Haaland Hancurkan Pickford, Norwegia Singkirkan Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026

Skor akhir 3-1 untuk Norwegia atas Inggris di Stadion MetLife, New Jersey, memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026. Erling Haaland mencetak dua gol dan satu assist, semuanya terjadi dalam due...

Haaland Hancurkan Pickford, Norwegia Singkirkan Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026

Skor akhir 3-1 untuk Norwegia atas Inggris di Stadion MetLife, New Jersey, memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026. Erling Haaland mencetak dua gol dan satu assist, semuanya terjadi dalam duel langsung melawan kiper Jordan Pickford—memperpanjang rekor buruk sang penjaga gawang saat berhadapan dengan mesin gol Norwegia itu.

Babak Pertama: Haaland Mulai Mengintip Celah

Formasi 4-3-3 yang diusung pelatih Ståle Solbakken langsung menekan sejak menit awal. Penguasaan bola Norwegia hanya 42% di 20 menit pertama, namun dua shots on target mereka—keduanya dari Haaland—sudah membuat Pickford bekerja keras. Menit ke-12, umpan terobosan Martin Ødegaard dari lini tengah disambut Haaland yang lolos dari jebakan offside. Tendangan first-time dari sudut sempit masih bisa ditepis Pickford, tetapi itu menjadi sinyal bahaya.

Inggris yang mengandalkan formasi 4-2-3-1 ala Gareth Southgate justru lebih dulu membuka skor lewat Jude Bellingham pada menit ke-31. Berawal dari skema sepak pojok, bola liar disambar Bellingham dari luar kotak penalti, bersarang di pojok kanan bawah gawang Ørjan Nyland. 1-0. Namun, sorotan tetap tertuju pada Haaland. Statistik menunjukkan, di klub dan tim nasional, striker Manchester City itu sudah mencetak 7 gol dari 5 pertemuan terakhir melawan Pickford di semua ajang—dan malam ini ia menambah koleksinya.

Drama Babak Kedua: Pickford Kembali Jadi Korban

Memasuki babak kedua, Norwegia meningkatkan intensitas. Hasilnya: penguasaan bola naik menjadi 57% dengan 6 tembakan tepat sasaran sepanjang laga. Gol penyeimbang terjadi di menit ke-54. Haaland kembali menerima umpan terukur Ødegaard, kali ini menusuk dari sisi kiri. Pickford sudah membaca arah bola, namun penyelesaian chip dingin Haaland melambung sempurna melewati jangkauan tangannya. 1-1. Gol tersebut menegaskan kelemahan Pickford dalam situasi one-on-one melawan penyerang berpostur tinggi nan cepat.

Menit ke-68, bencana kedua datang. Sepak pojok Norwegia yang dieksekusi Julian Ryerson mengarah ke tiang jauh, Haaland memenangi duel udara dengan John Stones dan menyundul bola ke tanah. Pickford terlambat bereaksi—bola memantul melewati garis sebelum ia bisa menghalaunya. Gol ini sempat dicek VAR selama dua menit karena potensi pelanggaran, namun wasit memutuskan gol sah. Skor 2-1 untuk Norwegia, dan Haaland sudah mengantongi brace.

Inggris mencoba merespons dengan memasukkan Marcus Rashford dan Cole Palmer, namun lini pertahanan Norwegia yang digalang Leo Østigård tampil disiplin. Sodoran-sodoran Inggris hanya menghasilkan dua tembakan tepat sasaran di sepanjang babak kedua. Puncaknya, di menit ke-84, Haaland berubah menjadi kreator. Ia menerima bola di tengah, menarik dua bek, lalu mengirim assist datar ke Alexander Sørloth yang masuk sebagai pengganti. Sørloth menuntaskan dengan sontekan keras ke sudut kiri atas gawang Pickford yang mati langkah. 3-1.

Analisis: Rekor Haaland atas Pickford Berlanjut

Sejarah mencatat, ini adalah pertemuan keenam Haaland melawan Pickford di level klub maupun internasional. Dengan tambahan dua gol semalam, Haaland kini telah mengoleksi 9 gol dari 6 laga melawan kiper Everton tersebut—rata-rata 1,5 gol per pertandingan. Angka ini menjadikan Pickford sebagai “mangsa” favorit striker berusia 26 tahun itu, bahkan melampaui rekor golnya ke kiper top Premier League lainnya.

Dari sisi taktik, Solbakken dengan cerdik memanfaatkan kelemahan Pickford dalam mengantisipasi bola-bola bawah dan pergerakan tanpa bola Haaland. Data expected goals (xG) Norwegia mencapai 2,8—jauh lebih efisien dibanding Inggris yang hanya mencatat 1,2 xG meski unggul penguasaan bola total 53%-47%. Kedua tim sama-sama melepaskan 14 tembakan, tetapi ketajaman Norwegia di kotak penalti menjadi pembeda mutlak.

Kekalahan ini memperpanjang kutukan Inggris di perempat final turnamen besar, sementara Norwegia melaju ke semifinal untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. “Kami tahu Erling punya keunggulan psikologis atas Pickford. Malam ini dia tidak hanya mencetak gol, tapi juga memenangkan duel-duel kunci,” ujar Solbakken dalam konferensi pers usai laga.

Haaland sendiri merendah. “Saya hanya berusaha membantu tim. Pickford kiper hebat, tapi kadang statistik tidak bisa dibohongi,” katanya sambil tersenyum, merujuk pada catatan fenomenalnya. Kini, Norwegia menanti pemenang antara Brasil dan Prancis di semifinal, dengan harapan besar Haaland kembali menjadi algojo di depan gawang lawan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User