Oct 21, 2026
Olahraga

Kalezic Evaluasi PSM Usai Duel Kontra PSS Sleman

Skor akhir 1-1 menjadi nada penutup duel sengit antara PSM Makassar dan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026). Pada sesi konferensi pers pascalaga, pelatih PSM Makassar, Darij...

Kalezic Evaluasi PSM Usai Duel Kontra PSS Sleman

Skor akhir 1-1 menjadi nada penutup duel sengit antara PSM Makassar dan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026). Pada sesi konferensi pers pascalaga, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, menyampaikan evaluasi menyeluruh atas penampilan Juku Eja pada pertandingan pekan ke-8 BRI Liga 1 musim 2025/2026 tersebut.

Laga berjalan terbuka sejak menit-menit awal. Kalezic menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan starting XI yang menempatkan satu striker murni di ujung tombak, didukung dua gelandang serang di sisi sayap. PSS Sleman merespons dengan pola 4-3-3 yang agresif menekan lini tengah. Data babak pertama menunjukkan penguasaan bola berada di angka 54% untuk PSM berbanding 46% untuk tuan rumah, dengan masing-masing tim mencatat dua shots on target.

Menit ke-23, PSM membuka keunggulan lewat skema serangan balik cepat. Berawal dari intersepsi di lini tengah, bola dialirkan ke sisi kanan, lalu diselesaikan dengan tendangan keras dari dalam kotak penalti. Assist tercatat atas nama gelandang sayap yang menyisir dari flank kanan. Kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum. PSS Sleman sempat mengajukan protes offside pada proses gol, namun VAR mengonfirmasi posisi pemain PSM berada di garis yang sah.

Analisis Babak Kedua: Tekanan Tuan Rumah Meningkat

Memasuki babak kedua, PSS Sleman menaikkan garis pertahanan dan intensitas pressing. Perubahan taktik itu berbuah pada menit ke-58 melalui gol penyama kedudukan hasil tendangan dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper PSM. Kalezic kemudian merespons dengan menarik keluar satu gelandang bertahan dan memasukkan penyerang tambahan pada menit ke-65, mengubah formasi menjadi 4-4-2.

Statistik akhir pertandingan mencatat penguasaan bola 51% berbanding 49%, dengan PSM melepaskan 12 tembakan (5 shots on target) dan PSS Sleman 10 tembakan (4 shots on target). Jumlah kartu kuning yang dikeluarkan wasit mencapai empat, dua untuk masing-masing tim. Tidak ada kartu merah sepanjang laga. Clean sheet gagal diraih kedua kubu, menandai laga ini sebagai pertemuan yang berjalan ketat hingga peluit panjang.

"Kami kehilangan dua poin, tetapi secara permainan saya melihat progres. Pemain sudah menjalankan instruksi dengan disiplin, terutama dalam transisi bertahan. Yang kurang hanya ketenangan di sepertiga akhir," ujar Kalezic dalam konferensi pers didampingi kapten tim.

Kalezic juga menyoroti efektivitas lini depan yang dinilainya belum optimal. Menurut catatannya, dari lima shots on target, hanya satu yang berbuah gol. Ia menegaskan perlunya perbaikan dalam penyelesaian akhir menjelang rangkaian laga padat berikutnya, termasuk duel melawan tim papan atas pada pekan depan.

Catatan Taktik dan Rotasi Pemain

Pada aspek taktik, Kalezic mengakui bahwa transisi dari menyerang ke bertahan sempat menjadi celah pada 15 menit pertama babak kedua. PSS Sleman berkali-kali mengeksploitasi ruang di antara bek sayap dan bek tengah. Ia menyebut rotasi pemain menjadi pertimbangan penting mengingat jadwal kompetisi yang rapat dan kondisi fisik skuad yang belum sepenuhnya pulih.

Sejumlah pemain muda mendapat menit bermain pada laga ini, sebuah keputusan yang disebut Kalezic sebagai bagian dari regenerasi skuad. "Kami punya kedalaman skuad yang harus dimanfaatkan. Pemain muda perlu pengalaman bertanding di atmosfer seperti ini," tambahnya. Ia menilai pengalaman tersebut krusial untuk menjaga konsistensi performa sepanjang musim.

Dari sisi statistik lanjutan, PSM mencatat akurasi umpan mencapai 83% dan memenangkan 55% duel udara. Namun jumlah pelanggaran yang dilakukan tim tamu lebih tinggi, yakni 14 kali berbanding 9 kali milik tuan rumah, indikasi bahwa agresivitas dalam merebut bola masih perlu dikontrol agar tidak menimbulkan risiko kartu dan tendangan bebas di area berbahaya.

Proyeksi dan Fokus Selanjutnya

Dengan tambahan satu poin, PSM Makassar tetap bersaing di papan tengah klasemen sementara. Kalezic menegaskan target jangka pendek adalah meraih kemenangan di kandang pada laga berikutnya guna menjaga momentum dan kepercayaan diri pemain. Ia juga menyebut tim pelatih akan melakukan analisis video untuk memperbaiki detail posisi bertahan saat menghadapi serangan sayap lawan.

"Sepak bola tidak berhenti pada satu hasil. Kami ambil pelajaran dari pertandingan ini, lalu fokus ke laga selanjutnya. Tiga poin di kandang adalah harga mati," pungkasnya. Evaluasi Kalezic menjadi gambaran jelas bahwa PSM Makassar masih mencari keseimbangan antara soliditas pertahanan dan ketajaman lini serang pada kompetisi musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User