San Francisco Bay Area — Amine Gouiri menjadi bintang kemenangan Timnas Aljazair atas Yordania pada matchday kedua Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion San Francisco Bay Area, Santa Clara, California. Striker bernomor punggung 9 itu mencatatkan namanya di papan skor pada gol kedua Aljazair, memastikan tiga poin krusial bagi tim asuhan Vladimir Petkovic dalam perburuan tiket ke babak 32 besar.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Sejak menit awal peluit kick-off dibunyikan, Aljazair tampil agresif dengan formasi 4-3-3 yang mengandalkan kecepatan di kedua sisi sayap. Riyad Mahrez diturunkan sebagai starter di sisi kanan, sementara Gouiri mengisi posisi ujung tombak tunggal. Penguasaan bola babak pertama tercatat 61 persen untuk Aljazair berbanding 39 persen milik Yordania.
Menit ke-11, Aljazair mendapat peluang pertama lewat sepakan kaki kiri Mahrez dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar tipis di sisi kanan gawang Yordania. Tekanan terus dilancarkan. Menit ke-23, Gouiri melepaskan tendangan voli dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan terobosan dari Ismaël Bennacer, tetapi kiper Yordania mampu mengantisipasi dengan penyelamatan refleks.
Gol pembuka Aljazair baru lahir pada menit ke-34. Umpan silang rendah dari sisi kiri yang dilepaskan oleh Ramy Bensebaini disambut sontekan kaki kanan Mahrez di tiang jauh. Skor berubah 1-0. Yordania mencoba merespons melalui serangan balik cepat, namun lini belakang Aljazair yang dikomandoi Aïssa Mandi tampil disiplin menjaga garis offside.
Hingga menit ke-45, Aljazair mencatatkan 4 shots on target dari 7 percobaan, sementara Yordania hanya melepaskan 2 tembakan tanpa satu pun mengarah ke gawang. Wasit meniup peluit panjang tanda turun minum dengan keunggulan tipis Aljazair.
Gouiri Ganda di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Petkovic tidak mengubah formasi. Aljazair justru meningkatkan intensitas pressing tinggi di area tengah. Menit ke-52, Gouiri nyaris mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Mahrez, tetapi tendangannya masih membentur tiang gawang bagian dalam.
Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-67. Berawal dari pergerakan Bennacer yang menusuk ke ruang kosong di antara bek tengah dan bek sayap Yordania, bola kemudian dilepaskan ke kotak penalti dan diselesaikan Gouiri dengan sepakan first-time ke sudut bawah gawang. Skor menjadi 2-0, sekaligus menutup perlawanan Yordania.
Statistik mencatat Gouiri tampil impresif sepanjang laga: 1 gol, 1 assist untuk gol Mahrez, 3 shots on target, dan tingkat akurasi umpan mencapai 88 persen. Ia juga memenangkan 6 duel udara dari 9 percobaan, memperlihatkan peran gandanya sebagai target man sekaligus kreator.
Yordania sempat memperoleh peluang terbaik pada menit ke-78 melalui skema bola mati, namun bola sundulan Mousa Al-Tamari masih menyentuh mistar gawang. Memasuki menit ke-85, Petkovic menarik Gouiri dan menggantinya dengan Islam Slimani untuk menjaga fisik jelang pertandingan terakhir fase grup.
Analisis Taktik dan Dampak Klasemen
Dengan hasil ini, Aljazair mengoleksi 4 poin dari dua laga, menempatkan mereka di puncak klasemen sementara Grup J. Yordania tertahan di posisi ketiga dengan 1 poin. Kemenangan ini juga memperpanjang rekor clean sheet Aljazair menjadi dua pertandingan beruntun di turnamen.
Dari sisi taktik, formasi 4-3-3 Petkovic berhasil mengeksploitasi celah di sisi kiri pertahanan Yordania melalui kombinasi Bensebaini dan Mahrez. Sementara Gouiri berperan sebagai false nine yang kerap turun ke lini tengah untuk menarik bek lawan keluar dari posisinya. Penguasaan bola akhir pertandingan mencatat 58 persen untuk Aljazair, dengan total 8 shots on target berbanding 2 shots on target Yordania.
Kartu kuning tercatat tiga buah dalam laga ini: dua untuk pemain Yordania dan satu untuk gelandang Aljazair, Nabil Bentaleb, akibat pelanggaran taktis di menit ke-71. Tidak ada intervensi VAR yang mengubah keputusan wasit sepanjang 90 menit.
"Amine menunjukkan kualitas penyelesaian akhir level dunia. Ia bekerja keras untuk tim, dan gol kedua adalah hasil dari pergerakan cerdas tanpa bola," ujar Petkovic dalam konferensi pers usai laga.
Aljazair akan menghadapi laga penentu melawan pemuncak grup pada matchday terakhir. Jika mampu mempertahankan performa pressing dan efektivitas penyelesaian akhir seperti malam ini, langkah mereka ke babak gugur Piala Dunia 2026 semakin terbuka lebar. Gouiri, dengan torehan satu gol dan satu assist, kini menjelma menjadi ujung tombak yang paling diandalkan di lini serang Aljazair.
Comments (0)