Oct 11, 2026
Olahraga

Herdman Pasang Target Tinggi untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman resmi membuka kartu. Pelatih kepala Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa target skuad Garuda di Piala Asia 2027 bukan sekadar datang dan berpartisipasi. Ia ingin anak asuhnya melampaui p...

Herdman Pasang Target Tinggi untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman resmi membuka kartu. Pelatih kepala Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa target skuad Garuda di Piala Asia 2027 bukan sekadar datang dan berpartisipasi. Ia ingin anak asuhnya melampaui pencapaian historis yang pernah diraih Indonesia pada edisi-edisi sebelumnya di pentas benua.

Pernyataan tersebut disampaikan Herdman dalam sesi konferensi pers jelang dimulainya pemusatan latihan nasional. Menurutnya, fondasi tim yang ia bangun sejak awal kepelatihannya kini mulai menemukan bentuk permainan yang ia inginkan.

"Kami tidak boleh berbicara soal bertahan atau sekadar bermain aman. Kami bicara soal menang dan melaju lebih jauh," tegas Herdman, dikutip dari pernyataan persnya kepada awak media.

Evaluasi Performa di Putaran Kualifikasi

Target yang dipasang Herdman bukan tanpa dasar. Timnas Indonesia mencatatkan perkembangan signifikan di bawah arahan pelatih berkebangsaan Inggris tersebut. Dalam beberapa laga kualifikasi terakhir, Indonesia berhasil mencatatkan penguasaan bola rata-rata 54 persen serta 7 shots on target per pertandingan.

Angka tersebut melonjak dibandingkan era sebelumnya, ketika Garuda kerap bermain defensif dan mencatatkan penguasaan bola di bawah 45 persen. Herdman mengubah pendekatan taktik dari formasi 4-4-2 yang konservatif menjadi 4-3-3 dengan tekanan tinggi.

Perubahan itu terlihat jelas dalam laga terakhir di mana Indonesia memetik kemenangan 2-0. Dua gol tercipta pada menit ke-34 dan menit ke-78, keduanya berawal dari skema serangan balik cepat yang ia rancang dalam sesi latihan taktik.

"Kami ingin bermain dengan intensitas tinggi selama 90 menit. Bukan hanya 60 menit lalu bertahan. Itu kunci untuk bersaing di level Asia," tambah Herdman.

Pemain Kunci dan Kedalaman Skuad

Herdman juga menyoroti pentingnya kedalaman skuad. Ia menyebut beberapa nama yang diproyeksikan menjadi tulang punggung, baik dari pemain yang berkarier di luar negeri maupun kompetisi domestik.

Lini tengah menjadi sektor yang ia perkuat dengan kehadiran gelandang bertahan yang mampu mendistribusikan bola dengan akurasi di atas 85 persen. Sementara di lini depan, ia mengandalkan penyerang muda yang mencatatkan 3 gol dan 2 assist dalam lima penampilan terakhir bersama klubnya.

Di sektor pertahanan, Herdman menekankan pentingnya clean sheet sebagai indikator kedisiplinan lini belakang. Dua laga terakhir tanpa kebobolan menjadi bukti bahwa proses pembenahan struktur bertahan berjalan sesuai rencana.

"Kami punya pemain yang bisa bermain di beberapa posisi. Itu penting ketika turnamen panjang dan ada akumulasi kartu kuning," jelasnya.

Tantangan Peta Persaingan Asia

Meski optimistis, Herdman sadar peta persaingan di Piala Asia 2027 tidak akan mudah. Beberapa tim Asia Timur dan Timur Tengah masih menjadi unggulan berdasarkan peringkat FIFA dan rekam jejak di turnamen sebelumnya.

Namun, ia menilai jarak kekuatan antar tim di Asia kian tipis. Menurutnya, faktor kebugaran, eksekusi set-piece, dan efisiensi penyelesaian akhir akan menjadi penentu. Ia menargetkan Indonesia minimal lolos dari fase grup dan melaju ke babak gugur, capaian yang akan melampaui hasil edisi sebelumnya.

"Realistis bukan berarti rendah hati berlebihan. Realistis berarti kami tahu titik lemah kami, lalu kami perbaiki," ujarnya tegas.

Herdman juga menyinggung pentingnya mentalitas pemain saat menghadapi tekanan. Ia berencana menggelar uji coba melawan tim-tim peringkat atas Asia untuk mengukur kesiapan skuad.

Rencana Persiapan Menuju Turnamen

Untuk mewujudkan target tersebut, Herdman telah menyusun program persiapan berlapis. Pemusatan latihan akan dibagi dalam beberapa tahap, mulai dari pembinaan fisik, taktik menyerang, hingga simulasi pertandingan penuh.

Ia juga menyiapkan strategi rotasi agar pemain tidak kelelahan, terutama yang bermain di kompetisi dengan jadwal padat. Penggunaan data analitik menjadi bagian penting, termasuk pemantauan jarak tempuh pemain per laga dan tingkat pemulihan otot.

"Setiap detail kami ukur. Dari sprint jarak jauh sampai jumlah umpan progresif. Data menentukan siapa yang layak bermain," kata Herdman.

Dengan pendekatan berbasis data dan disiplin taktik yang kian matang, Herdman berharap Timnas Indonesia tampil beda di Piala Asia 2027. Bukan lagi sekadar penonton, melainkan penantang serius yang patut diperhitungkan di panggung kontinental.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User