Skor akhir 2-1 untuk Inggris atas Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Gardens, Florida, Minggu, 12 Juli 2026. Erling Haaland, striker yang sepanjang turnamen menjadi mesin gol Norwegia, harus menutup pertandingan dengan raut kecewa setelah gagal menambah koleksi golnya di laga krusial ini. Inggris melaju ke semifinal, sementara Norwegia harus mengubur mimpi bersejarah mereka.
Jalannya Pertandingan: Tekanan Norwegia Tak Berbuah
Sejak menit awal, Norwegia tampil agresif dengan formasi 4-3-3 yang menempatkan Haaland sebagai target man tunggal. Menit ke-8, Haaland nyaris membuka skor lewat sundulan setelah menerima umpan silang dari sisi kanan, namun bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang Inggris. Penguasaan bola babak pertama tercatat 54 persen untuk Norwegia berbanding 46 persen untuk Inggris, tetapi shots on target justru berimbang 2-2.
Inggris membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui serangan balik cepat. Starting XI Inggris yang menggunakan formasi 4-2-3-1 memanfaatkan celah di lini tengah Norwegia. Gol pertama lahir dari kombinasi satu-dua di kotak penalti, diselesaikan dengan tendangan kaki kanan yang tidak mampu dijangkau kiper Norwegia. Norwegia merespons dengan tekanan tinggi, dan pada menit ke-38, Haaland melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang masih membentur mistar gawang.
Babak kedua dimulai dengan Norwegia meningkatkan intensitas. Menit ke-52, Norwegia akhirnya menyamakan kedudukan lewat skema bola mati. Sepak pojok dieksekusi dengan akurat, dan bek tengah Norwegia menyambut dengan sundulan tajam. Skor 1-1 membuat Stadion Miami Gardens bergemuruh. Namun, VAR sempat meninjau potensi offside sebelum gol disahkan.
Statistik Kunci: Dominasi Tanpa Penyelesaian
Data pertandingan menunjukkan Norwegia mencatat penguasaan bola 58 persen sepanjang laga, dengan 14 total shots dan 5 shots on target. Inggris lebih efisien dengan 9 total shots dan 4 shots on target. Haaland secara individu mencatat 4 shots, 2 shots on target, dan 1 peluang besar yang gagal dikonversi menjadi gol. Ia juga memenangkan 6 duel udara dari 9 percobaan.
Kartu kuning dikeluarkan wasit sebanyak 4 kali, dua untuk masing-masing tim. Tidak ada kartu merah, meski tensi pertandingan sempat memanas pada menit ke-70 setelah pelanggaran keras di tengah lapangan. Inggris mencetak gol kemenangan pada menit ke-78 melalui serangan terorganisir dari sisi kiri. Umpan silang rendah diselesaikan dengan mudah di depan gawang setelah bek Norwegia gagal melakukan clearance sempurna.
Analisis: Haaland Terisolasi di Lini Depan
Sepanjang turnamen, Haaland menjadi andalan Norwegia dengan rata-rata 1,2 gol per pertandingan sebelum laga ini. Namun melawan Inggris, ia kerap terisolasi karena lini tengah Norwegia kesulitan menembus blok pertahanan lawan yang rapat. Inggris menerapkan pressing ketat dan menutup jalur umpan ke Haaland, memaksa Norwegia bermain melebar dan mengandalkan umpan silang yang mudah diantisipasi.
Pelatih Norwegia dalam konferensi pers usai laga menyatakan kekecewaannya.
"Kami menciptakan cukup peluang untuk menang, tetapi sepak bola adalah soal efisiensi. Inggris menghukum kami dengan dua momen kecil," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa Haaland telah bekerja keras meski tidak mencetak gol.
Di sisi lain, Inggris menunjukkan kualitas sebagai tim yang disiplin. Dengan clean sheet di babak kedua yang nyaris sempurna, mereka membuktikan bahwa pertahanan solid bisa mengalahkan dominasi penguasaan bola. Inggris kini menantikan lawan di semifinal, sementara Norwegia harus menerima kenyataan pahit meski telah menampilkan permainan menyerang yang menghibur sepanjang turnamen.
Bagi Haaland, turnamen ini tetap menjadi catatan positif dengan total 6 gol, menjadikannya salah satu top skor Piala Dunia 2026. Namun, kegagalan di perempat final akan menjadi luka yang sulit dilupakan, terutama karena Norwegia tampil dominan namun tak mampu menembus semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Comments (0)