Menit ke-78, Etihad Stadium bergemuruh. Erling Haaland melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan terobosan dari Kevin De Bruyne, dan bola menghujam sudut kanan gawang Liverpool. Itulah gol keempat Manchester City sekaligus hat-trick Haaland dalam laga perempat final Piala FA, Sabtu, 4 April 2026. Skor akhir 4-1 untuk tuan rumah, dan City memastikan tiket ke semifinal dengan performa yang nyaris sempurna.
Dominasi City Sejak Menit Awal
Pep Guardiola menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Haaland sebagai ujung tombak tunggal, didukung De Bruyne, Phil Foden, dan Bernardo Silva di lini belakang striker. Sejak peluit kick-off, City langsung mengambil inisiatif. Penguasaan bola babak pertama mencapai 63 persen berbanding 37 persen milik Liverpool. Tercatat 9 shots on target untuk City, sementara Liverpool hanya mampu mencatatkan 2.
Menit ke-12, tekanan City berbuah peluang emas. Foden melepaskan tendangan voli dari tepi kotak penalti, namun masih membentur mistar gawang. Liverpool yang mengandalkan serangan balik lewat Mohamed Salah dan Luis Diaz sempat merepotkan lini belakang City, tetapi rapatnya duet Ruben Dias dan Josko Gvardiol membuat peluang itu sia-sia.
Gol pembuka akhirnya hadir menit ke-23. De Bruyne mengirim umpan silang mendatar dari sisi kanan, dan Haaland menyambutnya dengan penyelesaian dingin dari jarak dekat. Kiper Liverpool, Caoimhin Kelleher, tidak berkutik. 1-0 untuk City.
Haaland Tambah Dua Gol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Liverpool mencoba menaikkan garis pertahanan dan menekan lebih tinggi. Jurgen Klopp memasukkan Darwin Nunez untuk menambah daya gedor. Namun justru City yang kembali mencetak gol menit ke-52. Kali ini Haaland menerima bola di ruang kosong, melewati satu bek, dan melepaskan tendangan keras kaki kanan ke tiang jauh. 2-0.
Liverpool sempat memperkecil kedudukan menit ke-61 melalui sundulan Virgil van Dijk setelah korner. Skor berubah 2-1, dan pertandingan sempat terbuka. Akan tetapi, City tidak butuh waktu lama untuk memulihkan keunggulan dua gol. Menit ke-67, Foden mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi lini belakang Liverpool. 3-1.
Puncaknya terjadi menit ke-78. Assist kelima De Bruyne di kompetisi ini menjadi pembuka jalan bagi Haaland menuntaskan hat-trick. Striker asal Norwegia itu mencatatkan 4 gol dari 5 shots on target, dengan akurasi tembakan mencapai 80 persen. Sepanjang laga, Haaland juga mencatatkan 2 key passes dan memenangkan 4 duel udara.
Statistik dan Catatan Taktis
Secara keseluruhan, City menutup pertandingan dengan penguasaan bola 61 persen, 17 total shots, dan 9 shots on target. Liverpool hanya mencatatkan 7 total shots dengan 3 shots on target. City juga unggul dalam jumlah umpan akurat (589 berbanding 402) serta korner (8 berbanding 4).
Dari sisi disiplin, wasit mengeluarkan 3 kartu kuning—dua untuk pemain Liverpool dan satu untuk pemain City. Tidak ada kartu merah maupun intervensi VAR yang signifikan, meski sempat ada pemeriksaan offside pada gol kedua Haaland yang berakhir dengan keputusan gol sah.
"Erling adalah pembeda. Ketika dia dalam performa seperti ini, kami sulit dihentikan. Tapi saya juga harus memuji kerja sama tim secara keseluruhan," ujar Guardiola dalam konferensi pers usai laga.
Sementara itu, Klopp mengakui keunggulan lawan. "Kami kalah dari tim yang lebih efektif. Kesalahan kecil kami di lini belakang langsung dihukum oleh pemain sekaliber Haaland," katanya.
Dengan hasil ini, Manchester City melangkah ke semifinal Piala FA dan menjaga asa meraih treble domestik musim ini. Haaland sendiri kini memimpin daftar top skor turnamen dengan 7 gol dari empat pertandingan. Liverpool harus segera bangkit karena masih bersaing ketat di Liga Primer dan kompetisi Eropa.
Comments (0)