program polisi pelajar, dan Satpolairud untuk pengamanan pantai selatan. Hingga Agustus 2025, terdapat 67 kampung binaan di DIY yang telah menyandang status zero narkoba, dengan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar turun dari 1,2% (2022) menjadi 0,7% (2024).

Pendekatan Restorative Justice (RJ) juga menjadi andalan. Sepanjang 2024, Polda DIY menyelesaikan 532 perkara melalui RJ, meningkat 22% dari tahun sebelumnya. Ini merupakan angka RJ tertinggi kedua di Pul

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User