Oct 12, 2026
Olahraga

Kalezic Evaluasi PSM Makassar Usai Duel Kontra PSS Sleman

Skor akhir 1-1 mewarnai pertemuan PSM Makassar melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026). Laga pekan ke-12 Liga 1 musim 2026/2027 itu berjalan ketat sejak menit awal, deng...

Kalezic Evaluasi PSM Makassar Usai Duel Kontra PSS Sleman

Skor akhir 1-1 mewarnai pertemuan PSM Makassar melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026). Laga pekan ke-12 Liga 1 musim 2026/2027 itu berjalan ketat sejak menit awal, dengan kedua tim bergantian menekan melalui skema serangan sayap. Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, langsung menggelar sesi konferensi pers seusai laga untuk mengurai jalannya pertandingan dari sudut pandang taktik dan statistik.

Kalezic membuka pernyataannya dengan menyoroti penguasaan bola yang diraih timnya. Menurut data pertandingan, PSM mencatatkan penguasaan bola 54 persen berbanding 46 persen milik PSS Sleman. Meski unggul dalam penguasaan, Juku Eja hanya mampu melepaskan 4 shots on target dari total 11 percobaan, sementara tuan rumah mencatat 5 tembakan tepat sasaran dari 9 upaya.

Analisis Babak Pertama: PSM Kesulitan Menembus Blok Tengah

Memasuki laga dengan formasi 4-2-3-1, PSM mengandalkan dua gelandang bertahan untuk mengontrol ritme dari lini kedua. Namun, PSS Sleman menerapkan pressing ketat di area tengah dan memaksa para penggawa PSM melepaskan umpan panjang lebih cepat dari biasanya. Menit ke-18, sebuah serangan balik cepat hampir berbuah gol bagi tuan rumah, tetapi penyelesaian akhir masih melenceng di sisi kanan gawang.

Kalezic mengakui bahwa starting XI yang diturunkannya butuh waktu untuk beradaptasi dengan intensitas permainan lawan. "Kami kehilangan beberapa momen kunci di sepertiga akhir lapangan. Transisi bertahan ke menyerang belum berjalan sesuai rencana," ujar pelatih asal Bosnia itu. Ia menambahkan bahwa 6 peluang yang tercipta di babak pertama seharusnya bisa dikonversi menjadi minimal satu gol tambahan sebelum turun minum.

Di sisi pertahanan, PSM memang tampil disiplin dengan mencatatkan clean sheet selama 45 menit pertama. Dua bek tengah mampu mengantisipasi umpan silang dari sisi kiri pertahanan PSS, meski harus beberapa kali melakukan clearance darurat. Kartu kuning pertama dalam laga ini baru keluar pada menit ke-34, diberikan kepada gelandang PSS akibat pelanggaran taktis menghentikan serangan balik.

Babak Kedua: Intensitas Naik, Gol Tercipta dari Set Piece

Memasuki paruh kedua, Kalezic melakukan rotasi dengan memasukkan satu pemain sayap tambahan untuk memperlebar permainan. Perubahan itu membuahkan hasil pada menit ke-57 lewat skema bola mati. Tendangan bebas dari sisi kanan disambut sundulan keras di depan gawang, mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan PSM Makassar. Assist tercatat atas nama eksekutor bola mati tersebut, sementara penyerang anyar PSM mencatatkan namanya di papan skor.

Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Menit ke-71, PSS Sleman menyamakan kedudukan melalui serangan terorganisir dari sisi kanan. Umpan tarik mendatar diselesaikan dengan sepakan first time dari dalam kotak penalti. Kiper PSM sempat bereaksi cepat, tetapi bola tetap bersarang di sudut kanan gawang. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Kalezic menyoroti momen tersebut sebagai titik balik pertandingan. "Kami kehilangan konsentrasi selama beberapa detik setelah gol. Di level kompetisi ini, hukuman datang sangat cepat," tegasnya. Ia juga menyinggung soal keputusan VAR yang sempat meninjau potensi offside pada menit ke-79, namun wasit memutuskan tidak ada pelanggaran dalam proses terciptanya peluang tersebut.

"Kami harus lebih klinis di depan gawang. Penguasaan bola tidak berarti apa-apa jika kami tidak mengubahnya menjadi gol," kata Kalezic dalam sesi konferensi pers.

Catatan Statistik dan Proyeksi Laga Berikutnya

Secara keseluruhan, laga ini mencatatkan total 20 pelanggaran, dengan 3 kartu kuning dikeluarkan wasit. PSM mencatatkan 7 korner berbanding 4 milik PSS Sleman, indikasi bahwa tekanan dari sisi sayap cukup dominan sepanjang pertandingan. Akurasi umpan PSM berada di angka 82 persen, sedikit lebih baik dari tuan rumah yang mencatat 79 persen.

Dengan tambahan satu poin ini, PSM Makassar masih berada di papan tengah klasemen sementara. Kalezic menegaskan bahwa timnya akan memanfaatkan jeda kompetisi untuk memperbaiki penyelesaian akhir dan sinkronisasi lini serang. Ia menyebut dua laga kandang berikutnya sebagai momentum penting untuk kembali ke jalur kemenangan.

"Kami punya waktu untuk evaluasi. Fokus kami adalah efisiensi serangan dan menjaga stabilitas pertahanan selama 90 menit penuh," pungkas Kalezic. Hasil imbang ini menjadi catatan tersendiri bagi PSM yang belum meraih kemenangan tandang di musim ini, sekaligus menegaskan bahwa persaingan di papan tengah Liga 1 2026/2027 masih sangat terbuka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User