Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, kembali menjadi pusat perhatian dunia balap pada Jumat, 9 Oktober 2026. Hari pertama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 resmi dibuka dengan rangkaian sesi latihan bebas yang akan menentukan tone persaingan sepanjang akhir pekan. Bagi tim-tim pabrikan, sesi Jumat bukan sekadar pemanasan, melainkan momentum krusial untuk mengumpulkan data telemetri, menyesuaikan setelan motor, dan membaca karakter aspal sirkuit sepanjang 4,3 kilometer dengan 17 tikungan tersebut.
Rangkaian Sesi Latihan Bebas Sepanjang Hari
Jadwal hari pertama dibuka oleh kelas Moto3 dengan sesi Free Practice 1 yang dimulai pukul 08.00 WITA. Sesi ini berdurasi 35 menit dan menjadi kesempatan pertama bagi para pembalap muda menguji grip aspal Mandalika setelah diguyur hujan pada pekan sebelumnya. Menit ke-15 hingga menit ke-25 diprediksi menjadi fase krusial ketika tim mulai memasang ban baru untuk mengukur potensi waktu terbaik.
Berikutnya, kelas Moto2 menggelar Free Practice 1 pada pukul 09.15 WITA. Karakter lintasan Mandalika yang memiliki kombinasi tikungan cepat dan area pengereman keras menjadi tantangan tersendiri bagi motor-motor 765cc. Tim-tim akan fokus pada pengaturan suspensi depan untuk menjaga stabilitas saat memasuki tikungan 10 dan 11 yang terkenal teknis.
Puncak hari pertama adalah sesi Free Practice 1 kelas MotoGP yang dijadwalkan pukul 10.45 WITA. Seluruh pembalap akan turun dengan formasi starting XI versi mereka masing-masing, meski sesi ini belum menentukan posisi grid secara resmi. Sesi berdurasi 45 menit ini akan menjadi ajang pembuktian bagi para pembalap yang ingin mengunci tempat di Q2 pada Sabtu nanti.
Faktor Cuaca dan Kondisi Trek Mandalika
Suhu udara di sekitar sirkuit diprediksi mencapai 31 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 78 persen. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen ban, terutama karena aspal Mandalika dikenal memiliki tingkat abrasi yang tinggi. Penguasaan bola bukan istilah yang tepat di dunia balap, namun penguasaan trek menjadi kunci; pembalap yang mampu membaca perubahan grip lebih cepat berpeluang besar mencatatkan waktu terbaik.
Departemen meteorologi memperkirakan potensi hujan lokal pada sore hari, tepat setelah sesi MotoGP FP1 berakhir. Jika hujan turun sebelum sesi latihan bebas kedua sore, maka data yang dikumpulkan pada sesi pagi menjadi sangat berharga. Tim-tim seperti Ducati Lenovo, Yamaha, dan Honda HRC diprediksi akan mengirim pembalapnya lebih awal untuk mengumpulkan data lintasan kering.
"Hari Jumat adalah tentang memahami motor, bukan mengejar waktu terbaik. Kami butuh data konsisten sebelum menentukan strategi kualifikasi," ungkap seorang insinyur kepala tim pabrikan dalam sesi teknis jelang balapan.
Jadwal Sesi Lengkap Hari Pertama
Berikut rangkaian waktu sesi latihan bebas hari pertama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026:
Moto3 Free Practice 1 — 08.00 WITA (35 menit)
Moto2 Free Practice 1 — 09.15 WITA (40 menit)
MotoGP Free Practice 1 — 10.45 WITA (45 menit)
Moto3 Free Practice 2 — 13.15 WITA (35 menit)
Moto2 Free Practice 2 — 14.25 WITA (40 menit)
MotoGP Free Practice 2 — 15.40 WITA (45 menit)
Pada sesi Free Practice 2 MotoGP sore nanti, para pembalap akan fokus pada simulasi balapan dengan menggunakan ban bekas. Sesi ini biasanya menjadi indikator seberapa kompetitif pace balapan setiap pembalap. Statistik menunjukkan bahwa lima besar pembalap tercepat pada FP2 Mandalika dalam tiga musim terakhir selalu finis di posisi sepuluh besar saat balapan Minggu.
Menarik dinantikan apakah catatan waktu terbaik yang diciptakan pada sesi FP1 pagi mampu bertahan hingga akhir hari, atau justru digeser oleh pembalap yang tampil lebih agresif di sesi sore. Yang jelas, hari pertama di Mandalika akan menjadi fondasi penting bagi siapa pun yang ingin meraih podium pada Minggu, 11 Oktober 2026 mendatang.
Comments (0)